Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Sorot

“Dua Kali Berjanji, Kapan Realisasinya?”: Guru Madrasah Swasta Lamongan Tagih Komitmen Prabowo Soal Gaji & Pendidikan Gratis di Tengah Rencana Renovasi 71 Ribu Sekolah

Sami'an by Sami'an
21 September 2026
in Sorot
A A
0
FB IMG 1789567510556
851
SHARES
1.2k
VIEWS

LAMONGAN/JAKARTA – Janji manis kembali bergema dari podium kekuasaan. Untuk kedua kalinya—pertama saat kampanye Pilpres 2024 dan kini dalam pidato puncak HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC) pada Jumat, 18 September 2026—Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen “GAK MAIN-MAIN” untuk mewujudkan Pendidikan Negeri Gratis Total dari SD hingga Perguruan Tinggi, sekaligus memperbaiki kesejahteraan guru. Namun, di tengah euforia janji presiden tersebut, Sami’an, seorang guru honorer Madrasah Swasta di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, menyuarakan pertanyaan kritis yang mewakili ribuan pendidik non-ASN: “Presiden sudah berjanji 2x tentang guru, kapan realisasinya?” Pertanyaan ini menjadi pengingat pahit bahwa retorika politik harus segera diterjemahkan menjadi transfer dana ke rekening guru dan pembebasan biaya pendidikan bagi rakyat kecil, bukan sekadar wacana yang berulang setiap momentum politik.

Janji Pendidikan Gratis & Gaji Guru vs Tuntutan Kejelasan Timeline

Inti dari narasi ini adalah kesenjangan antara repetisi janji dan ketiadaan kepastian hukum. Dalam sambutannya di HUT PAN, Prabowo tidak hanya mengulang slogan “pendidikan gratis”, tetapi juga mengumumkan rencana konkret: memimpin Rapat Terbatas (Ratas) segera untuk mematangkan skema pembiayaan, serta mempercepat renovasi 71.000 sekolah pada tahun 2026 dengan anggaran Rp17 triliun yang bersumber dari uang sitaan koruptor. Ia juga menegaskan bahwa perbaikan gaji guru adalah bagian dari pemberantasan korupsi dan tata kelola pemerintahan yang baik. Namun, bagi Sami’an dan rekan-rekannya di madrasah swasta, janji “gaji harus diperbaiki” tanpa angka nominal spesifik (apakah Rp1,5 juta atau Rp3 juta?) dan tanpa tanggal pasti pencairan, terasa seperti “pemanis kampanye” yang kehilangan daya magisnya setelah dua tahun berlalu. Yang mereka butuhkan bukan lagi pidato inspiratif, melainkan Peraturan Presiden atau PP yang mengikat secara hukum tentang standar minimum penghasilan guru non-ASN dan mekanisme pendidikan gratis yang mencakup buku, seragam, dan transportasi.

Suara Akar Rumput Sami’an vs Elite Politik di Panggung HUT PAN

Pihak yang menjadi subjek utama dalam dinamika ini adalah Sami’an, representasi guru madrasah swasta yang kesejahteraannya masih bergantung pada iuran siswa dan BOS yang fluktuatif. Ia bertindak sebagai “conscience keeper” yang mengingatkan penguasa bahwa legitimasi kekuasaan berasal dari keringat para pendidik di pelosok. Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto berada di posisi pembuat kebijakan tertinggi, yang menggunakan momentum HUT PAN—partai koalisi pendukungnya—untuk memperkuat mandat politik agenda Asta Cita. Dukungan politik dari PAN memberikan ruang manuver lebih luas bagi eksekusi program, namun juga menciptakan ekspektasi tinggi bahwa partai pendukung harus menjadi pengawal pertama agar janji tidak menguap. Sementara itu, jajaran menteri (Kemendikdasmen, Kemenag, Kemenkeu) adalah pihak yang akan diuji dalam Ratas teknis untuk menerjemahkan visi presiden menjadi pos-pos anggaran yang executable di APBN 2027.

Dari Pidato 18 September 2026 Menuju Evaluasi Tengah Periode

Waktu adalah variabel paling kritis dalam persamaan ini. Pernyataan terbaru dilontarkan pada 18 September 2026, menandai dimulainya fase akselerasi menuju target Prioritas Nasional 2027. Ini adalah periode “do or die” bagi pemerintahan Prabowo-Gibran. Jika pada tahun pertama (2025) masih bisa dimaklumi sebagai masa konsolidasi, maka di pertengahan tahun kedua (September 2026), publik berhak menuntut bukti fisik: apakah Ratas sudah menghasilkan draf regulasi? Apakah aset sitaan koruptor sudah masuk kas negara dan dialokasikan untuk gaji guru? Apakah renovasi 71.000 sekolah sudah mulai tender? Keterlambatan di titik ini bukan hanya soal administrasi, tapi soal krisis kepercayaan. Setiap bulan penundaan adalah bulan di mana guru seperti Sami’an harus bertahan hidup dengan honorium pas-pasan, dan anak-anak miskin tetap terancam putus sekolah karena SPP.

Pendidikan Adalah Hak Konstitusional, Bukan Amal Kebajikan Politik

Mengapa desakan Sami’an dan jutaan guru lainnya begitu mendesak? Karena pendidikan adalah hak asasi manusia yang dijamin UUD 1945, bukan hadiah dari pemimpin yang baik hati. Dalih “uang tidak ada” akibat kebocoran $150 miliar memang valid, namun logika tersebut runtuh ketika triliunan rupiah tetap mengalir untuk proyek mercusuar sementara guru kelaparan. Menggunakan uang sitaan koruptor untuk pendidikan adalah langkah moral yang tepat, tetapi moral saja tidak cukup; diperlukan kepastian fiskal. Guru madrasah swasta memiliki peran unik dalam membentuk karakter keagamaan dan akhlak bangsa—kompetensi yang tidak diajarkan di sekolah negeri. Membiarkan mereka dalam ketidakpastian ekonomi sama dengan merusak fondasi moral generasi emas. Selain itu, pendidikan gratis tanpa guru sejahtera adalah resep kegagalan: sekolah mungkin gratis, tapi jika gurunya stres dan tidak kompeten karena kurang gizi, kualitas lulusan akan tetap rendah. Investasi manusia harus mendahului investasi beton.

Dari Ratas Teknis Hingga Pengawalan Partisipatif

Bagaimana agar janji kali ini tidak berakhir seperti sebelumnya? Mekanisme eksekusi harus transparan dan terukur:

1. Rapat Terbatas (Ratas) yang Produktif: Prabowo harus memimpin Ratas yang menghasilkan output konkret: draf Perpres tentang Standar Penghasilan Minimum Guru Non-ASN dan SKB Bersama tentang Definisi Operasional “Pendidikan Gratis” (mencakup apa saja?).

2. Transparansi Aset Sitaan: Publikasikan daftar aset koruptor yang telah dieksekusi dan alokasinya untuk sektor pendidikan. Buat dashboard digital yang bisa diakses guru dan orang tua untuk memantau aliran dana.

3. Renovasi Berbasis Kebutuhan Guru: Dalam renovasi 71.000 sekolah, libatkan guru dalam perencanaan. Jangan bangun Lab AI mewah jika atap kelas bocor atau toilet guru tidak layak. Prioritaskan fasilitas yang langsung berdampak pada kenyamanan mengajar.

4. Skema Gaji Bertahap tapi Pasti: Jika anggaran belum mencukupi Rp3 juta сразу, tetapkan roadmap kenaikan bertahap (misal: 2026 naik 50%, 2027 naik 100%) yang dijamin UU, bukan sekadar bantuan temporer seperti BSU.

5. Pengawalan DPR & Masyarakat Sipil: Komisi X DPR dan serikat guru (PGRI, P2G, FSGI) harus mengawal pembahasan RAPBN 2027 untuk memastikan pos pendidikan gratis dan gaji guru tidak dipangkas saat negosiasi anggaran.

Jangan Biarkan Janji Kedua Menjadi Epitaf Kepercayaan

Baca Juga

1789828947456

“Gaji Mandek, Gedung Mewah Dibangun”: Guru Madrasah Swasta Lamongan Tagih Janji Rp3 Juta ke Wapres Gibran di Tengah Paradoks Anggaran Pendidikan Nasional

20 September 2026
FB IMG 1789445117242

“Kerja Senyap Sampai Terlupakan”: Beban 28 Aplikasi di Pundak Operator Madrasah dan Tuntutan Kesejahteraan yang Tak Kunjung Hadir

15 September 2026
Ilustrasi Kualiatas Udara yang buruk

Udara Kian Sesak, Nyamuk Kian Merajalela: Saatnya Bertindak untuk Lingkungan dan Kesehatan Kita

13 September 2026
WhatsApp Image 2026 09 07 at 19.57.36

Pertigaan Jalan Aria Putra Jadi Titik Kemacetan, Warga Serua Keluhkan Waktu Tempuh yang Kian Panjang

7 September 2026

Kepada Presiden Prabowo: Anda telah berjanji dua kali. Janji pertama adalah harapan; janji kedua adalah ujian integritas. Rakyat tidak butuh pidato ketiga yang isinya sama persis. Mereka butuh bukti transfer dana, bukti peraturan yang ditandatangani, dan bukti sekolah yang layak.

Kepada Sami’an dan seluruh guru madrasah swasta: perjuangan kalian adalah perjuangan mempertahankan martabat pendidikan Indonesia. Teruslah menyuarakan kebenaran, karena diam bukanlah pilihan bagi mereka yang menggantungkan masa depan bangsa pada pundak rapuh para pendidik.

Dan kepada kita semua: pendidikan gratis dan guru sejahtera bukan utopia. Itu adalah kewajiban konstitusional yang tertunda pelaksanaannya. Mari kawal bersama agar Ratas September 2026 benar-benar menjadi titik balik, bukan sekadar catatan kaki sejarah. Karena pada akhirnya, generasi emas tidak dibangun di atas pondasi janji palsu, melainkan di atas meja belajar yang kokoh dan guru yang tersenyum lega. Gak boleh ada anak putus sekolah karena gak punya uang! Itu perintah presiden; laksanakan, jangan hanya diucapkan.

    Tags: Guru Madrasah SwastaLamonganPendidikan GratisRenovasi 71 Ribu SekolahSoal GajiTagih Komitmen Prabowo
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    MAN 1 Yogyakarta Raih Juara Umum PKM Kota 2026, Boyong 26 Piala Kejuaraan

    Next Post

    “Nuun, Walqalami Wamaa Yasturuun”: PR IPM MTs M 08 Sidokelar Ajak Persahabatan Sportif ke MTs M 20 Menongo, Ajang ASBO Pererat Ukhuwah Pelajar Muhammadiyah

    Sami'an

    Sami'an

    Related Posts

    1789828947456

    “Gaji Mandek, Gedung Mewah Dibangun”: Guru Madrasah Swasta Lamongan Tagih Janji Rp3 Juta ke Wapres Gibran di Tengah Paradoks Anggaran Pendidikan Nasional

    20 September 2026
    FB IMG 1789445117242

    “Kerja Senyap Sampai Terlupakan”: Beban 28 Aplikasi di Pundak Operator Madrasah dan Tuntutan Kesejahteraan yang Tak Kunjung Hadir

    15 September 2026
    Ilustrasi Kualiatas Udara yang buruk

    Udara Kian Sesak, Nyamuk Kian Merajalela: Saatnya Bertindak untuk Lingkungan dan Kesehatan Kita

    13 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 07 at 19.57.36

    Pertigaan Jalan Aria Putra Jadi Titik Kemacetan, Warga Serua Keluhkan Waktu Tempuh yang Kian Panjang

    7 September 2026
    Next Post
    IMG 20260920 WA0026

    "Nuun, Walqalami Wamaa Yasturuun": PR IPM MTs M 08 Sidokelar Ajak Persahabatan Sportif ke MTs M 20 Menongo, Ajang ASBO Pererat Ukhuwah Pelajar Muhammadiyah

    (Pembelajaran Matematika Tunarungu Fase A di SLB B Wiyata Dharma 1 Sleman)

    Mahasiswa PLB UNY Sulap Benda Sederhana Jadi Media Belajar Matematika

    WhatsApp Image 2026 09 21 at 12.43.20e

    Tingkatkan Literasi, Warga Binaan Lapas Bandanaira Belajar Baca Tulis

    WhatsApp Image 2026 09 21 at 13.56.38

    Komitmen Tingkatkan Kinerja dan Integritas, Lapas Ternate Ikuti Rakor Kemenimipas 2026

    Lapas Bengkulu, Lembaga Pemasyarakatan, Ujian Dinas, Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat, Kenaikan Pangkat ASN, ASN, Pegawai Lapas

    Perkuat Kompetensi ASN, Kalapas Bengkulu Beri Pembekalan 18 Pegawai

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 20260921 WA0005 1

    Lapas Arjasa Jalin Kerjasama dengan Puskesmas Arjasa untuk Penguatan Layanan Kesehatan

    21 September 2026
    Lapas Bengkulu, Lapas Kelas IIA Bengkulu, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Rakor Kementerian Imipas 2026, Rapat Koordinasi 2026, Pemasyarakatan

    Rakor Imigrasi dan Pemasyarakatan 2026 Dibuka, Lapas Bengkulu Ikuti Secara Daring

    21 September 2026
    Lapas Bengkulu, Lembaga Pemasyarakatan, Ujian Dinas, Ujian Penyesuaian Kenaikan Pangkat, Kenaikan Pangkat ASN, ASN, Pegawai Lapas

    Perkuat Kompetensi ASN, Kalapas Bengkulu Beri Pembekalan 18 Pegawai

    21 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 21 at 13.56.38

    Komitmen Tingkatkan Kinerja dan Integritas, Lapas Ternate Ikuti Rakor Kemenimipas 2026

    21 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 21 at 12.43.20e

    Tingkatkan Literasi, Warga Binaan Lapas Bandanaira Belajar Baca Tulis

    21 September 2026
    (Pembelajaran Matematika Tunarungu Fase A di SLB B Wiyata Dharma 1 Sleman)

    Mahasiswa PLB UNY Sulap Benda Sederhana Jadi Media Belajar Matematika

    21 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita