Banda Naira, INFO_PAS – Semangat belajar terus tumbuh di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira. Warga Binaan mengikuti kegiatan pembelajaran baca dan tulis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kemampuan literasi dasar, Senin (21/9).
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar selama menjalani masa pidana. Pembelajaran dilaksanakan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan masing-masing Warga Binaan.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, mengatakan bahwa kemampuan membaca dan menulis merupakan keterampilan dasar yang penting dalam mendukung proses pembinaan dan mempersiapkan Warga Binaan kembali ke tengah masyarakat.
”Literasi dasar merupakan bekal penting bagi setiap individu. Kami ingin memastikan Warga Binaan mendapatkan kesempatan untuk belajar, meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, serta membangun kepercayaan diri sebagai bagian dari persiapan mereka sebelum kembali ke masyarakat,” ujar Samad.
Dalam pelaksanaannya, peserta magang turut berperan mendampingi proses pembelajaran. Materi diberikan mulai dari pengenalan huruf, mengeja kata dan kalimat sederhana, membaca, hingga latihan menulis secara mandiri. Pendampingan dilakukan secara personal agar peserta dapat mengikuti pembelajaran sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Salah satu peserta magang, Nadila Adriany Kadir, menyampaikan bahwa pendampingan dalam kegiatan tersebut menjadi pengalaman tersendiri karena dapat berinteraksi langsung dan membantu Warga Binaan dalam proses belajar
”Yang terpenting dalam pembelajaran ini adalah kesabaran dan memberikan semangat kepada Warga Binaan. Kami berusaha mendampingi mereka secara bertahap agar lebih percaya diri dan tidak merasa malu untuk belajar,” ungkap Nadila.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, Topan, mengaku senang dapat mengikuti pembelajaran baca tulis. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan kesempatan untuk meningkatkan kemampuan yang dapat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
”Saya senang bisa belajar membaca dan menulis. Dulu saya masih kesulitan, tetapi dengan adanya pendampingan saya jadi lebih berani untuk mencoba. Saya berharap bisa terus belajar sampai lebih lancar,” ujar Topan.
Lapas Bandanaira terus mendorong agar kegiatan pembinaan tidak hanya berorientasi pada pengisian waktu selama menjalani masa pidana, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas dan kesiapan Warga Binaan. Pembelajaran literasi dasar diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam membangun kepercayaan diri serta mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan setelah selesai menjalani masa pidana. (Humas/LT)




















