Mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta, Wahyu Indah Widyaningrum, melaksanakan kegiatan pembelajaran Akuntansi Dasar di kelas X AK 1 SMK Negeri 1 Depok. Pada kegiatan tersebut, materi yang disampaikan adalah Asumsi, Prinsip, dan Konsep Dasar Akuntansi. Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian praktik mengajar selama pelaksanaan PK di SMK Negeri 1 Depok. Pembelajaran tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas, khususnya melalui kegiatan pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif dan memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan berpikir serta bekerja sama.
Proses pembelajaran menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan beberapa metode, yaitu tanya jawab, diskusi kelompok, studi kasus, card sorting, presentasi, dan latihan individu. Pembelajaran diawali dengan apersepsi, penyampaian tujuan pembelajaran, serta pemberian permasalahan sederhana yang berkaitan dengan penerapan landasan akuntansi dalam kegiatan usaha. Selanjutnya, peserta didik mempelajari perbedaan antara asumsi, prinsip, dan konsep dasar akuntansi. Materi yang disampaikan meliputi asumsi dasar menurut GAAP/IFRS, AICPA, dan SAK, lima prinsip dasar akuntansi, serta delapan konsep dasar akuntansi. Setelah mendapatkan penjelasan mengenai materi, peserta didik melakukan kegiatan card sorting secara berkelompok. Dalam kegiatan tersebut, peserta didik mengelompokkan berbagai pernyataan ke dalam kategori asumsi, prinsip, atau konsep, kemudian menjelaskan alasan dari hasil pengelompokan yang telah dilakukan. Kegiatan pembelajaran juga didukung dengan media PowerPoint yang berisi studi kasus, materi inti, kegiatan card sorting, dan kesimpulan pembelajaran.
Kegiatan pembelajaran memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk memahami materi tidak hanya melalui penjelasan, tetapi juga melalui kegiatan mengidentifikasi dan mengelompokkan contoh yang berkaitan dengan asumsi, prinsip, dan konsep dasar akuntansi. Melalui diskusi dan presentasi, peserta didik dapat berlatih menyampaikan pendapat, bekerja sama dengan anggota kelompok, memberikan alasan atas jawaban, serta memberikan tanggapan terhadap hasil kerja kelompok lain. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih aktif dan memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik. Kegiatan ini juga memberikan pengalaman bagi mahasiswa dalam menerapkan keterampilan mengajar sekaligus mengembangkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian sebagai calon guru.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pembelajaran Akuntansi Dasar di SMK Negeri 1 Depok dapat terus memberikan pengalaman belajar yang aktif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Penggunaan model pembelajaran berbasis masalah, diskusi kelompok, dan kegiatan card sorting diharapkan dapat membantu peserta didik memahami materi Asumsi, Prinsip, dan Konsep Dasar Akuntansi sekaligus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi, bekerja sama, dan berkreasi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi dalam mendukung SDGs Tujuan 4 tentang Pendidikan Berkualitas.



















