Bengkulu – Kepedulian terhadap sesama menjadi bagian penting dari pengabdian kepada masyarakat. Semangat inilah yang diwujudkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu melalui penyaluran bantuan sosial kepada warga di sekitar lingkungan kantor dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, tersebut turut diikuti Kepala Urusan Umum, Medi Ihwandi, bersama jajaran pegawai Bapas Kelas I Bengkulu. Bantuan disalurkan sebagai bentuk perhatian institusi terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus upaya menghadirkan manfaat nyata dari keberadaan instansi pemasyarakatan di tengah lingkungan sosial.
Penyaluran bantuan sosial ini bukan sekadar kegiatan seremonial dalam rangka peringatan Hari Bakti Kemenimipas. Bapas Kelas I Bengkulu telah menjadikan kegiatan tersebut sebagai program rutin yang dilaksanakan setiap bulan. Sasaran penerima manfaat mencakup keluarga klien pemasyarakatan, masyarakat kurang mampu, serta kelompok masyarakat lainnya yang membutuhkan dukungan sosial.
Melalui program berkelanjutan ini, Bapas berupaya mengambil bagian dalam membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat secara langsung bagi penerima, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, mempererat hubungan sosial, serta menumbuhkan semangat saling peduli dan gotong royong.
Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, menyampaikan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari tanggung jawab moral institusi dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.
“Bapas hadir bukan hanya untuk melaksanakan tugas pembimbingan, pendampingan, dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit meringankan kebutuhan warga yang menerima. Mungkin nilainya tidak seberapa, tetapi kami ingin kepedulian dan perhatian ini dapat dirasakan secara nyata,” ungkap Aidil.
Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut diharapkan dapat terus dilaksanakan secara konsisten sebagai bentuk komitmen Bapas dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan pemasyarakatan tidak hanya diukur dari pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi juga dari kontribusi positif yang dapat diberikan kepada lingkungan sekitar.
Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK, khususnya Berorientasi Pelayanan dan Harmonis, melalui sikap empati, kepedulian, serta semangat gotong royong. Hubungan yang baik antara Bapas dan masyarakat juga menjadi modal penting dalam mendukung proses pembimbingan dan keberhasilan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.
Melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Bapas Kelas I Bengkulu berkomitmen untuk terus memperkuat kepercayaan publik. Semangat Hari Bakti Kemenimipas menjadi momentum untuk menegaskan bahwa pengabdian pemasyarakatan tidak berhenti pada pelaksanaan tugas dan fungsi, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian, kehadiran, dan manfaat nyata bagi masyarakat.(IH)
















