Mahasiswa dari Fakultas Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta mengadakan kegiatan belajar berbasis lingkungan di SMK Negeri 1 Depok sebagai bagian dari program Praktik Kependidikan. Salah satu aktivitas yang dilakukan adalah penggunaan teknologi pemindaian untuk memperkenalkan berbagai macam tanaman yang ada di area sekolah. Dengan sistem pemindaian ini, informasi mengenai nama-nama tanaman dan manfaat yang mereka miliki dapat diketahui secara seketika. Kegiatan ini menjadi salah satu contoh penggunaan teknologi digital sebagai alat pendidikan serta mendukung kesadaran dan perhatian terhadap lingkungan sekolah. Aktivitas ini terkait dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pada SDG 4: Pendidikan Berkualitas dan SDG 15: Ekosistem Daratan.
Pelaksanaan aktivitas ini dilakukan dengan cara mengidentifikasi tanaman yang berada di lingkungan sekolah dan memberikan informasi yang dapat diakses lewat pemindaian. Saat kode atau penanda pada tanaman dipindai menggunakan alat yang disediakan, pengguna dapat mendapatkan informasi terkait dengan nama tanaman dan manfaat yang ada. Kegiatan ini menawarkan pengalaman belajar yang lebih interaktif karena informasi mengenai tanaman dapat diperoleh secara langsung melalui teknologi digital. Mahasiswa PK juga terlibat dalam proses pengenalan dan penggunaan media tersebut, sehingga lingkungan sekolah tidak hanya digunakan sebagai tempat belajar di kelas, tetapi juga dapat menjadi sumber pembelajaran.
Penggunaan pemindai tanaman memberikan keuntungan dalam meningkatkan akses informasi tentang keanekaragaman tanaman yang ada di sekolah. Para peserta didik bisa mengenali tanaman di sekitar mereka dan sekaligus mendapatkan pengetahuan tentang manfaatnya dengan cara yang lebih praktis dan menarik. Aktivitas ini mendukung SDG 4 dengan memanfaatkan teknologi sebagai alat belajar dan pengayaan pengetahuan, serta mendukung SDG 15 melalui pemberian pengenalan terhadap tanaman dan pentingnya menjaga lingkungan daratan. Dengan demikian, lingkungan sekolah bisa berfungsi sebagai ruang pendidikan yang menghubungkan pembelajaran dengan kondisi lingkungan secara langsung.
Melalui kegiatan ini, diharapkan penggunaan teknologi digital dalam pengenalan tanaman bisa terus dikembangkan dan dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di sekolah. Selain menambah wawasan peserta didik, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan perhatian terhadap keberadaan tanaman dan lingkungan sekitar. Pengembangan informasi tanaman secara digital juga bisa menjadi salah satu langkah untuk menciptakan sekolah yang edukatif, informatif, dan mendukung pembelajaran berkelanjutan.






















