SLB Negeri Pembina Yogyakarta melaksanakan kegiatan “Krida Olahraga” pada Jumat, 21 Agustus 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di halaman SLB Negeri Pembina Yogyakarta hingga kawasan Bendung Lepen, Giwangan, Yogyakarta. Kegiatan ini dilaksanakan oleh pihak sekolah bekerja sama dengan guru dan mahasiswa praktik kependidikan, dengan sasaran seluruh murid, termasuk murid dengan hambatan intelektual dan autis. Pelaksanaan kegiatan ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) tujuan ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas serta tujuan ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, yang menekankan pentingnya pendidikan inklusif dan pembiasaan gaya hidup sehat bagi setiap anak.

Kegiatan Krida Olahraga bertujuan menumbuhkan semangat hidup sehat, melatih kemandirian, serta memperkuat kebersamaan antarwarga sekolah melalui aktivitas fisik yang menyenangkan. Kegiatan diawali dengan pemberangkatan dari halaman sekolah menuju kawasan Bendung Lepen dalam bentuk jalan sehat, dengan didampingi oleh guru dan pendamping murid di sepanjang rute. Sebelum kegiatan berlangsung, peserta diwajibkan mengenakan pakaian seragam olahraga serta membawa bekal minum dan bekal makanan sehat sebagai bentuk pembiasaan pola hidup sehat. Pelaksanaan kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Praktik Kependidikan Universitas Negeri Yogyakarta (PK UNY) yang berkolaborasi dengan guru dalam mendampingi murid selama kegiatan berlangsung, khususnya murid yang memerlukan pendampingan khusus.

Melalui kegiatan ini, murid memperoleh pengalaman belajar di luar kelas yang bermanfaat bagi perkembangan fisik, motorik, dan sosial mereka, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan baru. Kegiatan Krida Olahraga juga menjadi sarana penguatan pendidikan inklusif karena melibatkan seluruh murid tanpa memandang jenis dan tingkat hambatan yang dimiliki, sehingga mendukung tercapainya SDGs tujuan ke-4 mengenai pendidikan yang inklusif dan bermutu bagi semua anak, serta tujuan ke-3 mengenai peningkatan kesehatan melalui aktivitas fisik yang rutin.
Sekolah berharap kegiatan Krida Olahraga dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari program penguatan pendidikan inklusif dan gaya hidup sehat bagi murid.Kegiatan Krida Olahraga akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari program berkelanjutan sekolah dalam penguatan pendidikan inklusif dan pembiasaan gaya hidup sehat bagi murid. Kolaborasi antara sekolah, guru, serta mahasiswa praktik kependidikan diharapkan tetap berjalan, sehingga kegiatan penunjang seperti ini semakin memperkaya pengalaman belajar murid dan mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang inklusif, sehat, dan menyenangkan bagi seluruh warga sekolah.



















