SRAGEN—Dalam upaya meningkatkan pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia dini, mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta menggelar program edukasi literasi keuangan kreatif bagi anak-anak di Dusun Beku, Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen. Program bertajuk “Sosialisasi dan Edukasi Yuk Menabung Sejak Dini dengan Pohon Impian” ini dilaksanakan sebagai bagian dari kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) periode 14 Juli hingga 31 Agustus 2026.
Kegiatan yang digagas oleh Dimas Mustika Aji, mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Jurusan Manajemen UNISRI, berfokus pada pengenalan pentingnya menabung serta pembedaan antara kebutuhan dan keinginan.
“Melalui media visual interaktif ‘Pohon Impian’, anak-anak diajak untuk tidak sekadar menyimpan uang, tetapi juga belajar menentukan target dan cita-cita yang ingin mereka capai secara bertahap,” ujar Dimas dalam keterangannya.
Dalam pelaksanaannya, anak-anak usia sekolah dasar di Dusun Beku diajak menuliskan impian dan target tabungan mereka pada kertas berbentuk daun yang kemudian ditempelkan pada papan “Pohon Impian”. Metode ini dirancang untuk mengubah konsep menabung yang abstrak menjadi sesuatu yang konkret, menyenangkan, serta melatih kedisiplinan dan tanggung jawab sejak dini.
Program pengabdian masyarakat ini berupaya menjawab tantangan sosial-ekonomi di wilayah Mondokan. Karakteristik masyarakat setempat yang didominasi oleh sektor pertanian tadah hujan dan mata pencaharian dinamis dinilai memerlukan penguatan literasi keuangan keluarga yang dimulai dari generasi penerus.
Pelaksanaan sosialisasi mendapat sambutan antusias dari warga, orang tua, serta jajaran perangkat desa dan tokoh masyarakat setempat. Selain memberikan pemahaman langsung kepada anak-anak, program ini juga mendorong keterlibatan orang tua dan kelembagaan lokal seperti PKK serta Karang Taruna untuk terus mendampingi dan menjaga keberlanjutan kebiasaan menabung anak di lingkungan rumah.





















