Sragen, 23 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bertugas di Dusun Beku, Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen, melaksanakan program kerja individu berupa desain dan pembuatan banner promosi untuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) milik Ibu Suwarni. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif di tingkat dusun selama masa pengabdian yang berlangsung pada 14 Juli hingga 31 Agustus 2026.
Program ini berangkat dari hasil observasi mahasiswa yang menemukan bahwa sejumlah usaha mikro di Dusun Beku, termasuk warung milik Ibu Suwarni, selama ini belum memiliki media promosi visual yang memadai. Warung tersebut hanya dikenal warga sekitar melalui informasi dari mulut ke mulut, tanpa adanya papan nama atau banner yang dapat menarik perhatian masyarakat maupun calon konsumen yang melintas di sekitar lokasi usaha.
“Melihat kondisi itu, saya berinisiatif membuat banner sebagai media promosi sederhana namun efektif, supaya warung Ibu Suwarni lebih mudah dikenali dan bisa menarik lebih banyak pembeli,” ujar mahasiswa pelaksana program.
Proses pelaksanaan program ini melalui beberapa tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan usaha, perancangan desain banner yang disesuaikan dengan karakteristik warung, hingga proses pencetakan dan pemasangan. Mahasiswa juga melakukan pendekatan personal secara langsung kepada Ibu Suwarni untuk memastikan informasi yang dicantumkan pada banner sesuai dengan kebutuhan dan identitas usahanya.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026, bertempat di warung milik Ibu Suwarni. Banner yang telah selesai dicetak dipasang langsung di depan lokasi usaha, disertai penyerahan buah tangan sebagai bentuk apresiasi kepada pemilik warung. Kegiatan ini turut dibantu oleh rekan mahasiswa KKN lainnya, sehingga proses pemasangan dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
Ibu Suwarni mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya program ini. Ia menyampaikan bahwa sebelumnya warungnya memang belum memiliki penanda usaha yang jelas, sehingga banyak orang yang melintas tidak menyadari keberadaan warungnya.
Melalui program ini, mahasiswa berharap dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan visibilitas dan daya saing usaha mikro di Dusun Beku, sekaligus mendorong kesadaran pelaku UMKM lain akan pentingnya media promosi visual dalam mendukung keberlangsungan usaha. Program ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi nyata dari upaya mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu ekonomi kreatif dan desain untuk pemberdayaan masyarakat desa.
(Kontributor: Mahasiswa KKN Dusun Beku, Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen)























