Malang (MAN 1 Yogya) — Kabar gembira kembali dibawakan oleh salah satu murid MAN 1 Yogyakarta, yaitu Raihanah Qothrunnada Irfany (XI-PK2) yang meraih Juara Harapan 2 pada lomba MHQ 30 Juz Tingkat Nasional. Perlombaan ini bertempat di Universitas Negeri Malang dan memiliki tiga babak, yaitu penyisihan, semi-final, serta final. Babak penyisihan diselenggarakan pada Sabtu (12/09/26) hingga Senin (14/09/26), kemudian dilanjutkan dengan babak semi-final dan final pada Rabu (07/10/26) hingga Jum’at (09/10/26).
Hari pertama rangkaian semifinal dan final dimulai dengan pembukaan dan defile kafilah dari masing-masing peserta. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan perlombaan yang mempertemukan para peserta dari berbagai daerah. Dalam perlombaan ini, MAN 1 Yogyakarta mewakili Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Setelah melalui rangkaian kegiatan tersebut, perlombaan berlanjut sampai hari terakhir yang bertepatan dengan pelaksanaan babak final. Acara penutupan turut dimeriahkan oleh penampilan MTQ dari peserta terbaik pertama dan MSQ dari grup terbaik pertama.
Untuk mempersiapkan diri, Raihanah sempat menghadapi tantangan berupa padatnya kegiatan yang berlangsung bersamaan dengan jadwal persiapan lomba. Kondisi tersebut membuatnya kurang maksimal dalam persiapan lomba. Ia juga mengaku kerap merasa lelah ketika harus menjalani latihan dalam waktu yang lama.
Bagi Raihanah, mengikuti MHQ bukan semata-mata tentang meraih kemenangan atau mendapatkan gelar juara. la memandang kompetisi ini sebagai kesempatan untuk berdakwah melalui Al-Qur’an sekaligus menjaga dan mengulang hafalan yang telah dipelajarinya. Baginya, nilai dari mengikuti perlombaan juga terletak pada proses memperkuat hafalan serta mendekatkan diri kepada Allah Swt.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi pencapaian Raihanah Qothrunnada Irfany dalam ajang MHQ 30 Juz tingkat nasional. Menurutnya, prestasi tersebut tidak hanya membanggakan madrasah, tetapi juga menunjukkan komitmen murid dalam menjaga hafalan Al-Qur’an di tengah padatnya kegiatan.
“Selamat untuk ananda Raihanah. Mengikuti lomba MHQ 30 juz tentu membutuhkan persiapan, ketekunan, dan kesabaran. Apalagi, kegiatan murid di madrasah juga cukup beragam. Saya berharap pengalaman ini semakin menguatkan semangatnya untuk menjaga hafalan dan terus memperbaiki kualitas diri,” ujar Edi.
Ia berharap capaian Raihanah dapat menginspirasi murid lain untuk mengembangkan potensi masing-masing, baik dalam bidang akademik maupun keagamaan.
Pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi para murid lain di MAN 1 Yogyakarta agar di tengah kesibukan kegiatan madrasah tetap bisa meningkatkan prestasinya. Selain itu, pengalaman ini juga dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta Alam dan tetap menjaga hafalan yang sudah dimiliki. (cle)

















