Brakas, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mandiri Inisiatif Terprogram (MIT) ke-22 Posko 136 UIN Walisongo Semarang mengadakan kegiatan praktik ecoprint bersama siswa Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 7 Demak, pada Senin (3/8/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan konsep pemanfaatan bahan alam sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Dalam kegiatan tersebut, siswa diajak untuk mempraktikkan teknik ecoprint, yaitu teknik mencetak motif menggunakan daun dan bunga secara langsung pada media kain tote bag. Para siswa tampak antusias memilih dedaunan dan bunga yang telah disediakan, kemudian menyusun dan menempelkannya pada kain sebelum melalui proses pencetakan hingga menghasilkan motif alami yang unik pada tote bag masing-masing.
Kegiatan ini diikuti oleh siswa MIN 7 Demak dan didampingi langsung oleh mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 136 UIN Walisongo Semarang selama proses berlangsung, mulai dari pengenalan bahan, proses pencetakan, hingga tahap akhir pembuatan produk ecoprint.
Kegiatan praktik ecoprint ini merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 136 UIN Walisongo Semarang yang dilaksanakan sebagai bentuk edukasi kreatif berbasis lingkungan bagi siswa. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar berkreasi, tetapi juga diperkenalkan pada pentingnya memanfaatkan bahan-bahan alami di sekitar mereka.
Praktik ecoprint dipilih sebagai media pembelajaran karena dianggap mampu memadukan unsur kreativitas, edukasi lingkungan, dan keterampilan tangan secara bersamaan. Dengan metode yang sederhana dan bahan yang mudah ditemukan, siswa diharapkan dapat lebih memahami dan menghargai kekayaan alam di lingkungan sekitar mereka.
Salah satu mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 136 UIN Walisongo Semarang menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi siswa MIN 7 Demak. “Kami ingin siswa-siswi di sini mengenal ecoprint sebagai salah satu cara sederhana memanfaatkan daun dan bunga di sekitar mereka menjadi karya yang bernilai. Selain melatih kreativitas, kami berharap kegiatan ini juga bisa menumbuhkan kecintaan mereka terhadap lingkungan sejak dini,” ujar salah satu mahasiswa KKN.
Selama kegiatan berlangsung, suasana kelas dipenuhi keceriaan dan antusiasme siswa dalam mengeksplorasi motif dari daun dan bunga pilihan mereka. Para siswa juga tampak bangga dapat menunjukkan hasil karya tote bag ecoprint buatan mereka sendiri di akhir kegiatan.
Partisipasi mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 136 UIN Walisongo Semarang dalam kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan dan pengembangan kreativitas siswa. Selain membantu pelaksanaan kegiatan, mahasiswa juga memperoleh pengalaman berharga dalam menyampaikan edukasi lingkungan kepada anak-anak usia sekolah dasar.
Melalui kegiatan praktik ecoprint ini, diharapkan siswa MIN 7 Demak semakin memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga dan memanfaatkan lingkungan secara kreatif. Sinergi antara mahasiswa KKN MIT ke-22 Posko 136 UIN Walisongo Semarang dan MIN 7 Demak diharapkan terus terjalin dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan serta memperkuat nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan.






















