Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Dalam semangat melanjutkan estafet kepemimpinan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan madrasah, Palang Merah Remaja (PMR) Dharma Karya Dhika (DKD) Unit 28 MAN 1 Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan Serah Terima Jabatan (Sertijab) pengurus periode 2025/2026 ke periode 2026/2027.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (22/9/2026) sore pukul 16.00 WIB di Lapangan Badminton MAN 1 Yogyakarta ini dihadiri oleh seluruh anggota PMR DKD Unit 28, pembina PMR Bu Dina, serta pelatih PMR Bapak Nur Achmad. Suasana berlangsung khidmat dan penuh rasa kekeluargaan, mencerminkan harmoni antara generasi pengurus lama dan baru dalam satu semangat yang sama: mengabdi dengan hati.
Momen penyerahan jabatan dari Nur Setyawati Suharto selaku ketua umum periode 2025/2026 kepada Jacinda Aqeela Ziv sebagai ketua umum periode 2026/2027 menjadi simbol resmi dimulainya babak baru dalam perjalanan organisasi. Seremoni berlangsung sederhana namun sarat makna, diwarnai rasa haru dan bangga atas dedikasi seluruh anggota yang telah memberikan waktu dan tenaga demi keberlangsungan kegiatan kemanusiaan di madrasah.
Dalam sambutannya, Dina Wahyuningtyas, S.Pd menyampaikan apresiasi serta harapan besar bagi pengurus baru agar terus menjaga semangat pengabdian dan solidaritas. “Alhamdulillah, selamat kepada pengurus yang telah resmi dilantik untuk periode 2026/2027. Semoga kepengurusan ini dapat membawa PMR DKD Unit 28 menjadi organisasi yang semakin maju. Terima kasih kepada seluruh anggota yang telah berkomitmen, rela mengorbankan waktu demi kepentingan bersama,” ungkapnya.
Senada dengan hal tersebut, Nur Achmad sebagai pelatih turut memberikan dorongan semangat agar setiap anggota mampu menjaga kekompakan, menumbuhkan inisiatif, dan berperan aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan madrasah.
Di tempat terpisah, Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi proses regenerasi yang berlangsung di PMR DKD Unit 28. Menurutnya, kegiatan Sertijab menjadi bagian dari pembelajaran bagi murid untuk belajar menerima amanah sekaligus meneruskan hal-hal baik yang telah dibangun oleh pengurus sebelumnya.
“Yang paling penting dari pergantian kepengurusan bukan hanya siapa yang menjadi pengurus, tetapi bagaimana nilai-nilai baik yang sudah dibangun tetap diteruskan. PMR punya karakter yang kuat pada kepedulian dan kemanusiaan. Itu yang harus terus dijaga,” ujar Edi.
Ia berharap pengurus baru dapat menjalankan organisasi dengan penuh tanggung jawab dan tetap membuka ruang bagi seluruh anggota untuk berkembang.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, PMR DKD Unit 28 MAN 1 Yogyakarta menegaskan kembali komitmennya untuk terus berkiprah dalam bidang kemanusiaan. Kepengurusan baru diharapkan menjadi tonggak lahirnya ide-ide segar dan langkah progresif dalam memperkuat peran PMR sebagai wadah pembentukan karakter yang peduli, tangguh, dan siap melayani. (fzp)






















