Yogyakarta, 5 Agustus 2026 – Ketepatan ukuran menjadi salah satu kunci dalam menghasilkan busana yang nyaman dan sesuai dengan bentuk tubuh. Hal tersebut menjadi fokus kegiatan pembelajaran yang dilakukan mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta bersama siswa kelas X Program Keahlian Tata Busana di SMK Negeri 1 Pandak. Melalui metode demonstrasi dan praktik langsung, siswa diajak memahami teknik pengukuran tubuh secara tepat sebagai dasar dalam pembuatan pola busana. Kegiatan ini turut mendukung Sustainable Development Goal (SDG) 4: Pendidikan Berkualitas, khususnya dalam pengembangan keterampilan teknis dan vokasional siswa.

Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai tujuan pengukuran tubuh, materi ajar mengambil ukuran tubuh, alat yang digunakan, serta berbagai ukuran yang diperlukan dalam pembuatan pola dasar busana. Mahasiswa PK kemudian memperagakan secara langsung cara menentukan titik ukur, menempatkan pita ukur, menjaga posisi tubuh, hingga membaca hasil pengukuran. Setelah mengamati demonstrasi, siswa mempraktikkan teknik tersebut secara berpasangan dengan bergantian menjadi pengukur dan model. Mahasiswa PK bersama guru pembimbing memberikan pendampingan dan koreksi selama praktik agar siswa dapat melakukan pengukuran sesuai prosedur.
Pembelajaran secara langsung membuat siswa tidak hanya memahami pengukuran melalui penjelasan, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam menerapkannya. Siswa menjadi lebih memahami bahwa kesalahan dalam menentukan titik ukur atau membaca ukuran dapat memengaruhi ketepatan pola dan hasil akhir busana. Kegiatan ini juga melatih ketelitian, keterampilan praktik, dan kemampuan siswa dalam bekerja sama. Penguatan keterampilan tersebut sejalan dengan SDG 4 melalui pembelajaran vokasional yang memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang dapat diterapkan dalam bidang Tata Busana.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa PK berharap siswa dapat menerapkan teknik pengukuran tubuh dengan lebih teliti pada pembelajaran pembuatan pola selanjutnya. Pembelajaran yang memadukan demonstrasi dan praktik langsung diharapkan dapat terus dikembangkan agar siswa semakin percaya diri dalam menguasai keterampilan Tata Busana dan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.






















