Yogyakarta, 11 September 2026 — Murid SLB Negeri Pembina Yogyakarta mengikuti kegiatan seni teater dengan memainkan berbagai karakter dalam sebuah pertunjukan. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Praktik Kependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) turut mendampingi murid selama proses persiapan hingga pertunjukan berlangsung. Setiap murid memainkan peran sesuai dengan karakter yang telah ditentukan dan kemampuan masing-masing. Karakter yang dimainkan cukup beragam, mulai dari karakter hewan seperti buaya, karakter tumbuhan,dan buah-buahan hingga beberapa karakter yang menggunakan topeng sebagai bagian dari penampilan.
Kegiatan ini menjadi salah satu wadah bagi murid untuk mengembangkan kemampuan berekspresi, berkomunikasi, bergerak, dan tampil di depan orang lain. Melalui berbagai karakter yang dimainkan, murid dapat belajar mengenali dan menampilkan peran masing-masing dengan cara yang menyenangkan. Kegiatan seni teater tersebut juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas, terutama dalam mendukung pembelajaran yang inklusif.
Proses kegiatan diawali dengan persiapan pertunjukan. Murid dikenalkan dengan karakter yang dimainkan, alur cerita, serta gerakan dalam setiap peran. Beberapa murid menggunakan topeng untuk mendukung karakter yang diperankan, sementara murid lainnya menampilkan karakter seperti hewan buaya dan tumbuhan melalui gerakan maupun ekspresi. Selama proses tersebut, mahasiswa PK mendampingi murid dalam mengikuti arahan, mengingat peran, serta menyesuaikan gerakan dan dialog sesuai dengan karakter yang dimainkan. Guru turut memberikan arahan dan mendampingi murid selama kegiatan berlangsung. Pendampingan dilakukan dengan menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan masing-masing murid agar mereka dapat mengikuti kegiatan dengan baik.

Dalam pertunjukan, murid tampil membawakan karakter masing-masing di hadapan penonton. Keterlibatan dalam memainkan berbagai karakter memberikan kesempatan kepada murid untuk mengembangkan keberanian, kreativitas, dan kemampuan mengekspresikan diri. Murid juga memperoleh pengalaman untuk berkomunikasi, bekerja sama dengan teman, mengikuti alur kegiatan, serta belajar memahami peran dan tanggung jawab masing-masing dalam sebuah pertunjukan.
Selain menjadi kegiatan seni, teater memberikan manfaat bagi perkembangan murid. Melalui kegiatan ini, murid dapat melatih kepercayaan diri saat tampil di depan orang lain, kemampuan berkomunikasi melalui dialog maupun gerakan, serta kemampuan mengikuti instruksi dan bekerja sama dalam kelompok. Penggunaan karakter yang beragam juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengeksplorasi ekspresi dan kreativitas sesuai dengan kemampuan mereka.
Kegiatan seni teater diharapkan dapat menjadi pengalaman yang bermakna bagi murid dan memberikan ruang untuk mengembangkan potensi mereka melalui seni. Pendampingan yang dilakukan mahasiswa PK juga menjadi bagian dari pengalaman belajar bersama murid selama pelaksanaan Praktik Kependidikan di SLB Negeri Pembina Yogyakarta. Ke depannya, kegiatan seni diharapkan dapat terus menjadi salah satu sarana bagi murid untuk berkarya, berekspresi, dan menunjukkan kemampuan yang dimiliki.





















