Sleman, 21 September 2026 – Mahasiswa PraktikKependidikan (PK) Universitas Negeri Yogyakarta melaksanakan kegiatan pembuatan kerajinan gantungan kunci menggunakan tutup botol Bekasi di SLB B Wiyata Dharma 1 Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh siswa SMPLB dan SMALB yang dilaksanakan di aula sekolah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program keterampilan dan pelatihan vokasional yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 12 tentang Konsumsi dan Produksi yang BertanggungJawab. Melalui kegiatan ini, siswa memperoleh pengalaman belajar secara langsung dengan memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang memiliki nilai guna. Selain itu, kegiatanini menjadi salah satu bentuk pembelajaran yang mengintegrasikan keterampilan praktis, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam aktivitas Pendidikan di sekolah luar biasa.
Pelaksanaan kegiatan bertujuan untuk mengembangkan keterampilan praktis, kreativitas, ketelitian, dan kemandirian siswa melalui proses pembuatan kerajinan. Proses pembuatan gantungan kunci diawali dengan memotong tutup botol bekashingga menjadi potongan-potongan kecil menggunakan pisauatau gunting. Selanjutnya, potongan tutup botol tersebut disusundiatas baking paper kemudian ditutup menggunakan baking paper kembali agar tidak lengket, kemudian dipanaskanmenggunakan setrika. Ketika bahan sudah panas dan meleleh, potongan tersebut segera dicetak menggunakan cetakan kue(Cutter Cookies). Setelah bentuk mengeras, salah satu ujunghasil cetakan dilubangi menggunakan solder untuk memasukkanring gantungan kunci. Selama kegiatan berlangsung, siswamengikuti proses pembuatan dengan pendampingan mahasiswaPK, terutama dalam penggunaan alat yang memerlukanperhatian terhadap keselamatan. Melalui setiap tahapan tersebut, siswa dapat mengenal urutan kerja serta belajar menyelesaikansuatu produk kerajinan secara bertahap.
Kegiatan pembuatan gantungan kunci memberikan manfaatbagi siswa melalui pengalaman belajar berbasis praktiklangsung. Siswa memperoleh kesempatan untuk melatihketelitian, koordinasi motorik, kreativitas, tanggung jawab, dan kemampuan mengikuti tahapan kerja sesuai dengan kemampuanmasing-masing. Aktivitas ini juga dapat memberikanpengalaman kepada siswa dalam mengolah bahan sederhanamenjadi karya yang dapat dimanfaatkan. Pemanfaatan tutupbotol bekas juga memberikan pengenalan kepada siswamengenai pentingnya menggunakan kembali barang yang sudahlama tida terpakai. Bagi lembaga, kegiatan ini mendukungpengembangan pembelajaran keterampilan dan vokasional yang kontekstual serta dapat diterapkan dalam kegaitan Pendidikan di sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi terhadapSDG 4 melalui pemberian pengalaman Pendidikan yang bermakna dan SDG 12 melalui pengenalan pemanfaatankembali barang bekas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan program keterampilanberbasis pemanfaatan barang bekas dapat terus dikembangkan di SLB B Wiyata Dharma 1 Sleman. Kegiatan serupa dapatdilakukan menggunakan berbagai bahan dan bentuk kerajinanyang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Pengembangankegiatan secara berkelanjutan diharapkan dapat memberikanpengalaman yang lebih luas bagi siswa dalam mengasahketerampilan vokasional, kreatvitas, dan kemandirian, sekaligusmenumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Kegiatan inijuga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa PK dalammendukung pembelajaran yang inklusif, bermakna, dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.

















