Bantul, 8 September 2026. Mahasiswa Praktik Kepndidikan (PK) UNY mendampingi kegiatan pembelajaran seni musik melalui permainan angklung di SLB Negeri 2 Bantul. Kegiatan ini ditunjukkan kepada peserta didik di SLB Negeri 2 Bantul. Hal tersebut dilaksanakan untuk persiapan dalam penyambutan tim akreditasi sekolah dengan menampilkan salah satu keunggulan ekstrakulikuler yang dimiliki SLB Negeri 2 Bantul. Kegiatan ini mendukung Sustainble Development GOlas (SDGs), Khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas. Melalui kegiatan angklung, peserta didik tidak hanya belajar mengenai seni musik, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan lain sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing.
Kegiatan diawali dengan pengenalan musik angklung kepada peserta didik, termasuk cara memegang dan membunyikannya, untuk peserta didik hambatan pendengaran diarahkan langsung oleh gurunya dengan menggunakan gesture dan praktik langsung. Setelah itu, peserta didik diarahkan untuk mengenali nada serta mengikuti aba-aba dan irama sesuai dengan bagian yang telah ditentukan. Selama proses pembelajaran, mahasiswa PK UNY bersama guru berperan aktif untuk memberikan pendampingan agar peserta didik dapat mengikuti kegiatan dengan baik. Permainan dilakukan secara bersama-sama sehingga peserta didik belajar untuk memperhatikan instruksi, menunggu giliran, mempertahankan konsentrasi, dan bekerja sama dengan teman untuk memainkan alat musiknya.
Pelaksanaan kegiatan memberikan pengalaman belajar yang positif bagi peserta didik. Melalui permainan angklung, peserta didik dapat mengembangkan konsentrasi, koordinasi, kemampuan mengikuti instruksi, kerja sama, tanggung jawab dan kepercayaan diri. Kegiatan dilakukan secara berkelompok juga mendorong peserta didik untuk berinteraksi dan terlihat aktif selama proses pembelajaran. Hal ini sejalan dengan tujuan SDG 4, yaitu mendukung terselenggarannya pendidikan inklusif dan berkualitas. Bagi peserta didik berkebutuhan khusus, kegiatan seperti ini menjadi bagian dari pembelajaran yang tidka hanya memperhatikan kemampuan akademik, tetapi juga perkembangan keterampilan dan potensi.
Selain menjadi sarana untuk mengenalkan seni musik, kegiatan ini dapat memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kreativitas dan kebutuhan peserta didik. Dengan adanya kegiatan yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan peserta didik, diharapkan proses pembelajaran di SLB Negeri 2 Bantul, dapat terus mendukung terwujudnya pendidikan yang inklusif dan berkualitas.



















