BANTUL – Dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, SLB Negeri 2 Bantul menyelenggarakan kegiatan karnaval bertema “Selamatkan Bumi” pada 13 Agustus 2026. Kegiatan ini melibatkan murid, guru, mahasiswa PK yang sedang melaksanakan praktik kependidikan di SLB Negeri 2 Bantul. Melalui kegiatan ini, murid diajak untuk mengenal pentingnya menjaga lingkungan dengan memanfaatkan barang bekas sebagai bahan pembuatan kostum. Kegiatan tersebut berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, khususnya dalam pemanfaatan kembali barang bekas secara kreatif.
Kegiatan karnaval bertujuan untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan sekaligus memberikan pengalaman belajar kepada murid mengenai kepedulian terhadap lingkungan. Dalam pelaksanaannya, murid, guru, mahasiswa PK UNY, dan staf sekolah menggunakan kostum bertema lingkungan yang dibuat dari berbagai barang bekas, seperti daun, galon bekas, kardus, dan masih banyak lagi. Bahan-bahan tersebut diolah dan dihias menjadi kostum karnaval yang unik dan menarik. Kegiatan karnaval dilaksanakan dengan berjalan mengelilingi lingkungan sekitar SLB Negeri 2 Bantul. Guru, orang tua, dan mahasiswa PK UNY turut mendampingi murid selama pelaksanaan karnaval agar kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.
Melalui kegiatan ini, murid memperoleh pengalaman dalam memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang bermanfaat dan memiliki nilai kreativitas. Pembuatan kostum juga memberikan kesempatan kepada murid untuk mengembangkan kreativitas, keberanian, dan keterampilan, dalam mengikuti kegiatan bersama. Selain keterlibatan guru dan mahasiswa PK mendukung terciptanya kegiatan pembelajaran yang menyenangkan. Pemanfaatan barang bekas dalam kegiatan ini sejalan dengan SDGs 12 yang mendorong penggunaan kembali barang serta penerapan kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Kegiatan karnaval bertema “Selamatkan Bumi” diharapkan dapat menjadi pengalaman yang berkesan bagi murid sekaligus menumbuhkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga lingkungan. Melalui kerja sama antara sekolah, guru, dan mahasiswa PK, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan bermakna bagi murid.

















