Malang – Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya Kelompok 22 melaksanakan kegiatan “Anak Bercerita, Desa Berkarya” di SD Negeri 02 Desa Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Program ini ditujukan untuk para siswa kelas 6 sekolah dasar dengan tujuan meningkatkan kemampuan literasi sekaligus mengembangkan kreativitas siswa melalui pelatihan menulis cerita pendek (cerpen) yang dipadukan dengan penyusunan buku cerita bergambar berbasis budaya lokal.
Dalam dunia modern saat ini, banyak tantangan yang dialami siswa sekolah dasar, terutama pada aspek minat membaca. Siswa perlu didorong untuk meningkatkan minat tersebut. Dengan adanya kegiatan “Anak Bercerita Desa Berkarya”, siswa diharapkan mampu memperoleh pengalaman langsung dalam pembuatan karya tulis kreatif dan mampu meningkatkan kemampuan dan minat literasinya.
Kegiatan dilakukan melalui dua rangkaian besar. Rangkaian pertama diawali dengan penyampaian materi mengenai konsep dasar cerita pendek, meliputi pengertian cerpen, unsur-unsur intrinsik, teknik menemukan ide cerita, penyusunan alur, penokohan, latar, hingga penyampaian amanat. Mahasiswa mengajak para siswa di SDN 02 Ardimulyo untuk menggali inspirasi dari pengalaman sehari-hari, cerita rakyat, serta tradisi yang berkembang di Desa Ardimulyo agar cerita yang dihasilkan lebih dekat dengan kehidupan mereka. Setelah memahami materi, siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk menyusun cerpen secara kolaboratif. Pada tahap ini, mahasiswa memberikan pendampingan dalam mengembangkan ide, menyusun jalan cerita, memilih diksi yang sesuai, serta memastikan setiap cerita memiliki pesan moral yang dapat dipetik pembaca. Kegiatan ini mendorong siswa untuk berani menuangkan gagasan dan mengembangkan imajinasi melalui karya tulis.
Pada rangkaian kedua, siswa diarahkan untuk melukis hasil karya cerpen yang sudah mereka selesaikan menjadi bentuk buku cerita bergambar. Siswa diberi kebebasan untuk menggambar dan mewarnai hasil karya mereka pada media yang sudah disediakan. Penyusunan buku cerita ini diharapkan mampu meningkatkan minat baca siswa karena menyajikan cerita yang berasal dari pengalaman dan budaya di lingkungan mereka sendiri. Selain menjadi media pembelajaran, buku cerita bergambar tersebut juga menjadi bentuk pelestarian budaya lokal melalui karya kreatif peserta didik.
Melalui program “Anak Bercerita, Desa Berkarya”, mahasiswa MMD Universitas Brawijaya berharap dapat memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus memperkuat kemampuan literasi siswa sejak dini. Program ini juga menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam bidang pengabdian kepada masyarakat dengan mendukung terciptanya pendidikan yang berkualitas serta pelestarian budaya lokal di Desa Ardimulyo.

























