Malang – Semangat untuk berani bermimpi dan menghargai sesama menjadi pesan utama dalam kegiatan Hospitality for Happiness: Dream Big, Respect Everyone yang digelar Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Universitas Brawijaya Kelompok 22 di SDN 2 Ardimulyo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, pada 14-16 Juli 2026 tersebut menyasar siswa kelas 6 SDN 2 Ardimulyo. Melalui rangkaian kegiatan edukatif dan kreatif. Mahasiswa mengajak para siswa untuk mengenal potensi yang dimiliki, meningkatkan rasa percaya diri, serta memahami pentingnya kesetaraan dan sikap saling menghargai.
Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendukung SDGs Desa 4: Pendidikan Desa Berkualitas. Pelaksanaannya berada di bawah arahan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), yakni Bapak Yusron Sugiarto, STP., MP., MSc., Ph.D.,
Pada hari pertama, para siswa mendapatkan materi mengenai potensi diri, kepercayaan diri, serta nilai-nilai kesetaraan. Materi disampaikan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter siswa sekolah dasar sehingga mereka dapat mengikuti kegiatan secara aktif dan menyenangkan.
Memasuki hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan pembuatan Dream Board. Melalui media tersebut, siswa menuangkan berbagai impian dan cita-cita yang ingin mereka raih di masa depan. Mahasiswa juga memfasilitasi Dream and Equality Corner sebagai ruang bagi siswa untuk mengekspresikan harapan sekaligus belajar mengenai pentingnya menghargai setiap individu.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup pada hari ketiga melalui Fun English Game dan sesi Storytelling. Dalam sesi tersebut, siswa mendapatkan kesempatan untuk tampil di depan teman-temannya dan menceritakan pengalaman maupun cita-cita mereka.
Menurut penanggung jawab program, kegiatan ini dirancang untuk membantu siswa membangun keberanian dan kepercayaan terhadap kemampuan diri. Terlebih, siswa kelas 6 sedang berada pada tahap persiapan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu mendorong anak-anak untuk lebih percaya pada kemampuan diri, berani menyampaikan pendapat, dan yakin bahwa setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya,” ujarnya.
Antusiasme siswa terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Salah satu siswa kelas 6 mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut membantunya menjadi lebih berani berbicara di depan kelas dan semakin termotivasi untuk mengejar cita-cita.
Melalui program Hospitality for Happiness, MMD UB Kelompok 22 berharap nilai keberanian, kepercayaan diri, dan sikap saling menghargai tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya mahasiswa untuk menghadirkan pengalaman pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter sebagai bekal siswa dalam menghadapi masa depan.
























