Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Bukan Sekadar Menghitung: Mengapa Literasi Matematika Menjadi Kunci di Kehidupan Nyata?

Nada Ramadhani by Nada Ramadhani
7 October 2026
in Opini
A A
0
Aktivitas sehari-hari manusia modern, seperti berbelanja, mengatur keuangan, dan membaca data grafik, yang selalu bersinggungan erat dengan penerapan literasi matematika.

Aktivitas sehari-hari manusia modern, seperti berbelanja, mengatur keuangan, dan membaca data grafik, yang selalu bersinggungan erat dengan penerapan literasi matematika.

856
SHARES
1.2k
VIEWS

Bagi sebagian orang, matematika identik dengan angka, rumus, dan deretan soal yang terkadang terasa sangat menyulitkan. Tidak sedikit pula yang skeptis dan bertanya, “Untuk apa bersusah payah belajar matematika jika dalam rutinitas sehari-hari kita tidak selalu menggunakan rumus?” Padahal, jika ditelaah lebih dalam, matematika memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar aktivitas menghitung.

Matematika sejatinya membantu seseorang untuk membongkar dan memahami berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan menggunakan konsep matematika dalam berbagai situasi ini dikenal dengan istilah literasi matematika. Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau OECD (2023) secara tegas menjelaskan bahwa literasi matematika tidak hanya berkaitan dengan kemampuan menghitung secara mekanis, tetapi lebih kepada kemampuan menggunakan, menafsirkan, dan mengevaluasi matematika dalam berbagai konteks kehidupan nyata.

Sadari atau tidak, matematika sangat dekat dengan detak kehidupan kita. Saat kita mengatur pengeluaran bulanan, membandingkan harga barang, menghitung estimasi waktu perjalanan, membaca grafik kesehatan, hingga memperkirakan kebutuhan logistik sehari-hari, kita sebenarnya sedang menggunakan cara berpikir matematis. Oleh karena itu, pembelajaran matematika akan menjadi jauh lebih bermakna apabila senantiasa dikaitkan dengan situasi yang dekat dengan kehidupan nyata peserta didik (Nurwahid & Ashar, 2022).

Contoh paling sederhana dapat kita temukan ketika berbelanja. Seorang konsumen cerdas perlu membandingkan harga, menghitung besaran potongan harga (diskon), memperkirakan jumlah uang yang harus dibayar, atau menentukan barang mana yang secara ekonomis lebih menguntungkan untuk dibeli. Rangkaian kemampuan tersebut merupakan bagian integral dari literasi matematika yang sangat dibutuhkan dalam mengarungi kehidupan masyarakat modern (Bolstad, 2023).

Di era disrupsi informasi saat ini, matematika juga bertindak sebagai tameng untuk membantu kita memahami kebenaran sebuah informasi. Saat melihat berita utama yang menyebutkan bahwa “penjualan meningkat 50 persen”, misalnya, kita tidak bisa hanya menelan angka tersebut mentah-mentah. Kita perlu memahami apa yang menjadi variabel pembandingnya dan apakah persentase peningkatan tersebut benar-benar menunjukkan kondisi yang lebih baik. Kemampuan membaca dan menafsirkan angka menjadi sangat krusial, mengingat angka sering kali digunakan sebagai alat untuk mengarahkan opini atau menyampaikan informasi kepada masyarakat luas (Jablonka & Bergsten, 2021).

Lebih jauh lagi, matematika adalah arena latihan terbaik untuk mengasah kemampuan memecahkan masalah (problem-solving). Dalam matematika, seseorang tidak hanya dituntut untuk mendapatkan hasil akhir atau jawaban, tetapi juga dituntut untuk memahami akar masalah, menentukan strategi penyelesaian yang efektif, dan secara teliti memeriksa kembali hasil yang diperoleh. Proses kognitif tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam pembelajaran matematika sekaligus pengembangan kapasitas berpikir manusia (Santos-Trigo, 2024).

Kemampuan memecahkan masalah ini terbukti berkaitan erat dengan literasi matematika. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa literasi matematika yang baik dapat membantu peserta didik tidak hanya dalam memahami aneka permasalahan, tetapi juga memandu mereka menentukan langkah penyelesaian yang paling tepat (Muhaimin et al., 2023). Fakta ini mengonfirmasi bahwa matematika menyajikan manfaat pragmatis yang lebih luas daripada sekadar instrumen untuk memperoleh nilai tinggi dalam ujian sekolah.

Melihat fakta-fakta tersebut, paradigma belajar matematika sudah seharusnya tidak lagi berfokus pada kegiatan menghafal rumus semata. Peserta didik perlu diberikan ruang dan kesempatan seluas-luasnya untuk memahami esensi konsep, menjelaskan alasan logis di balik sebuah perhitungan, menghubungkan matematika dengan fenomena kehidupan nyata, serta mengeksplorasi berbagai alternatif cara untuk menyelesaikan satu masalah. Pendekatan pembelajaran yang holistik seperti ini dipercaya mampu mendukung berkembangnya kemampuan berpikir kritis dan penalaran matematis secara optimal (Safitri, 2023).

Konteks kehidupan nyata mengambil porsi penting dalam merancang pembelajaran matematika yang efektif. Ketika sebuah persoalan matematika dijahit dengan situasi yang sangat mungkin ditemui siswa dalam kehidupan sehari-hari, mereka akan memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai alasan mengapa konsep tersebut mendesak untuk dipelajari. Penelitian dari Wisenöcker et al. (2024) pun menunjukkan bahwa konteks dan cara memandang suatu persoalan dapat memengaruhi secara signifikan bagaimana seseorang merumuskan dan menemukan solusi terhadap masalah matematika dalam kehidupan nyatanya.

Urgensi matematika tentu tidak berhenti di balik gerbang sekolah. Kemampuan meraba angka, memilah dan mengelola informasi, mengatur stabilitas keuangan, hingga mengambil keputusan strategis merupakan ragam kecakapan hidup (life skills) yang mutlak dibutuhkan. Literasi matematika terbukti bersinggungan langsung dengan ketangguhan seseorang dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial maupun ekonomi yang kian kompleks di tengah masyarakat (Serin, 2023).

Di Indonesia sendiri, pengembangan kemampuan pemecahan masalah telah menjadi salah satu fokus utama dalam berbagai riset pendidikan matematika. Kajian mutakhir dari Salsabila et al. (2024) menunjukkan tren bahwa penelitian mengenai kemampuan pemecahan masalah terus mengalami eskalasi dalam literatur pendidikan matematika di Tanah Air. Fenomena ini memperlihatkan pergeseran paradigma bahwa matematika di Indonesia kini tidak hanya dipandang sebagai mata pelajaran wajib yang harus dikuasai secara kognitif, melainkan sebagai sarana strategis untuk membangun dan mendewasakan kemampuan berpikir generasi bangsa.

Pada akhirnya, kita harus menyadari bahwa matematika bukan sekadar kumpulan angka dan tumpukan rumus kaku yang harus dihafalkan. Matematika adalah lensa yang membantu kita membaca dunia dan informasi di dalamnya, mengenali pola-pola kehidupan, mengurai benang kusut suatu masalah, mempertimbangkan berbagai pilihan secara rasional, dan pada gilirannya, mengambil keputusan dengan landasan yang jauh lebih masuk akal.

Kita mungkin tidak akan selalu menggunakan rumus menghitung luas lingkaran atau persamaan kuadrat dalam aktivitas kita hari ini atau esok. Namun, struktur dan cara berpikir logis yang diwariskan dari proses belajar matematika akan terus melekat dan digunakan—baik ketika kita sedang menyusun anggaran belanja, membaca data statistik di berita, membandingkan opsi investasi, maupun saat kita harus tegar menghadapi berbagai krisis dan persoalan kehidupan.

Dengan demikian, signifikansi matematika tidak hanya bertumpu pada kebanggaan saat mampu mendapatkan jawaban yang benar di atas kertas ujian kelas. Jauh lebih mulia dari itu, matematika mengajarkan kita sebuah seni tentang bagaimana berpikir secara logis, kritis, dan sistematis. Matematika bukan sekadar wacana tentang angka dan rumus, melainkan tentang bagaimana kita sanggup memahami realitas dunia dan membuat keputusan yang lebih baik dalam perjalanan kehidupan.

Baca Juga

e1faa490 bd84 4f49 9010 89383df50b88

Kebijakan deviden yang biasa dilakukan oleh sebuah perusahaan

7 October 2026
Untitled design 20261006 101430 0000

Keuangan Syariah: Hack Finansial Sustainable Buat Masa Depan Gen Z

7 October 2026
Foto Artikel

Pengembangan Talenta di Era AI: Strategi Membangun SDM yang Adaptif terhadap Perubahan Teknologi

7 October 2026
Locket 1790836000236 67

Bekerja untuk hidup, masih tidak cukup?

6 October 2026

Ditulis oleh: Siti Nurjanah (Mahasiswa Pendidikan Matematika UIN Bandung)

Referensi: Bolstad, O. H. (2023). Lower secondary students’ encounters with mathematical literacy. Mathematics Education Research Journal, 35, 237–253. https://doi.org/10.1007/s13394-021-00386-7 Jablonka, E., & Bergsten, C. (2021). Numbers don’t speak for themselves: Strategies of using numbers in public policy discourse. Educational Studies in Mathematics, 108, 579–596. https://doi.org/10.1007/s10649-021-10059-8 Muhaimin, L. H., et al. (2023). Unlocking the secrets of students’ mathematical literacy to solve mathematical problems: A systematic literature review. Eurasia Journal of Mathematics, Science and Technology Education. https://doi.org/10.29333/ejmste/14404 Nurwahid, M., & Ashar, S. (2022). A literature review: Efforts to overcome student’s mathematical literacy. Jurnal Eksakta Pendidikan, 6(2), 214–221. https://doi.org/10.24036/jep/vol6-iss2/666 OECD. (2023). PISA 2022 Assessment and Analytical Framework: Mathematics, Reading, Science and Financial Literacy. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/dfe0bf9c-en Roorda, G., de Vries, S., & Smale-Jacobse, A. E. (2024). Using lesson study to help mathematics teachers enhance students’ problem-solving skills with teaching through problem solving. Frontiers in Education, 9. https://doi.org/10.3389/feduc.2024.1331674 Safitri, N. (2023). The importance of developing mathematical literacy to improve students’ critical thinking abilities. EDUCTUM: Journal Research, 2(3), 94–97. https://doi.org/10.56495/ejr.v2i3.431 Salsabila, S., Mulyaning, E. C., & Ferta, T. A. (2024). Trends of problem-solving skills research in journal of mathematics education in Indonesia. Journal on Mathematics Education Research, 5(2), 111–124. https://ejournal.upi.edu/index.php/JMER/article/view/73020 Santos-Trigo, M. (2024). Problem solving in mathematics education: Tracing its foundations and current research-practice trends. ZDM–Mathematics Education, 56, 211–222. https://doi.org/10.1007/s11858-024-01578-8 Serin, H. (2023). The significance of mathematical literacy in today’s society.

    Tags: hitungKehidupan NyataKunciliterasiMatematika
    Share342Tweet214Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    Bapas Segera Hadir di Bengkulu Selatan, Akses Layanan Pemasyarakatan Masyarakat Makin Dekat

    Next Post

    Amrina Rosada: Jejak Inspiratif Sang Juara Umum SMA yang Kini Sukses Berkarier, Kuliah, dan Berbisnis

    Nada Ramadhani

    Nada Ramadhani

    Related Posts

    e1faa490 bd84 4f49 9010 89383df50b88

    Kebijakan deviden yang biasa dilakukan oleh sebuah perusahaan

    7 October 2026
    Untitled design 20261006 101430 0000

    Keuangan Syariah: Hack Finansial Sustainable Buat Masa Depan Gen Z

    7 October 2026
    Foto Artikel

    Pengembangan Talenta di Era AI: Strategi Membangun SDM yang Adaptif terhadap Perubahan Teknologi

    7 October 2026
    Locket 1790836000236 67

    Bekerja untuk hidup, masih tidak cukup?

    6 October 2026
    Next Post
    Potret Amrina Rosada, sosok generasi muda inspiratif dan multitalenta yang gigih mengejar mimpi melalui pendidikan, karier, serta wirausaha.

    Amrina Rosada: Jejak Inspiratif Sang Juara Umum SMA yang Kini Sukses Berkarier, Kuliah, dan Berbisnis

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Potret Amrina Rosada, sosok generasi muda inspiratif dan multitalenta yang gigih mengejar mimpi melalui pendidikan, karier, serta wirausaha.

    Amrina Rosada: Jejak Inspiratif Sang Juara Umum SMA yang Kini Sukses Berkarier, Kuliah, dan Berbisnis

    7 October 2026
    Aktivitas sehari-hari manusia modern, seperti berbelanja, mengatur keuangan, dan membaca data grafik, yang selalu bersinggungan erat dengan penerapan literasi matematika.

    Bukan Sekadar Menghitung: Mengapa Literasi Matematika Menjadi Kunci di Kehidupan Nyata?

    7 October 2026
    Desain tanpa judul 3

    Bapas Segera Hadir di Bengkulu Selatan, Akses Layanan Pemasyarakatan Masyarakat Makin Dekat

    7 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 07 at 12.54.06

    Kembangkan Keterampilan Bangun Kemandirian, Lapas Mojokerto Dorong Kreativitas Warga Binaan Perempuan melalui Kegiatan Merajut

    7 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 07 at 09.52.31 300kb

    Cek Kesehatan Gratis, Lapas Mojokerto Perluas Akses Layanan Kesehatan bagi Keluarga Warga Binaan dan Masyarakat

    7 October 2026
    Desain tanpa judul 2

    Gerak Cepat, Bapas Bengkulu Jalankan Perintah Presiden Bantu Asesmen untuk Rehabilitasi dan Re-edukasi Warga Binaan

    7 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita