Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Profil

Polisi Bersama Masyarakat Jangan Cuma Slogan: Warga Lamongan Tantang Kapolri Sederhanakan STNK dan SIM

Sami'an by Sami'an
7 October 2026
in Profil
A A
0
FB IMG 1791298917345
851
SHARES
1.2k
VIEWS

LAMONGAN — Tagline “Polisi Bersama Masyarakat” kini memasuki fase pembuktian. Publik tidak hanya membutuhkan slogan yang terdengar indah, tetapi pelayanan nyata yang dirasakan sampai ke masyarakat kecil.

Pesan itulah yang disampaikan Sami’an, warga Lamongan, menyikapi arah baru Kepolisian di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto.

Menurut Sami’an, jika Polri benar-benar ingin menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan, maka salah satu hal yang perlu dibenahi adalah pelayanan administrasi yang bersentuhan langsung dengan rakyat, termasuk pengurusan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Polisi Bersama Masyarakat jangan hanya menjadi tagline. Rakyat harus merasakan langsung dalam pelayanan. Permudah, layani, dan jangan membebani rakyat kecil,” kata Sami’an.

Bukan Sekadar Memberantas Premanisme, Pelayanan Juga Harus Dibenahi

Dalam uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri di hadapan Komisi III DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 1 Oktober 2026, Suyudi menyampaikan sejumlah persoalan yang akan menjadi perhatian Polri.

Di antaranya premanisme dan pemerasan, kejahatan jalanan, tawuran hingga debt collector.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian karena persoalan tersebut memang bersentuhan langsung dengan rasa aman masyarakat.

Namun bagi masyarakat, ukuran kedekatan polisi dengan rakyat tidak berhenti pada keberhasilan memberantas kejahatan di jalan.

Ada persoalan lain yang setiap hari dihadapi warga: pelayanan publik.

Di sinilah tagline “Polisi Bersama Masyarakat” akan benar-benar diuji.

Sebab masyarakat tidak hanya bertemu polisi ketika menjadi korban kejahatan. Masyarakat juga berhadapan dengan sistem kepolisian ketika mengurus SIM, administrasi kendaraan, membuat laporan, meminta perlindungan hukum hingga mencari kepastian atas sebuah persoalan.

Rakyat Kecil Bertanya: Untuk Apa dan Ke Mana Uang Pelayanan?

Sami’an mempertanyakan masih adanya beban administratif yang harus ditanggung masyarakat dalam pengurusan dan perpanjangan dokumen kendaraan serta SIM.

Menurut dia, masyarakat berhak mendapatkan penjelasan yang mudah dipahami mengenai biaya, dasar pungutan, mekanisme pelayanan dan penggunaan penerimaan negara yang berkaitan dengan pelayanan tersebut.

“Rakyat kecil sering bertanya, untuk apa dan ke mana uang yang dibayarkan ketika mengurus pelayanan kendaraan dan SIM. Ini bukan berarti masyarakat menolak aturan. Justru masyarakat ingin aturan itu sederhana, transparan dan tidak memberatkan,” ujarnya.

Pertanyaan tersebut, menurut Sami’an, seharusnya tidak dianggap sebagai bentuk perlawanan terhadap institusi.

Sebaliknya, kritik masyarakat dapat menjadi bahan evaluasi untuk membangun pelayanan yang lebih baik.

STNK dan SIM Cukup Sekali Seumur Hidup?

Dari persoalan tersebut muncul sebuah gagasan yang cukup berani:

Pengurusan STNK dan SIM cukup satu kali seumur hidup.

Gagasan ini disampaikan Sami’an sebagai aspirasi masyarakat, bukan sebagai kebijakan yang saat ini sudah berlaku.

Menurutnya, negara perlu mencari terobosan agar pelayanan administrasi tidak terus-menerus membuat masyarakat datang ke loket dan mengeluarkan biaya untuk proses yang secara administratif dapat disederhanakan.

“Kalau datanya sudah ada, identitas sudah tercatat, kendaraan sudah terdata dan seseorang sudah dinyatakan memenuhi syarat mengemudi, mengapa pelayanan tidak bisa dibuat lebih sederhana?” katanya.

Namun, gagasan SIM seumur hidup tetap perlu dikaji dari aspek keselamatan lalu lintas. SIM berkaitan dengan kompetensi pengemudi, sehingga apabila masa berlaku administratif diubah, pemerintah tetap harus memiliki mekanisme untuk memastikan pengemudi memenuhi standar keselamatan.

Demikian pula STNK. Penyederhanaan administrasi tidak berarti menghapus kewajiban lain seperti pendataan kendaraan maupun kewajiban perpajakan yang berlaku.

Karena itu, yang ditawarkan masyarakat sebenarnya bukan sekadar “gratis” atau “tanpa perpanjangan”, melainkan sebuah pertanyaan mendasar:

Bisakah pelayanan negara dibuat lebih sederhana tanpa mengurangi fungsi pengawasan dan keselamatan?

Jangan Tunggu Viral Baru Bergerak

Sorotan lain yang disampaikan Suyudi dalam uji kelayakan adalah fenomena “no viral, no justice”.

Pesan ini menjadi penting karena masyarakat sering kali merasa harus membawa persoalan ke ruang publik terlebih dahulu agar mendapatkan perhatian.

Jika benar Polri ingin menjadi institusi yang bersama masyarakat, maka warga seharusnya tidak perlu memiliki banyak pengikut media sosial untuk mendapatkan pelayanan.

Rakyat biasa pun harus didengar.

Laporan masyarakat harus ditangani berdasarkan hukum dan prosedur, bukan berdasarkan seberapa viral kasus tersebut.

Kritik masyarakat juga tidak semestinya langsung dipandang sebagai serangan terhadap institusi.

Kritik adalah salah satu cara masyarakat mengingatkan negara bahwa masih ada persoalan yang perlu diperbaiki.

Debt Collector Jadi Prioritas, Publik Menunggu Bukti

Pernyataan Suyudi yang memasukkan debt collector sebagai salah satu prioritas juga menimbulkan ekspektasi di tengah masyarakat.

Persoalan penagihan kendaraan atau utang memang memiliki aspek hukum yang kompleks. Di satu sisi terdapat hak kreditur untuk memperoleh pembayaran. Namun di sisi lain, proses penagihan tetap harus dilakukan sesuai hukum dan tidak boleh berubah menjadi intimidasi, ancaman, kekerasan atau tindakan yang merampas hak warga secara sewenang-wenang.

Karena itu, ketika Kapolri menyebut debt collector sebagai salah satu persoalan prioritas, masyarakat tentu menunggu bagaimana komitmen tersebut diterjemahkan di lapangan.

Bukan sekadar pernyataan di ruang sidang DPR, tetapi terlihat dalam tindakan aparat ketika masyarakat menghadapi persoalan.

Dari Gedung Parlemen ke Loket Pelayanan

Inilah tantangan terbesar tagline “Polisi Bersama Masyarakat”.

Pernyataan tersebut disampaikan di gedung parlemen. Tetapi pembuktiannya akan berlangsung jauh dari Jakarta.

Baca Juga

LinkedIn Sebagai Portofolio Hidup Siswa SMK Dari Jejak Digital Menuju AI Visibility

Dari Tugas Sekolah Menjadi Portofolio: Siswa Bisnis Digital SMK IBU Jember Belajar Membangun Reputasi di LinkedIn

7 October 2026
Potret Cintya Rahma Sari, siswi berprestasi asal SMK Negeri 2 Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang berhasil mengharumkan nama daerah dengan memborong empat gelar juara Olimpiade pada berbagai bidang mata pelajaran di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

Kisah Inspiratif Cintya Rahma Sari: Siswi SMKN 2 Batang Toru yang Borong 4 Gelar Juara Olimpiade Tingkat Provinsi

6 October 2026
images 1

Bursa Kabinet: Didorong Masuk Kementerian Bakom RI, Mantan Korpus BEM SI Herianto Dinilai Cocok Jadi Jembatan Gen Z di Istana

6 October 2026
Potret Annisa Dwi Rahmalia, pelajar inspiratif yang aktif mengembangkan diri di dunia public speaking dan kini tengah mewujudkan dedikasinya melalui ajang Duta Generasi Remaja (GenRe) Indonesia Batch IV. Semangat mudanya terus menginspirasi banyak orang

Mengenal Annisa Dwi Rahmalia: Pelajar Berprestasi yang Melenggang ke Duta GenRe Indonesia Batch IV

6 October 2026

Di kantor polisi.

Di jalan raya.

Di tengah kampung.

Di ruang pelayanan SIM.

Di pelayanan administrasi kendaraan.

Dan di setiap tempat ketika masyarakat membutuhkan perlindungan serta kepastian hukum.

Masyarakat tidak akan menilai Polri hanya dari pidato pejabat.

Masyarakat akan menilai dari pengalaman mereka ketika berhadapan langsung dengan aparat.

Jika pelayanan cepat, transparan dan ramah, masyarakat akan merasakan kehadiran negara.

Sebaliknya, jika pelayanan berbelit, mahal dan sulit diakses, tagline tersebut berisiko hanya berhenti sebagai tulisan.

Sami’an: Jangan Bebani Rakyat Kecil

Sami’an berharap kepemimpinan baru Polri memberikan perhatian serius terhadap kelompok masyarakat yang secara ekonomi paling rentan.

Menurutnya, masyarakat kecil tidak meminta perlakuan istimewa.

Mereka hanya meminta pelayanan yang mudah, biaya yang jelas, prosedur yang sederhana dan perlakuan yang adil.

“Rakyat tidak meminta dimanjakan. Rakyat hanya ingin dilayani dengan baik. Kalau memang Polri bersama masyarakat, mari buktikan dengan pelayanan yang benar-benar meringankan masyarakat. STNK dan SIM kalau bisa cukup satu kali seumur hidup, dengan sistem yang tetap menjamin keamanan, keselamatan dan kepastian hukum,” tegasnya.

Kini Saatnya Slogan Dibuktikan

Komisi III DPR RI sebelumnya menyetujui Suyudi sebagai Kapolri dan persetujuan tersebut kemudian berlanjut dalam rapat paripurna DPR.

Artinya, berbagai gagasan yang disampaikan dalam proses uji kelayakan kini memasuki tahap yang jauh lebih penting: pelaksanaan.

Publik tidak lagi hanya menunggu apa yang akan dikatakan.

Publik akan melihat apa yang akan dilakukan.

Pemberantasan premanisme ditunggu.

Penanganan debt collector ditunggu.

Pemberantasan kejahatan jalanan ditunggu.

Penanganan praktik pemerasan ditunggu.

Dan yang tidak kalah penting, perbaikan pelayanan publik juga ditunggu.

Sebab “Polisi Bersama Masyarakat” pada akhirnya bukan tentang seberapa besar slogan itu dipasang.

Ukuran sebenarnya adalah apakah masyarakat kecil merasa lebih aman, lebih mudah mendapatkan pelayanan, lebih didengar ketika mengadu, dan tidak merasa dipersulit ketika berhadapan dengan negara.

Dari Lamongan, aspirasi itu sederhana:

Permudah pelayanan. Transparankan biaya. Jangan bebani rakyat kecil. Dan jika memungkinkan, kaji sistem agar pengurusan STNK dan SIM tidak harus berulang kali sepanjang hidup.

Kini bola berada di tangan Polri.

Tagline sudah diumumkan. Masyarakat tinggal menunggu pembuktiannya.

    Tags: Jangan Cuma SloganKapolriLamonganPolisi Bersama MasyarakatSIMSTNK
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Perayaan Dies Natalis HMTK UNPAM

    Next Post

    Pengembangan Talenta di Era AI: Strategi Membangun SDM yang Adaptif terhadap Perubahan Teknologi

    Sami'an

    Sami'an

    Related Posts

    LinkedIn Sebagai Portofolio Hidup Siswa SMK Dari Jejak Digital Menuju AI Visibility

    Dari Tugas Sekolah Menjadi Portofolio: Siswa Bisnis Digital SMK IBU Jember Belajar Membangun Reputasi di LinkedIn

    7 October 2026
    Potret Cintya Rahma Sari, siswi berprestasi asal SMK Negeri 2 Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang berhasil mengharumkan nama daerah dengan memborong empat gelar juara Olimpiade pada berbagai bidang mata pelajaran di tingkat Provinsi Sumatera Utara.

    Kisah Inspiratif Cintya Rahma Sari: Siswi SMKN 2 Batang Toru yang Borong 4 Gelar Juara Olimpiade Tingkat Provinsi

    6 October 2026
    images 1

    Bursa Kabinet: Didorong Masuk Kementerian Bakom RI, Mantan Korpus BEM SI Herianto Dinilai Cocok Jadi Jembatan Gen Z di Istana

    6 October 2026
    Potret Annisa Dwi Rahmalia, pelajar inspiratif yang aktif mengembangkan diri di dunia public speaking dan kini tengah mewujudkan dedikasinya melalui ajang Duta Generasi Remaja (GenRe) Indonesia Batch IV. Semangat mudanya terus menginspirasi banyak orang

    Mengenal Annisa Dwi Rahmalia: Pelajar Berprestasi yang Melenggang ke Duta GenRe Indonesia Batch IV

    6 October 2026
    Next Post
    Foto Artikel

    Pengembangan Talenta di Era AI: Strategi Membangun SDM yang Adaptif terhadap Perubahan Teknologi

    Untitled design 20261006 101430 0000

    Keuangan Syariah: Hack Finansial Sustainable Buat Masa Depan Gen Z

    LinkedIn Sebagai Portofolio Hidup Siswa SMK Dari Jejak Digital Menuju AI Visibility

    Dari Tugas Sekolah Menjadi Portofolio: Siswa Bisnis Digital SMK IBU Jember Belajar Membangun Reputasi di LinkedIn

    Dokumentasi Kegiatan KIN 300kb

    Program Kerja Bidang Eksternal HMTK UNPAM

    Screenshot 2026 10 07 085259

    Mengenal Treasury Connect: Solusi Praktis Mengakses Layanan KPPN

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Aktivitas sehari-hari manusia modern, seperti berbelanja, mengatur keuangan, dan membaca data grafik, yang selalu bersinggungan erat dengan penerapan literasi matematika.

    Bukan Sekadar Menghitung: Mengapa Literasi Matematika Menjadi Kunci di Kehidupan Nyata?

    7 October 2026
    Desain tanpa judul 3

    Bapas Segera Hadir di Bengkulu Selatan, Akses Layanan Pemasyarakatan Masyarakat Makin Dekat

    7 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 07 at 12.54.06

    Kembangkan Keterampilan Bangun Kemandirian, Lapas Mojokerto Dorong Kreativitas Warga Binaan Perempuan melalui Kegiatan Merajut

    7 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 07 at 09.52.31 300kb

    Cek Kesehatan Gratis, Lapas Mojokerto Perluas Akses Layanan Kesehatan bagi Keluarga Warga Binaan dan Masyarakat

    7 October 2026
    Desain tanpa judul 2

    Gerak Cepat, Bapas Bengkulu Jalankan Perintah Presiden Bantu Asesmen untuk Rehabilitasi dan Re-edukasi Warga Binaan

    7 October 2026
    Screenshot

    Kanwil Ditjenpas Jambi: Satu Klik, Besar Dampaknya

    7 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita