Tapanuli Selatan kembali melahirkan generasi muda yang patut dibanggakan. Di usianya yang masih sangat belia, prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh seorang pelajar berbakat asal Kecamatan Muara Batang Toru. Cintya Rahma Sari, siswi kelas X dari SMK Negeri 2 Batang Toru program keahlian Geologi Pertambangan, sukses mengharumkan nama sekolah dan daerah asalnya setelah menaklukkan ajang Olimpiade tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Prestasi yang diraih oleh remaja kelahiran 20 Januari 2011 ini sangat mengesankan karena ia tidak hanya menguasai satu bidang, melainkan empat mata pelajaran sekaligus—membuktikan kecerdasan analitis dan linguistik yang seimbang. Dalam kompetisi bergengsi tingkat provinsi tersebut, Cintya berhasil menduduki tahta tertinggi sebagai Juara 1 di bidang Kimia. Tidak berhenti di situ, ia juga menyabet Juara 2 di bidang Fisika, Juara 2 di bidang Bahasa Indonesia, serta mengamankan posisi Juara 3 untuk kategori Pengetahuan Umum.
Mental juara dan rekam jejak akademis yang cemerlang rupanya sudah terbangun sejak dini. Sebelum berseragam putih-abu-abu, Cintya dikenal sebagai salah satu siswi paling berprestasi saat masih menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Muara Batang Toru. Konsistensinya dalam belajar dan kemauannya untuk terus mengasah diri menjadi kunci utama keberhasilannya dalam bersaing dengan siswa-siswi terbaik lainnya di Sumatera Utara.
Berdomisili di kawasan Muara Manompas, Kabupaten Tapanuli Selatan, semangat belajar Cintya tidak lepas dari dukungan penuh keluarga. Pencapaian luar biasa ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kedua orang tuanya, Bapak Wasono Juantoro dan Ibu Diana, yang terus mendampingi langkah putri mereka.
Kini, sebagai pelajar di jurusan Geologi Pertambangan, jalan Cintya untuk mengeksplorasi potensi dirinya masih sangat panjang. Keberhasilannya memborong empat gelar juara di tingkat provinsi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda lainnya di Tapanuli Selatan untuk berani bermimpi besar, serta menjadi batu loncatan bagi Cintya untuk melangkah ke kompetisi tingkat nasional di masa depan.




















