Bengkulu Selatan – Masyarakat Bengkulu Selatan berpeluang mendapatkan akses layanan pemasyarakatan yang lebih dekat. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menyatakan dukungan terhadap rencana pembangunan Kantor Balai Pemasyarakatan (Bapas) di wilayah tersebut.
Dukungan itu mengemuka saat Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, bersama jajaran melakukan audiensi dengan Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajudin, beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat (2/10/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana pembangunan Kantor Bapas sebagai bagian dari penguatan pelayanan pemasyarakatan di daerah.
Rencana pembangunan Bapas di Bengkulu Selatan menjadi bagian dari pengembangan layanan pemasyarakatan secara nasional. Pemerintah merencanakan pembangunan sekitar 100 titik Bapas baru di berbagai wilayah Indonesia, termasuk tiga lokasi di Provinsi Bengkulu. Bengkulu Selatan menjadi salah satu daerah yang masuk dalam rencana pengembangan tersebut.
Bagi masyarakat Bengkulu Selatan, kehadiran Bapas dinilai memiliki arti penting. Selama ini, akses terhadap layanan pembimbingan, pendampingan, dan pengawasan pemasyarakatan masih harus terhubung dengan layanan Bapas yang berada di Kota Bengkulu. Dengan adanya kantor Bapas di Bengkulu Selatan, masyarakat dan klien pemasyarakatan di wilayah tersebut diharapkan tidak lagi menghadapi kendala jarak dalam memperoleh layanan.
Keberadaan Bapas di daerah juga akan memperkuat pelayanan yang bersentuhan langsung dengan proses reintegrasi sosial. Klien pemasyarakatan membutuhkan pembimbingan dan pengawasan sebagai bagian dari proses kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat. Kedekatan layanan diharapkan membuat proses tersebut berlangsung lebih efektif dan mudah dijangkau.
Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajudin, menyambut baik rencana pembangunan tersebut. Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menyatakan kesiapan untuk bersinergi dan mendukung proses pembangunan sesuai kewenangan serta ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan menyambut baik rencana pembangunan Bapas. Kami siap bersinergi dan mendukung upaya penguatan pelayanan pemasyarakatan di daerah,” ujar Rifai Tajudin dalam audiensi tersebut.
Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, mengatakan pembangunan Bapas di Bengkulu Selatan merupakan langkah strategis untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Dengan hadirnya Bapas di Bengkulu Selatan, kami berharap pelayanan pembimbingan, pendampingan dan pengawasan terhadap klien pemasyarakatan dapat dilakukan lebih dekat, cepat dan efektif. Ini bukan hanya tentang pembangunan kantor, tetapi bagaimana negara hadir memberikan pelayanan pemasyarakatan yang lebih mudah dijangkau masyarakat,” kata Aidil.
Menurut Aidil, dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan rencana tersebut. Sinergi antara Bapas dan pemerintah kabupaten diperlukan agar pembangunan dapat berjalan sesuai tahapan dan ketentuan yang telah ditetapkan.
Rencana pembangunan ditargetkan mulai direalisasikan pada tahun ini dan paling lambat pada 2028, menyesuaikan tahapan perencanaan serta ketentuan yang berlaku.
Audiensi kemudian ditutup dengan sesi foto bersama. Pertemuan tersebut menjadi penanda awal penguatan sinergi antara Bapas Kelas I Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam menghadirkan layanan pemasyarakatan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Jika terealisasi, kehadiran Bapas di Bengkulu Selatan tidak hanya menambah infrastruktur pelayanan pemerintah, tetapi juga membuka akses yang lebih dekat bagi klien pemasyarakatan dan keluarga mereka. Dengan demikian, proses pembimbingan dan reintegrasi sosial dapat dilakukan lebih optimal, sekaligus memperkuat kehadiran negara dalam mendukung masyarakat Bengkulu Selatan.(IH)



















