Ternate – Dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kesehatan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), Lapas Kelas IIA Ternate membangun sinergi erat dengan Dinas Kesehatan Kota Ternate. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan koordinasi yang dipimpin oleh Kasubsi Bimkemaswat bersama Dokter Klinik Lapas Ternate di Kantor Dinas Kesehatan Kota Ternate, Selasa (22/09).
Kedatangan tim Lapas Ternate diterima langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Dinas Kesehatan Kota Ternate. Pertemuan tersebut membahas sejumlah agenda strategis terkait pelayanan kesehatan bagi warga binaan, antara lain kegiatan promosi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, pengadaan obat-obatan bagi penyakit yang termasuk dalam Program Nasional (Prognas), hingga kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS). Seluruh poin kesepakatan ini nantinya akan dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) resmi antara kedua belah pihak.
Kalapas Ternate, Faozul Ansori, menegaskan pentingnya pemenuhan hak kesehatan bagi seluruh warga binaan selama menjalani masa pidana.
“Kesehatan merupakan hak mendasar setiap warga binaan. Sinergi dan kerja sama resmi melalui PKS dengan Dinas Kesehatan Kota Ternate nanti menjadi langkah konkret kami untuk memastikan pelayanan kesehatan yang optimal, merata, dan berkelanjutan di dalam lapas,” ujar Faozul Ansori.
Sebagai tindak lanjut dari koordinasi tersebut, perwakilan Dinas Kesehatan Kota Ternate melakukan kunjungan balasan ke Lapas Ternate untuk melaksanakan kegiatan Pendataan Penyakit Tidak Menular (PTM). Pendataan ini bertujuan untuk memetakan warga binaan penderita PTM agar mendapatkan pemeriksaan rutin dan obatnya.

Kasubsi Bimkemaswat Lapas Ternate, Presley Y. Hutapea, menjelaskan bahwa hasil pendataan ini akan segera ditindaklanjuti dengan langkah administratif formal.
“Melalui pendataan PTM ini, kami dapat mengidentifikasi kondisi kesehatan warga binaan secara lebih mendalam. Sebagai tindak lanjut, Lapas Ternate akan segera bersurat ke Dinas Kesehatan Kota Ternate untuk pengajuan kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis),” jelas Presley Y. Hutapea.
Melalui kerja sama berkelanjutan ini, Lapas Ternate terus berkomitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat dan mendukung proses pembinaan warga binaan secara maksimal.






















