Perkembangan industri kuliner mendorong pelaku usaha untuk terus menciptakan inovasi produk yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen. Salah satu peluang usaha yang dapat dikembangkan adalah Samyang Roll, yaitu produk makanan berbahan dasar mi Samyang yang diolah menjadi bentuk gulungan dengan tambahan berbagai bahan pelengkap. Produk ini menawarkan perpaduan cita rasa pedas, variasi isian, serta konsep penyajian yang berbeda dengan harga yang relatif terjangkau. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi segmentasi pasar dan positioning produk Samyang Roll dengan menjadikan Generasi Z sebagai target konsumen utama. Metode penulisan menggunakan pendekatan deskriptif melalui kajian konsep pemasaran dan analisis peluang bisnis. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa Samyang Roll memiliki potensi pasar di kalangan pelajar dan mahasiswa yang menyukai makanan pedas, praktis, dan memiliki harga sesuai dengan kemampuan daya beli. Strategi pemasaran dapat dilakukan melalui penetapan harga yang kompetitif, pengembangan variasi produk, pemanfaatan media sosial, serta penciptaan identitas merek yang menarik. Dengan penerapan strategi segmentasi, targeting, dan positioning yang tepat, Samyang Roll berpeluang menjadi alternatif usaha kuliner yang memiliki daya saing.
Kata Kunci: Segmentasi Pasar, Positioning, Samyang Roll, Generasi Z, Strategi Pemasaran.
Pendahuluan
Perkembangan industri makanan saat ini membuktikan bahwa semakin banyak camilan yang dikembangkan setiap harinya untuk berbagai kelompok masyarakat termasuk kaum muda. Dengan perubahan gaya hidup dan tren makanan saat ini banyak para pengusaha yang semakin di dorong untuk mengembangkan camilan yang tidak hanya menarik tetapi juga enak dan terjangkau. Salah satu peluang bisnis yang bisa dikembangkan adalah Samyang Roll. Samyang Roll adalah camilan yang dibuat dengan menggabungkan mi instan Samyang dengan kertas beras, keju dan nori.
Camilan ini merupakan perpaduan rasa pedas khas Korea dan tren pengembangan camilan. Samyang Roll memiliki potensi untuk menarik banyak konsumen terutama generasi Z karena mereka tertarik dengan tren makanan. Namun hal ini membutuhkan strategi pemasaran yang tepat agar bisa sukses di pasaran terutama target pasar dan posisi produk itu sendiri.
Segmentasi Pasar Samyang Roll
Segmentasi pasar dapat didefinisikan sebagai proses membagi atau mengelompokkan pasar menjadi berbagai segmen yang terdiri dari konsumen potensial yang memiliki kesamaan berdasarkan beberapa karakteristik,kebutuhan dan perilaku. Untuk bisnis Samyang Roll bisnis pasar dapat dibagi menjadi berbagai segmen.
1. Segmentasi Demografis
Kriteria demografis menunjukkan bahwa Samyang Roll menargetkan konsumen yang berusia antara 15 sampai 27 tahun,yaitu sebagian besar terdiri dari pelajar dan pekerja muda. Rentang usia ini dipilih karena konsumen pada kelompok usia ini memiliki minat pada makanan modern dan dapat tertarik pada produk makanan baru. Selain itu harga produknya relatif rendah sehingga membuatnya dapat diakses oleh konsumen dengan pendapatan terbatas.
2. Segmentasi Geografis
Menurut kriteria geografis pemasaran Samyang Roll akan diarahkan pada lingkungan sekolah,kampus,daerah pinggiran kota dan tempat-tempat dimana kaum muda menghabiskan waktu. Tempat-tempat tersebut dianggap memiliki potensi karena mereka mengandung konsumen yang membutuhkan camilan untuk menemani aktivitas sehari-hari mereka.
3. Segmentasi Psikografis
Menurut kriteria psikografis Samyang Roll akan berorientasi pada konsumen yang menyukai makanan pedas, penggemar makanan Korea dan yang suka mencicipi jenis makanan baru. Pasar sasaran jenis konsumen ini adalah orang-orang yang lebih menyukai produk yang baru,menarik dan sedang tren.
4. Segmentasi Perilaku
Menurut kriteria perilaku Samyang Roll ditargetkan pada konsumen yang memiliki kebiasaan membeli camilan,mencari makanan dengan harga murah dan tertarik pada produk dengan rasa yang beragam. Situs jejaring sosial juga bisa digunakan untuk mempromosikan produk ini kepada konsumen yang menggunakan media tersebut.
Targeting Samyang Roll
Setelah menentukan segmentasi pasar maka langkah selanjutnya adalah menentukan kelompok konsumen yang akan menjadi target konsumen. Target konsumen untuk Samyang Roll adalah Generasi Z termasuk pelajar dan mahasiswa yang memiliki selera makanan pedas dan masakan Korea.
Alasan mengapa kelompok konsumen ini menjadi target karena sifat Generasi Z yang cukup mirip dengan tren yang terkait dengan perkembangan makanan dan media sosial. Selain itu kelompok konsumen ini cenderung mengonsumsi produk yang tampilannya menarik dan harganya terjangkau.
Dengan harga jual Rp20.000 per porsi Samyang Roll diharapkan dapat memberikan pilihan camilan alternatif bagi konsumen yang menyukai makanan pedas Korea tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
Positioning Samyang Roll
Positioning adalah proses dimana perusahaan atau perusahaan bisnis berusaha menciptakan citra dan keunggulan produk mereka di benak konsumen dibandingkan dengan kompetitornya. Samyang Roll diposisikan sebagai makanan camilan modern dengan rasa Korea pedasnya,campuran bahan-bahan yang menarik dan harga yang terjangkau.
Hal terpenting yang ingin ditekankan Samyang Roll pada produknya adalah rasa unik yang dibuat dari mi Samyang,kue beras, keju dan nori. Produk ini tidak hanya memberikan rasa pedas tetapi juga kenikmatan dari makanan dengan konsep unik tersebut.
Poin lainnya adalah harga Rp20.000 per bungkus merupakan daya tarik bagi konsumen sasaran yaitu pelajar,mahasiswa dan Generasi Z. Dengan posisi ini diharapkan Samyang Roll dikenal sebagai makanan camilan Korea yang enak dengan harga praktis dan terjangkau.
Strategi Pemasaran
Untuk memperkenalkan Samyang Roll kepada konsumen, strategi pemasaran dapat dilakukan melalui beberapa cara berikut:
1. Promosi Media Sosial
Memanfaatkan Instagram, TikTok, dan WhatsApp untuk memperkenalkan produk melalui foto, video proses pembuatan, informasi harga, dan testimoni pelanggan.
2. Promosi dari Mulut ke Mulut
Mendorong konsumen yang telah mencoba produk untuk merekomendasikannya kepada teman, keluarga, dan lingkungan sekitar.
3. Penawaran Harga Terjangkau
Menetapkan harga jual Rp20.000 per porsi agar sesuai dengan daya beli target konsumen, khususnya pelajar dan mahasiswa.
4. Menjaga Kualitas Produk
Memastikan rasa, kebersihan, kualitas bahan, dan penyajian tetap terjaga sehingga konsumen merasa puas dan tertarik melakukan pembelian ulang.
5. Pemesanan yang Praktis
Menyediakan sistem pemesanan melalui WhatsApp atau media sosial agar konsumen dapat melakukan pemesanan dengan mudah.
Kesimpulan
Dengan mempertimbangkan informasi mengenai segmentasi dan penempatan yang telah dilakukan Samyang Roll memiliki potensi yang baik untuk menciptakan bisnis camilan yang berorientasi pada Generasi Z yaitu mereka yang memiliki kecenderungan pada makanan pedas dan masakan Korea. Dengan bantuan segmentasi demografis,geografis,psikografis dan perilaku pasar untuk bisnis ini akan ditargetkan dengan lebih baik. Dengan Samyang Roll yang diposisikan sebagai camilan inovatif dengan rasa pedas Korea yang eksklusif,kombinasi dari bahan-bahan yang baik dan harga jual yang kompetitif diharapkan dapat menarik konsumen. Dengan dukungan promosi melalui media sosial dan kualitas produk Samyang Roll memiliki kesempatan untuk menjadi produk camilan yang kompetitif di pasar makanan.
Segmentasi dan Positioning Samyang Roll: Membidik Gen Z Pecinta Pedas dengan Modal Terjangkau
Penulis:
Kanza Baadilah¹, Muhammad Iqbal Affandi², Nezalia Putri Kuniawan³





















