Bengkulu – Komitmen menjaga kualitas dan keamanan makanan bagi warga binaan terus dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu. Melalui Dapur Elok, Lapas Bengkulu secara berkala memastikan proses pengolahan makanan memenuhi aspek kesehatan dan higiene sanitasi.
Upaya tersebut kembali dilakukan pada Senin (14/9/2026), saat Tim Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Bengkulu melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 10 orang penjamah makanan yang terdiri dari tamping Dapur Elok Lapas Kelas IIA Bengkulu.
Pemeriksaan berupa swab dubur tersebut dilaksanakan di Klinik Pratama Lapas Bengkulu. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan yang diperlukan dalam proses perpanjangan penerbitan surat layak sehat bagi para penjamah makanan yang terlibat langsung dalam pengolahan dan penyajian makanan di Dapur Elok.
Pemeriksaan kesehatan penjamah makanan menjadi bagian penting dalam menjaga rantai keamanan pangan. Sebab, selain kualitas bahan makanan dan kebersihan fasilitas, kondisi kesehatan serta penerapan higiene personal oleh orang yang menangani makanan juga dapat memengaruhi keamanan makanan yang disajikan.
Setelah pemeriksaan terhadap para penjamah makanan, Tim Labkesda Provinsi Bengkulu kemudian melanjutkan kegiatan dengan melakukan inspeksi langsung ke Dapur Elok Lapas Bengkulu.
Inspeksi tersebut dilakukan untuk melihat kondisi serta penerapan higiene sanitasi di lingkungan dapur. Tim melakukan pengecekan terhadap berbagai aspek yang berkaitan dengan proses pengolahan makanan, mulai dari kebersihan lingkungan dapur, fasilitas pendukung, hingga penerapan prinsip kebersihan dalam proses penyediaan makanan.
Langkah ini sejalan dengan praktik pengawasan kesehatan pada sejumlah satuan kerja pemasyarakatan lainnya. Ditjenpas sebelumnya juga memberitakan pemeriksaan terhadap penjamah makanan dan pengujian kelayakan air sebagai bagian dari upaya mengoptimalkan penyediaan makanan sehat bagi warga binaan.
Sementara itu, proses survei dan sertifikasi laik higiene sanitasi di lingkungan pemasyarakatan juga menjadi perhatian. Pada Lapas Luwuk, misalnya, survei dilakukan untuk memastikan standar pengolahan makanan, kebersihan lingkungan dapur, hingga kualitas air memenuhi parameter kesehatan yang ditetapkan.
Bagi Lapas Bengkulu, perhatian terhadap aspek kesehatan tersebut menjadi semakin penting mengingat Dapur Elok merupakan fasilitas yang setiap hari mendukung pemenuhan kebutuhan makanan warga binaan.
Dapur Elok sendiri sebelumnya telah mendapat perhatian positif dalam pemberitaan mengenai penyediaan makanan sehat dan higienis bagi warga binaan. Pada 2024, Dapur Elok Lapas Bengkulu diberitakan sebagai salah satu dapur yang mendapat apresiasi karena mengedepankan peningkatan kualitas dan higienitas makanan.
Kegiatan pemeriksaan dan inspeksi kali ini sekaligus menjadi langkah evaluasi untuk mempertahankan standar yang telah dibangun. Tidak hanya mengejar kelengkapan administratif berupa surat layak sehat, Lapas Bengkulu berupaya memastikan aspek kesehatan benar-benar diterapkan dalam aktivitas sehari-hari di Dapur Elok.
Dengan adanya pemeriksaan terhadap penjamah makanan serta inspeksi langsung terhadap fasilitas dapur, potensi risiko yang berkaitan dengan kebersihan dan keamanan pangan dapat dipantau lebih dini. Hal tersebut penting untuk menjaga makanan yang dikonsumsi warga binaan tetap aman dan memenuhi prinsip higiene sanitasi.
Lapas Kelas IIA Bengkulu berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan instansi terkait, termasuk Labkesda Provinsi Bengkulu, dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan makanan bagi warga binaan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Lapas Bengkulu dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar warga binaan, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan, keamanan, kebersihan, dan kelayakan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
Melalui Dapur Elok yang dikelola dengan standar kebersihan dan kesehatan yang terus dievaluasi, Lapas Bengkulu berharap kualitas layanan makanan bagi warga binaan dapat dipertahankan sekaligus ditingkatkan secara berkelanjutan.






















