Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu terus memperkuat koordinasi internal sekaligus meningkatkan kapasitas jajaran dalam bidang komunikasi publik. Hal tersebut ditunjukkan melalui keikutsertaan Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, bersama para Kepala Seksi (Kasi), Kasubbag Tata Usaha, serta jajaran Humas Lapas Bengkulu dalam Pengarahan Persiapan Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Sosialisasi Kehumasan, Senin (14/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual tersebut merupakan agenda Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus memperkuat pemahaman jajaran mengenai pelaksanaan tugas kehumasan di era digital.
Keikutsertaan langsung Kalapas bersama jajaran pejabat struktural dan Humas menunjukkan bahwa fungsi kehumasan tidak hanya menjadi tugas petugas yang menangani publikasi, tetapi menjadi bagian penting dari tata kelola organisasi. Setiap jajaran memiliki peran dalam memastikan informasi mengenai pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan dapat disampaikan secara tepat, faktual, dan bertanggung jawab.
Dalam agenda tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan memberikan pengarahan terkait persiapan Rapat Koordinasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta penguatan pelaksanaan tugas kehumasan. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi penggunaan media monitoring pemasyarakatan, praktik penulisan straight news, serta sosialisasi teknis pengiriman berita “Apa Kabar Pemasyarakatan”.
Materi tersebut menjadi penting di tengah perkembangan komunikasi digital yang membuat informasi mengenai institusi pemerintah dapat diterima masyarakat dengan sangat cepat. Kemampuan memantau pemberitaan, memahami isu yang berkembang, serta menyajikan informasi secara akurat menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas komunikasi publik.
Ditjenpas sendiri secara konsisten memanfaatkan kanal “Apa Kabar Pemasyarakatan” untuk menyampaikan berbagai informasi mengenai kegiatan dan perkembangan pemasyarakatan dari berbagai wilayah. Kanal tersebut memuat beragam informasi aktual dari Lapas, Rutan, Bapas, maupun satuan kerja pemasyarakatan lainnya.
Penguatan kemampuan menulis straight news juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Penulisan berita secara langsung, ringkas, faktual, dan memenuhi unsur informasi utama diharapkan dapat membantu jajaran UPT menghasilkan pemberitaan yang lebih informatif sekaligus mudah dipahami masyarakat.
Bagi Lapas Kelas IIA Bengkulu, penguatan kehumasan tersebut menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas penyampaian informasi publik. Berbagai program, pelayanan, pembinaan warga binaan, inovasi, serta kegiatan jajaran dapat dikomunikasikan secara lebih sistematis sehingga masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Kalapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, melalui keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga menunjukkan komitmen untuk mendorong jajaran agar adaptif terhadap perkembangan teknologi komunikasi dan semakin profesional dalam menjalankan fungsi pelayanan informasi publik.
Tidak hanya berorientasi pada publikasi kegiatan, kehumasan juga menjadi sarana membangun komunikasi dua arah antara institusi dan masyarakat. Informasi yang akurat dan disampaikan melalui kanal yang tepat dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Melalui kegiatan pengarahan dan sosialisasi ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi internal, meningkatkan kapasitas jajaran kehumasan, serta menghadirkan informasi pemasyarakatan yang akurat, edukatif, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan pemasyarakatan di era digital, di mana keberhasilan pelaksanaan tugas tidak hanya ditentukan oleh kinerja di lapangan, tetapi juga oleh kemampuan institusi dalam mengomunikasikan kinerja tersebut kepada masyarakat secara profesional.
Dengan semakin kuatnya koordinasi antara pimpinan, jajaran struktural, dan Humas, Lapas Kelas IIA Bengkulu optimistis dapat terus menghadirkan komunikasi publik yang positif sekaligus mendukung terwujudnya penyelenggaraan pemasyarakatan yang semakin transparan, informatif, dan berintegritas.























