Upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan diwujudkan melalui kegiatan Gizi Abdi Masyarakat (GAM) TM 4 yang diselenggarakan oleh Divisi Pengabdian Masyarakat AMAZI, organisasi mahasiswa Program Studi Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Airlangga. Mengusung tema “Compost Movement”, kegiatan ini menyasar masyarakat RW 01, Kelurahan Tambaksari, Surabaya, dengan memperkenalkan pengelolaan sampah organik rumah tangga melalui demonstrasi penggunaan komposter.
Kegiatan ini berangkat dari pentingnya pengelolaan sampah yang dihasilkan dalam aktivitas sehari-hari, khususnya kegiatan memasak dan konsumsi rumah tangga. Kulit buah, sisa sayuran, dan bahan pangan lainnya merupakan contoh sampah organik yang berpotensi diolah kembali. Apabila tidak dikelola dengan tepat, sampah tersebut dapat menumpuk dan mengganggu kebersihan lingkungan. Oleh karena itu, edukasi mengenai pengolahan sampah organik menjadi salah satu langkah untuk mendorong masyarakat menerapkan kebiasaan yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Sebagai bentuk edukasi praktis, GAM TM 4 menghadirkan demonstrasi penggunaan komposter agar masyarakat dapat mengenal proses pengolahan sampah organik secara langsung. Dalam demonstrasi tersebut, warga diperkenalkan pada fungsi komposter serta tahapan dasar pengolahan, mulai dari pemilahan sampah organik hingga penempatannya ke dalam komposter sesuai petunjuk penggunaan. Melalui penjelasan dan praktik tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh gambaran mengenai penerapan pengomposan yang dapat disesuaikan dengan kondisi rumah tangga masing-masing.
Pengomposan menjadi salah satu alternatif pemanfaatan sampah organik agar tidak seluruhnya berakhir sebagai limbah yang dibuang. Hasil pengolahan yang sesuai dapat dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan tanaman. Selain itu, kebiasaan memilah sampah berdasarkan jenisnya dan mengurangi sisa makanan dapat mendukung pengelolaan sampah rumah tangga secara lebih terarah. Pengenalan komposter melalui kegiatan ini pun diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi warga untuk menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

Pelaksanaan Compost Movement juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Melalui pengenalan praktik pengomposan, masyarakat diajak untuk lebih bijak dalam menangani sisa konsumsi serta memanfaatkan kembali bahan organik yang masih memiliki nilai guna. Upaya tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan prinsip pengelolaan sampah yang dapat dimulai dari lingkup terkecil, yaitu rumah tangga.
Melalui kegiatan GAM TM 4, Divisi Pengabdian Masyarakat AMAZI FKM UNAIR berharap edukasi yang diberikan dapat mendorong masyarakat RW 01 Kelurahan Tambaksari untuk mulai membiasakan pemilahan dan pengolahan sampah organik dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Dengan semangat Compost Movement, pengelolaan sampah dari rumah diharapkan dapat menjadi kebiasaan berkelanjutan yang mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

























