Bengkulu – Memperkuat koordinasi dan menyatukan langkah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik menjadi semangat utama Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu dalam mengikuti pertemuan dan silaturahmi perdana bersama Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) yang baru, M. Maulana Bungaran, S.H., M.H., Selasa (3/11/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut diikuti oleh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) dari seluruh Indonesia. Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, bersama pejabat struktural dan jajaran pegawai mengikuti kegiatan tersebut dari Aula Bapas Kelas I Bengkulu.

Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran Kemenimipas untuk mengenal lebih dekat pimpinan baru sekaligus mempererat hubungan komunikasi antara pemerintah pusat dan satuan kerja di daerah. Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat kesamaan visi, koordinasi, dan komitmen dalam menjalankan tugas serta fungsi kementerian.
Kehadiran M. Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan membawa semangat baru dalam memperkuat penyelenggaraan pemerintahan, khususnya pada bidang imigrasi dan pemasyarakatan. Melalui pertemuan tersebut, jajaran UPT diharapkan dapat semakin memahami arah kebijakan dan prioritas pimpinan sehingga pelaksanaan tugas di setiap wilayah berjalan selaras dengan tujuan organisasi.
Bagi Bapas Kelas I Bengkulu, penguatan koordinasi di tingkat pusat dan daerah memiliki arti penting karena pelaksanaan tugas pemasyarakatan bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Terutama dalam pelayanan pembimbingan dan pendampingan klien pemasyarakatan, penyusunan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas), pengawasan terhadap klien, serta mendukung proses reintegrasi sosial agar warga binaan yang kembali ke tengah masyarakat dapat menjalani kehidupan secara lebih baik dan produktif.
Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, menyampaikan bahwa pertemuan perdana ini menjadi kesempatan penting untuk memperkuat semangat pengabdian seluruh jajaran dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, komunikasi yang baik antara pimpinan pusat dan jajaran pelaksana di daerah harus terus dijaga agar setiap kebijakan dapat diterjemahkan menjadi langkah nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Melalui pertemuan dan silaturahmi ini, kami semakin memperkuat komitmen untuk mendukung kebijakan pimpinan serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan. Bagi kami, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari terlaksananya program kerja, tetapi juga dari sejauh mana kehadiran Bapas mampu memberikan manfaat, kepastian pelayanan, dan dampak positif bagi masyarakat,” ungkap Aidil.
Ia menambahkan, Bapas Kelas I Bengkulu akan terus meningkatkan profesionalisme, responsivitas, integritas, serta akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan pelayanan. Sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat juga akan terus diperkuat untuk mendukung keberhasilan pembimbingan dan reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.
Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas I Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus bergerak searah dengan kebijakan Kemenimipas. Harapannya, semangat kebersamaan yang dibangun dari pertemuan perdana ini dapat diwujudkan melalui pelayanan pemasyarakatan yang semakin PRIMA, humanis, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Dengan demikian, silaturahmi bukan sekadar pertemuan antarpimpinan dan jajaran, melainkan menjadi titik awal penguatan sinergi nasional untuk menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang semakin berkualitas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


















