Bengkulu – Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bengkulu melalui aksi sosial yang dilaksanakan secara berkesinambungan. Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, bersama jajaran menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di sekitar lingkungan kantor Bapas sebagai bentuk kepedulian terhadap warga yang membutuhkan, Senin (27/07/2026).
Kegiatan bantuan sosial ini merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai ASN BerAKHLAK, khususnya nilai Berorientasi Pelayanan dan Harmonis. Melalui kegiatan tersebut, Bapas Kelas I Bengkulu berupaya memastikan kehadiran institusi tidak hanya dirasakan melalui layanan pemasyarakatan, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
Bantuan diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk keluarga klien pemasyarakatan, masyarakat kurang mampu, serta kelompok masyarakat lainnya yang dinilai membutuhkan perhatian dan dukungan. Penyaluran bantuan diharapkan dapat membantu meringankan beban penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bagi Bapas Kelas I Bengkulu, kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu bentuk nyata komitmen untuk membangun hubungan yang baik dengan masyarakat di lingkungan sekitar. Interaksi yang terjalin melalui kegiatan sosial juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
Kepala Bapas Kelas I Bengkulu, Aidil Jumidi, menyampaikan bahwa bantuan sosial merupakan bentuk kepedulian sederhana yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat di sekitar Bapas, khususnya mereka yang membutuhkan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban penerima manfaat. Bagi kami, keberadaan Bapas harus dapat memberikan manfaat, bukan hanya melalui pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, tetapi juga dengan hadir dan peduli terhadap kondisi masyarakat sekitar,” ujar Aidil.
Menurutnya, kegiatan sosial yang dilaksanakan secara rutin juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan yang harmonis dan memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas.
“Kami ingin membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Kepedulian dan kebersamaan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang saling mendukung. Kami akan terus berupaya menghadirkan kegiatan yang berdampak dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Pelaksanaan bansos secara berkesinambungan juga menjadi bagian dari pendekatan humanis Bapas dalam mendukung proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan. Dengan melibatkan keluarga klien dan masyarakat dalam ekosistem kepedulian sosial, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung klien untuk kembali menjalani kehidupan secara positif.
Melalui program ini, Bapas Kelas I Bengkulu menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan fungsi pembimbingan, pendampingan, dan pengawasan klien pemasyarakatan, Bapas juga berupaya menjadi institusi yang peduli, humanis, serta mampu memberikan kontribusi sosial yang nyata bagi masyarakat.(IH)

























