Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Saat Tradisi Bertemu Otomasi: NoodLeTech Hadir untuk Menjawab Tantangan Produksi Mie Lethek

Susilo Romadhon by Susilo Romadhon
10 September 2026
in Pendidikan
A A
0
Alat NoodleTech berbasis IoT untuk proses pengacakan, pencetakan, penggulungan, dan pendataan produksi Mie Lethek

Alat NoodleTech yang dikembangkan Tim PKM-PI Universitas Negeri Yogyakarta untuk membantu mengoptimalkan proses produksi UMKM Mie Lethek Cap Garuda di Bantul. (Dokumentasi Tim NoodleTech UNY)

851
SHARES
1.2k
VIEWS

Bantul. Tradisi panjang produksi mie lethek di Bantul kini mulai bersentuhan dengan teknologi otomasi. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa Penerapan IPTEK (PKM-PI), mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengembangkan NoodLeTech, sebuah sistem yang dirancang untuk membantu UMKM Mie Lethek Cap Garuda menghadapi persoalan kapasitas produksi, tingginya residu bahan, hingga keterbatasan pemantauan hasil produksi.

Program yang diketuai Mulisa Kusuma Wardani dari Program Studi Teknologi Informasi ini melibatkan Adit Setiyo Nugroho dari Pendidikan Teknik Elektro, Adrianus Fanny Setya Pradana dan Ahmad Danil dari Teknik Manufaktur, serta Yackia Zahra Nurachma dari Manajemen. Tim berada di bawah bimbingan Ir. Susilo Romadhon, S.Kom., M.Cs. Kolaborasi lintas bidang tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan produksi mitra

Hasil observasi tim menunjukkan bahwa salah satu hambatan utama berada pada tahapan setelah mie dikukus hingga sebelum memasuki proses penjemuran. Pada bagian ini, proses pengacakan, pencetakan, dan penggulungan mie masih dilakukan secara manual dengan melibatkan sekitar 12 pekerja. Ketergantungan pada proses manual membuat pekerjaan membutuhkan tenaga yang relatif besar dan waktu yang lebih panjang. Di sisi lain, jumlah produksi masih dicatat secara manual sehingga pemantauan hasil produksi belum dapat dilakukan secara optimal.

Persoalan tidak berhenti pada efisiensi tenaga kerja. Proses pengacakan dan pencetakan manual juga menghasilkan residu dalam jumlah cukup besar. Dalam satu siklus produksi, residu dapat mencapai sekitar 85 kilogram. Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu fokus utama dalam perancangan NoodLeTech.

NoodLeTech dikembangkan sebagai sistem otomasi yang menggabungkan beberapa mekanisme dalam satu rangkaian. Sistem tersebut terdiri atas mixer pengacak mie, mekanisme pencetakan dengan sistem linier aktuator, dua conveyor, serta sensor proximity yang digunakan untuk membantu pendataan produksi.

Integrasi tersebut membuat NoodLeTech tidak hanya berfungsi sebagai mesin mekanis. Sistem juga dilengkapi teknologi Internet of Things (IoT) yang memungkinkan data produksi dipantau secara real-time melalui dashboard berbasis web. Dengan pendekatan tersebut, aktivitas produksi dapat dipantau tidak hanya melalui proses fisik di lapangan, tetapi juga melalui data yang dihasilkan sistem.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam penerapan NoodLeTech adalah pemanfaatan bahan baku. Sebelum penerapan sistem, residu dari proses pengacakan dan pencetakan dapat mencapai sekitar 85 kilogram per siklus.

Dengan NoodLeTech, jumlah residu tersebut ditargetkan turun hingga sekitar 2 kilogram per siklus. Pengurangan residu memungkinkan lebih banyak bahan baku yang sebelumnya terbuang untuk dimanfaatkan kembali menjadi produk mie lethek.

Efisiensi material tersebut juga memiliki hubungan langsung dengan potensi peningkatan hasil produksi. Semakin kecil bahan yang terbuang selama proses, semakin besar peluang bahan baku dikonversi menjadi produk. Karena itu, pengurangan residu menjadi salah satu bagian penting dari strategi peningkatan efisiensi produksi mitra.

Penerapan otomasi juga diarahkan untuk mengubah pola kerja pada tahapan produksi yang sebelumnya sangat bergantung pada tenaga manusia.

Rangkaian pengacakan, pencetakan, dan pendataan yang sebelumnya melibatkan sekitar 12 pekerja ditargetkan dapat dilakukan dengan sekitar 2 orang operator. Tenaga kerja yang tidak lagi berfokus pada tahapan tersebut dapat dialihkan untuk membantu bagian produksi lainnya sehingga pemanfaatan sumber daya manusia menjadi lebih optimal.

Pengembangan NoodLeTech dilakukan oleh tim mahasiswa lintas program studi. Tim diketuai Mulisa Kusuma Wardani dari Program Studi Teknologi Informasi, dengan anggota Adit Setiyo Nugroho dari Pendidikan Teknik Elektro, Adrianus Fanny Setya Pradana dan Ahmad Danil dari Teknik Manufaktur, serta Yackia Zahra Nurachma dari Manajemen. Program ini berada di bawah bimbingan Ir. Susilo Romadhon, S.Kom., M.Cs.

Baca Juga

Melihat secara langsung apartemen cacing sutra

Apartemen Cacing Sutra Berbasis Energi Surya, Dorong Kemandirian Pakan di Desa Karangnanas

10 September 2026
pelataran 1

PEDAL JUARA Dorong Anak Pemulung Bantargebang Berani Bermimpi dan Mengenali Potensi Diri

10 September 2026
WhatsApp Image 2026 09 09 at 11.30.30 AM

‘Your Classroom, Your Experience’, Guru Bahasa Inggris MAN 1 Yogyakarta Belajar ‘Menghidupkan’ Kelas

10 September 2026
WhatsApp Image 2026 09 08 at 9.50.10 PM

Enam Murid MAN 1 Yogyakarta Siap Bawa Nama DIY ke Panggung Nasional

10 September 2026

Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam pengembangan sistem karena NoodLeTech tidak hanya membutuhkan rancangan mekanis. Sistem juga membutuhkan pengendalian elektronik, pemantauan berbasis IoT, serta pendekatan manajemen agar teknologi yang dibuat dapat benar-benar menyesuaikan kebutuhan mitra.

Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap, mulai dari identifikasi permasalahan, perancangan blok diagram, sistem elektronik, dan mekanis, hingga proses pembuatan serta perakitan alat di Fakultas Teknik UNY. Setelah menjalani pengujian fungsional, alat kemudian diimplementasikan di lokasi mitra melalui instalasi, pelatihan, pendampingan operasional, monitoring, dan evaluasi selama delapan minggu. Bagi tim, pengembangan NoodLeTech tidak berhenti pada keberhasilan membuat sebuah alat. Sistem tersebut diarahkan agar teknologi yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi dapat memberikan manfaat langsung terhadap persoalan produksi UMKM.

Ketua Tim PKM-PI UNY, Mulisa Kusuma Wardani, menyampaikan harapannya agar NoodLeTech dapat memberikan dampak bagi mitra sekaligus menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna.

“Kami berharap NoodLeTech tidak hanya mampu membantu meningkatkan optimalisasi produksi di UMKM Mie Lethek Cap Garuda, tetapi juga menjadi contoh penerapan teknologi tepat guna yang dapat mendukung penguatan daya saing UMKM lokal secara berkelanjutan.”

Ke depan, keberlanjutan program akan didukung melalui pelatihan penggunaan alat, buku panduan, video tutorial, pendampingan teknis, serta evaluasi berkala. Tim juga membuka peluang pengembangan melalui pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan kemungkinan penerapan sistem serupa pada sentra UMKM mie lethek lainnya di Kabupaten Bantul. NoodLeTech pada akhirnya memperlihatkan bagaimana persoalan sederhana di lantai produksi dapat menjadi titik awal sebuah inovasi. Dengan menggabungkan otomasi mekanis dan IoT, tim PKM-PI UNY berupaya membawa proses produksi mie lethek menuju sistem yang lebih efisien, terukur, dan mampu memanfaatkan bahan baku secara lebih optimal, sekaligus tetap mempertahankan keberadaan produk tradisional sebagai bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat lokal.

 

    Tags: Mie LethekNoodLeTechOtomasi
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Apartemen Cacing Sutra Berbasis Energi Surya, Dorong Kemandirian Pakan di Desa Karangnanas

    Susilo Romadhon

    Susilo Romadhon

    Dosen di Departemen Pendidikan Teknik Elektronika dan Informatika, Universitas Negeri Yogyakarta. Saya memiliki minat dalam bidang teknologi informasi, sistem cerdas, dan pengembangan inovasi teknologi. Saya aktif dalam pendidikan, penelitian, serta pendampingan mahasiswa untuk menghasilkan solusi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat, UMKM, dan industri.

    Related Posts

    Melihat secara langsung apartemen cacing sutra

    Apartemen Cacing Sutra Berbasis Energi Surya, Dorong Kemandirian Pakan di Desa Karangnanas

    10 September 2026
    pelataran 1

    PEDAL JUARA Dorong Anak Pemulung Bantargebang Berani Bermimpi dan Mengenali Potensi Diri

    10 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 09 at 11.30.30 AM

    ‘Your Classroom, Your Experience’, Guru Bahasa Inggris MAN 1 Yogyakarta Belajar ‘Menghidupkan’ Kelas

    10 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 08 at 9.50.10 PM

    Enam Murid MAN 1 Yogyakarta Siap Bawa Nama DIY ke Panggung Nasional

    10 September 2026
    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Alat NoodleTech berbasis IoT untuk proses pengacakan, pencetakan, penggulungan, dan pendataan produksi Mie Lethek

    Saat Tradisi Bertemu Otomasi: NoodLeTech Hadir untuk Menjawab Tantangan Produksi Mie Lethek

    10 September 2026
    Melihat secara langsung apartemen cacing sutra

    Apartemen Cacing Sutra Berbasis Energi Surya, Dorong Kemandirian Pakan di Desa Karangnanas

    10 September 2026
    Komunikasi manusia dan mesin AI

    Komunikasi Manusia dan Mesin Ketika Batas Itu Semakin Kabur

    10 September 2026
    pelataran 1

    PEDAL JUARA Dorong Anak Pemulung Bantargebang Berani Bermimpi dan Mengenali Potensi Diri

    10 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 10 at 09.37.22

    KUA Pangkalan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah

    10 September 2026
    Reward konten zoyalink

    Mengenal Sistem Reward dan Monetisasi Konten ZOYALINK

    10 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita