BULUKUMBA – Al Fadriansyah Zhalzabilah, atau yang akrab disapa Fadri dan Zhifu, merupakan mahasiswa Program Studi D4 Teknik Sipil Bangunan Gedung, Universitas Negeri Makassar (UNM), yang aktif mengembangkan potensi diri melalui bidang akademik, organisasi, kompetisi, dan kewirausahaan. Pemuda kelahiran Bulukumba, 22 November 2005, ini menunjukkan bahwa semangat belajar dan keberanian berinovasi dapat berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap pengembangan potensi daerah.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari SD Negeri 37 Palambarae, kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 9 Bulukumba dan SMA Negeri 12 Bulukumba. Setelah menyelesaikan pendidikan menengah, ia melanjutkan studi pada Program Studi D4 Teknik Sipil Bangunan Gedung di Universitas Negeri Makassar.
Selama menempuh pendidikan, Fadri menunjukkan ketertarikan terhadap berbagai kegiatan yang mendukung pengembangan karakter, kemampuan kepemimpinan, kreativitas, dan wawasan. Hal tersebut terlihat dari sejumlah prestasi yang berhasil diraihnya sejak jenjang sekolah hingga perguruan tinggi.
Pada tingkat SMP, ia pernah memperoleh penghargaan sebagai Peserta Didik Terbaik Kelas VII C berdasarkan Penilaian Ranah Sikap Semester Genap Tahun Pelajaran 2018/2019. Selanjutnya, pada 21 Desember 2019, ia kembali meraih Penilaian Sikap Terbaik 1 di Kelas VIII-C UPT SPF SMP Negeri 9 Bulukumba pada Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2019/2020.
Memasuki jenjang SMA, prestasinya semakin berkembang melalui berbagai kompetisi lintas bidang. Pada Februari 2023, ia berhasil meraih Juara III Fashion Show dalam rangka peringatan Hari Jadi SMA Negeri 12 Bulukumba yang diselenggarakan oleh OSIS. Pada bulan yang sama, ia juga memperoleh Juara III Kompetisi Debat dalam Festival Anti Korupsi Jilid IV yang diselenggarakan oleh Madrasah Integritas Bulukumba.
Di bidang akademik, Fadri berhasil menempati peringkat kelima bidang Astronomi dalam Kompetisi Sains Nasional tingkat Kabupaten (KSN-K) Bulukumba pada April 2023. Sementara itu, dalam bidang kepalangmerahan, ia meraih Juara I MR Red Cross tingkat Wira pada Lomba Kepalangmerahan tingkat Wira dan Madya se-Sulawesi Selatan, Teratai Chapter X Gowa, yang berlangsung pada 19–23 Juli 2023.
Prestasi lainnya diraih pada September 2023 dengan memperoleh Juara III Konten TikTok Edukasi tingkat Wira dalam Kemah Bakti dan Lomba ke-12 PMR se-Sulawesi yang diselenggarakan oleh UKM KSR PMI Unit UNM. Pada tahun yang sama, ia juga meraih Juara Harapan I Lomba Pembuatan Video Kampanye Cegah Stunting tingkat SMA/SMK se-Sulawesi Selatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan.
Tidak hanya aktif mengikuti kompetisi, Fadri juga mampu mempertahankan prestasi akademiknya. Hal tersebut dibuktikan dengan keberhasilannya meraih peringkat kedua di Kelas XII MIPA.1 Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2023/2024 di SMA Negeri 12 Bulukumba.
Ketika memasuki dunia perguruan tinggi, semangat berprestasi tersebut tetap berlanjut. Pada 2026, ia bersama Tim Pinistruct dari Universitas Negeri Makassar berhasil meraih Juara I dalam ajang Integrated Bridge Engineering Competition (IBEC) 2026 yang diselenggarakan di BINUS University, Jakarta. Kompetisi ini menjadi salah satu pengalaman penting dalam mengembangkan kemampuan dan pengetahuannya di bidang teknik sipil, khususnya terkait rekayasa jembatan.
Selain itu, ia juga dinobatkan sebagai Peserta Terbaik Putra dalam kegiatan PMP-OMK XXIX LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026. Penghargaan tersebut menambah catatan pengalamannya dalam kegiatan pengembangan kapasitas dan penalaran mahasiswa.
Pada tingkat umum, Fadri kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara II Lomba Kampanye Media Sosial Kategori Desain Poster dalam rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bulukumba pada 28 Oktober 2026. Dalam kompetisi tersebut, ia membawa nama dan mewakili Universitas Negeri Makassar.
Aktif dalam Organisasi dan Kepemimpinan
Selain bidang akademik dan kompetisi, pengalaman organisasi menjadi bagian penting dalam perjalanan pengembangan dirinya. Ketertarikannya terhadap kegiatan organisasi telah dimulai sejak SMA melalui berbagai posisi kepemimpinan dan kepengurusan.
Pada periode 2021–2022, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 12 Bulukumba sekaligus Ketua Forum Anak Kecamatan Kindang. Selanjutnya, pada periode 2022–2023, ia mengemban amanah sebagai Wakil Ketua Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SMA Negeri 12 Bulukumba dan Fasilitator Forum Anak Kecamatan Kindang.
Dalam periode yang sama, ia juga aktif sebagai Sekretaris Rohani Islam (Rohis) SMA Negeri 12 Bulukumba serta menjalankan peran sebagai Bapak Rumah Tangga PMR PMI Unit 214 SMA Negeri 12 Bulukumba. Pengalaman tersebut memberikan ruang baginya untuk belajar mengenai kepemimpinan, koordinasi, komunikasi, tanggung jawab, serta kerja sama dalam organisasi.
Keterlibatannya dalam organisasi kepemudaan juga berlanjut melalui kepercayaan sebagai Wakil Bendahara Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Kecamatan Gantarang periode 2022–2025.
Mengembangkan ALQIS Bulukumba dan ASSIFA MARNING
Di luar aktivitas akademik dan organisasi, Fadri juga memiliki ketertarikan besar terhadap dunia kewirausahaan. Ia merupakan pelaku usaha sekaligus pemilik brand ALQIS BULUKUMBA, sebuah usaha yang bergerak dalam bidang promosi dan pemasaran produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal Kabupaten Bulukumba.
Melalui ALQIS BULUKUMBA, ia berupaya menjadi bagian dari upaya memperkenalkan berbagai produk unggulan daerah kepada masyarakat yang lebih luas. Brand tersebut dikembangkan sebagai wadah promosi bagi pelaku UMKM lokal agar produk-produk mereka memperoleh kesempatan untuk dikenal dan menjangkau calon konsumen yang lebih beragam.
Aktivitas promosi dan pengembangan produk UMKM tersebut turut diperkenalkan melalui media sosial Instagram dengan akun @alqis.bulukumba (https://www.instagram.com/alqis.bulukumba/). Melalui platform tersebut, ALQIS BULUKUMBA menjadi sarana untuk memperkenalkan produk-produk UMKM lokal sekaligus membangun jangkauan pemasaran secara digital.
Tidak berhenti pada kegiatan promosi, Fadri juga mengembangkan produk usahanya sendiri melalui merek ASSIFA MARNING. Usaha ini bergerak dalam bidang produksi olahan makanan ringan berbahan dasar jagung yang memanfaatkan potensi pangan lokal sebagai bahan utama.
Pengembangan ASSIFA MARNING menjadi salah satu bentuk ketertarikannya dalam membangun usaha berbasis potensi daerah. Melalui inovasi produk pangan lokal, ia berupaya mengembangkan kemandirian ekonomi sekaligus mengambil bagian dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Kabupaten Bulukumba.
Baginya, kewirausahaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas perdagangan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menciptakan peluang, memperkenalkan potensi daerah, dan memberikan nilai tambah terhadap produk lokal.
Membangun Kontribusi bagi Daerah
Perjalanan Al Fadriansyah Zhalzabilah memperlihatkan beragam aktivitas yang dijalani dalam bidang pendidikan, organisasi, kompetisi, dan kewirausahaan. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran untuk terus meningkatkan kemampuan diri dan memperluas kontribusi kepada masyarakat.
Melalui akun Instagram pribadinya, @zhifuuu_ (https://www.instagram.com/zhifuuu/), Fadri juga dapat dijumpai melalui media sosial sebagai bagian dari aktivitas dan personal branding yang dikembangkannya.
Dengan latar belakang pendidikan teknik sipil, pengalaman kepemimpinan organisasi, serta keterlibatan dalam pengembangan UMKM, Fadri memiliki ketertarikan untuk terus mengembangkan potensi diri melalui berbagai bidang.
Ke depan, ia berharap dapat terus meningkatkan kapasitas akademik, mengembangkan usaha yang dirintis, serta berkontribusi dalam memperkenalkan potensi ekonomi lokal Kabupaten Bulukumba. Melalui ALQIS BULUKUMBA dan ASSIFA MARNING, ia ingin mengambil bagian dalam mendorong produk lokal agar semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih luas.
Perjalanan tersebut menjadi gambaran bahwa mahasiswa tidak hanya dapat berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, membangun jejaring, berorganisasi, dan menciptakan peluang usaha yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.





















