Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Sorot

Udara Kian Sesak, Nyamuk Kian Merajalela: Saatnya Bertindak untuk Lingkungan dan Kesehatan Kita

Maureen Miranka by Maureen Miranka
13 September 2026
in Sorot
A A
0
Ilustrasi Kualiatas Udara yang buruk

Ilustrasi Kualiatas Udara yang buruk

852
SHARES
1.2k
VIEWS

Musim kemarau tahun ini datang lebih panjang dan lebih kering dari biasanya. Bagi sebagian orang, ini mungkin sekadar berarti cucian lebih cepat kering atau perlu sedia payung untuk berteduh dari terik. Namun di balik itu, kemarau panjang membawa efek domino yang jauh lebih serius: kualitas udara memburuk, tempat pembuangan sampah rawan terbakar, sumber air bersih menipis, dan penyakit menular justru mengintai. Inilah saatnya masyarakat memahami bahwa menjaga lingkungan dan menjaga kesehatan sebenarnya adalah satu paket yang tidak bisa dipisahkan.

Lingkungan yang Kian Tertekan

Persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar. Indonesia tercatat sebagai salah satu dari sepuluh negara penghasil sampah terbesar di dunia dan berada di posisi ketiga sebagai penyumbang sampah plastik ke laut. Banyak Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di berbagai daerah pun sudah berusia tua — sebagian bahkan mendekati 20 tahun, batas maksimal operasional yang dianjurkan — sehingga rawan mengalami kebakaran saat musim kering tiba. Sepanjang tahun ini, setidaknya belasan TPA di berbagai kota, mulai dari Batam, Tangerang, Bekasi, Depok, hingga Surabaya, dilaporkan terbakar. Kebakaran ini bukan hanya soal kerugian material, tetapi juga melepaskan gas metana dan partikel berbahaya ke udara yang dihirup warga sekitar.

Sumber: JawaPos.com – “15 TPA Terbakar Sepanjang 2026, WALHI Soroti Ancaman Metana dan Polusi Udara” (jawapos.com); Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI – “Indonesia Selesaikan Praktik Open Dumping di 2026” (kemenlh.go.id)

Di kota-kota besar seperti Jabodetabek, Bandung, dan Medan, kualitas udara juga terus menjadi sorotan. Konsentrasi partikel halus (PM2.5) kerap melonjak ke kategori “Tidak Sehat” hingga “Sangat Tidak Sehat”, terutama saat musim kemarau ketika aktivitas pembakaran sampah, emisi kendaraan, dan asap kebakaran hutan dan lahan menumpuk bersamaan. Beberapa wilayah bahkan tercatat berada dalam kategori udara tidak sehat hampir sepanjang tahun.

Sumber: Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI – “Jabodetabek Alarm Polusi: KLH/BPLH Bergerak Serentak” (kemenlh.go.id); IQAir Indonesia – “Informasi Indeks Kualitas Udara (AQI) dan Polusi Udara di Indonesia” (iqair.com)

Kabar baiknya, pemerintah tidak tinggal diam. Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) menargetkan penghentian total praktik open dumping — pembuangan sampah terbuka tanpa pengolahan — pada tahun ini, setelah sebelumnya menekan praktik tersebut dari 95 persen menjadi sekitar 63 persen dari total TPA yang ada. Anggaran lingkungan hidup juga dinaikkan cukup signifikan tahun ini, meski para pemerhati lingkungan menilai porsi anggaran untuk pengendalian pencemaran udara masih jauh dari memadai dibanding luasnya wilayah yang perlu diawasi.

Sumber: Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI – “Indonesia Selesaikan Praktik Open Dumping di 2026” (kemenlh.go.id); AFU.id – “Polusi Udara Kepung Indonesia, Semua Kota Terpapar” (afu.id)

Ketika Lingkungan Buruk Berdampak ke Kesehatan

Kaitan antara lingkungan dan kesehatan bukan sekadar teori. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan bahwa musim kemarau yang berkepanjangan meningkatkan risiko berbagai gangguan, mulai dari dehidrasi, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga penyakit yang ditularkan lewat nyamuk seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria. Menurunnya kualitas sanitasi dan keterbatasan air bersih di sejumlah daerah juga membuka peluang munculnya diare, tifoid, kolera, dan leptospirosis.

Sumber: Tribunjatim.com – “Daftar Penyakit dan Gangguan Kesehatan Rentan Muncul di Musim Kemarau 2026” (jatim.tribunnews.com), mengutip akun resmi @kemenkes_ri

Kasus DBD sendiri masih menjadi perhatian serius. Hingga pertengahan tahun ini, Kemenkes mencatat puluhan ribu kasus DBD dengan lebih dari seratus kematian, dan angka tersebut berpotensi terus bertambah seiring perubahan pola cuaca yang membuat siklus perkembangbiakan nyamuk semakin tidak menentu. Sebagai gambaran, pada periode Januari–Oktober tahun sebelumnya, jumlah kasus dengue di seluruh Indonesia bahkan menembus lebih dari 130 ribu kasus dengan ratusan kematian, tersebar di ratusan kabupaten/kota. Dari sisi ekonomi, beban penanganan dengue juga tidak kecil — BPJS Kesehatan pernah mencatat pengeluaran hampir Rp3 triliun dalam setahun hanya untuk biaya medis langsung akibat penyakit ini.

Sumber: RRI.co.id – “Kemenkes Catat Puluhan Ribu Kasus DBD Tahun 2026” (rri.co.id); FK Universitas Airlangga – “Dukung Kemenkes dalam Kewaspadaan Peningkatan Kasus Dengue (DBD) di Indonesia” (fk.unair.ac.id)

Untuk merespons hal ini, Kemenkes menjalankan beberapa strategi, termasuk memperluas program nyamuk ber-Wolbachia — teknik yang terbukti mampu menekan angka kejadian dengue hingga sekitar 70 persen di lokasi uji coba — serta mendorong vaksinasi dengue bagi anak sekolah, meski cakupannya saat ini masih terbatas di sebagian kecil kabupaten/kota.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 09 07 at 19.57.36

Pertigaan Jalan Aria Putra Jadi Titik Kemacetan, Warga Serua Keluhkan Waktu Tempuh yang Kian Panjang

7 September 2026
1788671450906 1

Krisis Keamanan Pangan MBG: Hampir 2.000 Korban Keracunan dalam 3 Hari, JPPI Desak Moratorium dan Penegakan Hukum Tegas

7 September 2026
FB IMG 1788451771936

“Kami Juga Abdi Negara”: Guru Madrasah Swasta Tolak Insentif, Desak Prabowo & DPR Cabut Penolakan P3K demi Keadilan Pengabdian

5 September 2026
FB IMG 1788451964321

“Stop Diskriminasi!”: Perkumpulan Guru Inpassing Nasional Cabang Lamongan Desak Pemerintah Angkat 630 Ribu Guru Madrasah Swasta Jadi ASN

4 September 2026

Sumber: RRI.co.id – “Kemenkes Catat Puluhan Ribu Kasus DBD Tahun 2026” (rri.co.id)

Contoh Nyata: Saat Sampah dan Kesehatan Bertemu

Kasus kebakaran TPA yang meningkat setiap musim kemarau menjadi contoh konkret bagaimana pengelolaan sampah yang buruk langsung berdampak ke kesehatan warga sekitar. Asap dari tumpukan sampah yang terbakar membawa partikel halus dan gas metana yang bisa memicu gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, dan penderita penyakit paru kronis. Di sisi lain, genangan air di sekitar area permukiman yang tidak terkelola dengan baik — termasuk dari sampah plastik yang menyumbat saluran air — menjadi tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti berkembang biak, yang pada akhirnya meningkatkan risiko penularan DBD di lingkungan yang sama.

Sumber: JawaPos.com – “15 TPA Terbakar Sepanjang 2026, WALHI Soroti Ancaman Metana dan Polusi Udara” (jawapos.com)

Contoh lain datang dari kota-kota dengan kualitas udara buruk seperti wilayah Jabodetabek, di mana peningkatan kasus gangguan pernapasan pada anak-anak kerap sejalan dengan periode ketika Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) menyentuh level tidak sehat. Ini menunjukkan bahwa kualitas udara bukan sekadar angka statistik, melainkan berhubungan langsung dengan jumlah kunjungan ke fasilitas kesehatan.

Sumber: Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI – “Jabodetabek Alarm Polusi: KLH/BPLH Bergerak Serentak” (kemenlh.go.id)

Langkah Sederhana yang Bisa Dimulai dari Rumah

Menjaga lingkungan dan kesehatan tidak harus menunggu kebijakan besar. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan setiap individu dan keluarga:

Untuk menjaga lingkungan:

Pilah sampah organik dan anorganik dari rumah, serta hindari membakar sampah sendiri karena justru memperburuk kualitas udara.
Kurangi penggunaan plastik sekali pakai, terutama kantong belanja dan kemasan makanan.
Manfaatkan sampah organik menjadi kompos sederhana untuk mengurangi volume yang berakhir di TPA.
Laporkan tumpukan sampah liar atau saluran air yang tersumbat kepada RT/RW atau dinas terkait agar tidak menjadi sarang nyamuk maupun sumber pencemaran.

Untuk menjaga kesehatan keluarga:

Terapkan gerakan 3M Plus: menguras tempat penampungan air, menutup rapat wadah air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air hujan, ditambah langkah tambahan seperti menaburkan larvasida dan memelihara ikan pemakan jentik.
Pantau informasi kualitas udara harian di aplikasi resmi sebelum beraktivitas di luar ruangan, dan gunakan masker saat kualitas udara memburuk.
Perbanyak minum air putih dan jaga asupan cairan selama cuaca panas untuk mencegah dehidrasi.
Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami demam tinggi mendadak disertai nyeri sendi atau ruam, mengingat gejala DBD dapat memburuk dengan cepat.
Bagi orang tua, pertimbangkan konsultasi mengenai vaksinasi dengue untuk anak apabila layanan tersebut tersedia di wilayah setempat.

Sumber: Kemenkes RI – “Waspada Penyakit di Musim Hujan” (kemkes.go.id); Tribunjatim.com – “Daftar Penyakit dan Gangguan Kesehatan Rentan Muncul di Musim Kemarau 2026” (jatim.tribunnews.com)

Menjaga Lingkungan Berarti Menjaga Diri Sendiri

Krisis sampah, buruknya kualitas udara, dan lonjakan penyakit menular sesungguhnya adalah tiga wajah dari satu persoalan yang sama: bagaimana manusia memperlakukan lingkungan tempat tinggalnya. Pemerintah telah menetapkan sejumlah target dan program, mulai dari penghentian open dumping, penguatan pengendalian dengue, hingga peningkatan anggaran lingkungan hidup. Namun keberhasilan program-program tersebut tetap bergantung pada partisipasi aktif masyarakat di tingkat paling dasar — rumah tangga, RT/RW, hingga sekolah.

Menjaga kebersihan lingkungan bukan lagi sekadar slogan, melainkan bentuk investasi kesehatan jangka panjang. Semakin cepat kebiasaan baik ini diterapkan secara kolektif, semakin besar peluang untuk menekan angka penyakit yang sebenarnya bisa dicegah.

    Tags: kesehatanlingkunganNyamukSesakUdara
    Share341Tweet213Share60Pin77SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    “Honor Rp50 Ribu vs Pengabdian Seumur Hidup”: MENAG Akui Realita Pahit Guru Madrasah Swasta, Tuntutan Keadilan dan Inpassing Bergema di Seluruh Indonesia

    Next Post

    Gerakan Hidroponik Desa: Mahasiswa KKN UMP Kelompok 044 Dorong Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Budidaya Sayuran Sehat

    Maureen Miranka

    Maureen Miranka

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 09 07 at 19.57.36

    Pertigaan Jalan Aria Putra Jadi Titik Kemacetan, Warga Serua Keluhkan Waktu Tempuh yang Kian Panjang

    7 September 2026
    1788671450906 1

    Krisis Keamanan Pangan MBG: Hampir 2.000 Korban Keracunan dalam 3 Hari, JPPI Desak Moratorium dan Penegakan Hukum Tegas

    7 September 2026
    FB IMG 1788451771936

    “Kami Juga Abdi Negara”: Guru Madrasah Swasta Tolak Insentif, Desak Prabowo & DPR Cabut Penolakan P3K demi Keadilan Pengabdian

    5 September 2026
    FB IMG 1788451964321

    “Stop Diskriminasi!”: Perkumpulan Guru Inpassing Nasional Cabang Lamongan Desak Pemerintah Angkat 630 Ribu Guru Madrasah Swasta Jadi ASN

    4 September 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 09 11 at 20.32.37 1

    Gerakan Hidroponik Desa: Mahasiswa KKN UMP Kelompok 044 Dorong Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Budidaya Sayuran Sehat

    dokumentasi

    Edukasi PHBS, KKN UIN Walisongo Semarang Posko 150 Kenalkan Waktu Urai Sampah kepada Siswa MTs Matholiul Anwar Desa Sarimulyo Kecamatan Kebonagung Kabupaten Demak

    IMG 20260822 WA0007

    Tumbuhkan Semangat Belajar Agama, KKN UIN Walisongo Gelar Cerdas Cermat Islami di Madrasah Diniyyah Mathlabul Huda Desa Sarimulyo

    Oplus_131072

    Tingkatkan Kedisiplinan, Lapas Arjasa Sosialisasikan Aturan dan Kewajiban WBP

    WhatsApp Image 2026 09 11 at 8.47.05 PM

    Dari Iseng Jadi Juara, Ganda Putri MAN 1 Yogya Raih Juara 3 PKM Teaser

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 09 13 at 6.22.45 AM

    MAN 1 Yogyakarta Berdiri di Puncak Olimpiade Bahasa dan Aksara Jawa (OBAJ)#4

    13 September 2026
    IMG 20260913 WA0003

    Sabtu Sehati, WBP Lapas Arjasa Kompak Jaga Kebersihan Hunian

    13 September 2026
    Bahasa menyampaikan kata, tetapi sensitivitas sosial menyampaikan makna. ( iIlustrasi AI )

    Bahasa Bukan Sekadar Kata: Sensitivitas Sosial dalam Komunikasi

    13 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 13 at 5.39.59 AM

    Dukungan Penuh MAN 1 Yogyakarta untuk Dua Duta Terbaik di MTQ Nasional XXXI Semarang

    13 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 13 at 5.31.55 AM

    Sinergi Dua Madrasah Rujukan: MAN 1 Yogyakarta Gelar Benchmarking Strategic Collaboration ke MAN 2 Kudus

    13 September 2026
    akuntansi mnj

    Penerapan Metode Kalkulasi Biaya Produksi Tradisional sebagai Dasar Penetapan Harga Jual pada UMKM

    13 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita