Demak, 22 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang menggelar Lomba Cerdas Cermat Islami di Madrasah Diniyyah Mathlabul Huda, Desa Sarimulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang dilakukan mahasiswa KKN melalui bidang pendidikan dan keagamaan, khususnya dalam meningkatkan semangat belajar agama bagi generasi muda.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Desa Sarimulyo di bawah kepemimpinan Kepala Desa Sarimulyo, Bapak Mashar. Pelaksanaan lomba juga menjadi bentuk sinergi antara mahasiswa KKN, pemerintah desa, pihak Madrasah Diniyyah Mathlabul Huda, serta masyarakat dalam menciptakan kegiatan edukatif bagi anak-anak di Desa Sarimulyo.
Lomba Cerdas Cermat Islami diikuti oleh para santri Madrasah Diniyyah Mathlabul Huda, terutama dari kelas 4, 5, dan 6. Materi yang diberikan mencakup berbagai pengetahuan dasar keislaman yang telah dipelajari para murid di madrasah, seperti Al-Qur’an, hadis, fikih, akhlak, sejarah Islam, serta pengetahuan agama lainnya.
Berbeda dari lomba cerdas cermat pada umumnya, kegiatan ini dikemas secara interaktif dengan sistem kelompok. Setiap kelompok terdiri atas 4–5 murid dan diberikan satu lembar kertas sebagai media untuk menuliskan jawaban. Soal kemudian dibacakan oleh dewan juri, dan setiap kelompok diberikan waktu satu menit untuk berdiskusi sebelum menuliskan jawaban pada lembar yang telah disediakan.
Setelah waktu diskusi berakhir, panitia memberikan aba-aba melalui hitungan mundur dari 10 hingga 1. Setelah hitungan selesai, seluruh kelompok diminta untuk mengangkat lembar jawaban secara bersamaan. Setiap jawaban yang benar mendapatkan 10 poin, sedangkan jawaban yang salah mendapatkan 0 poin.
Dalam perlombaan ini tidak diterapkan sistem gugur. Seluruh kelompok dapat mengikuti lomba hingga akhir, dan pemenang ditentukan berdasarkan jumlah perolehan skor tertinggi dari seluruh soal yang diberikan. Sistem ini memberikan kesempatan yang sama kepada setiap peserta untuk terus berkompetisi sekaligus mendorong mereka untuk bekerja sama, berdiskusi, berpikir cepat, dan menyampaikan hasil pemikiran kelompok.
Suasana perlombaan berlangsung meriah. Para murid terlihat antusias dan bersemangat ketika menjawab setiap pertanyaan yang diberikan. Selain menguji kemampuan dalam memahami materi keagamaan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk melatih ketelitian, kecepatan berpikir, kerja sama, serta keberanian para peserta.
Kepala Madrasah Diniyyah Mathlabul Huda, Bapak Kartono, menyambut baik kegiatan yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi metode alternatif untuk meningkatkan semangat belajar murid.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan Lomba Cerdas Cermat Islami yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Walisongo. Kegiatan ini sangat positif bagi anak-anak karena mereka bisa belajar agama dengan suasana yang berbeda, lebih menyenangkan, dan tidak hanya melalui pembelajaran di kelas,” ujar Bapak Kartono. Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan motivasi kepada para santri untuk semakin giat mempelajari ilmu agama.
“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa menambah semangat anak-anak untuk belajar agama. Jangan hanya karena ada lomba, tetapi setelah kegiatan ini mereka semakin rajin belajar dan mampu menerapkan ilmu agama dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Bagi mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan, tetapi merupakan bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan keagamaan. Dengan melibatkan santri dan pihak madrasah secara langsung, mahasiswa berupaya menciptakan kegiatan yang dapat memberikan manfaat sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat Desa Sarimulyo.
Melalui Lomba Cerdas Cermat Islami, mahasiswa KKN berharap dapat membantu menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ilmu agama. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi ruang bagi para murid untuk mengembangkan potensi diri, meningkatkan rasa percaya diri, dan membangun semangat berkompetisi secara sehat.
Kegiatan Lomba Cerdas Cermat Islami di Madrasah Diniyyah Mathlabul Huda menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa KKN UIN Walisongo Semarang kepada masyarakat. Tidak hanya menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan tersebut juga menjadi langkah untuk mendukung terbentuknya generasi muda Desa Sarimulyo yang berpengetahuan, berakhlak, dan memiliki semangat dalam mempelajari nilai-nilai keislaman.





















