Arga Makmur, 23 September 2026 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur memperkuat pengendalian pelaksanaan tugas dan fungsi melalui Rapat Internal Pejabat yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, Rabu (23/9). Bertempat di Aula Lapas, rapat menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian kinerja, memantau progres program, sekaligus memastikan pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan berjalan secara terarah dan terukur.
Rapat diikuti Pejabat Eselon IV dan V Lapas Kelas IIB Arga Makmur. Evaluasi dilakukan tidak hanya terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan, tetapi juga terhadap berbagai hal yang masih memerlukan perhatian, koordinasi, serta tindak lanjut pada masing-masing bidang.
Evaluasi Tusi untuk Memastikan Kinerja Tetap Terkendali
Rapat internal menjadi bagian dari mekanisme pengendalian kinerja di lingkungan Lapas Arga Makmur. Setiap bidang dievaluasi berdasarkan pelaksanaan tugas, capaian kegiatan, progres pekerjaan, serta kendala yang masih dihadapi.
Melalui evaluasi tersebut, jajaran diarahkan untuk tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memastikan setiap pelaksanaan tugas memiliki hasil yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.
Kepala Lapas Yulian Fernando menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarbidang agar setiap persoalan dapat segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.
Mengawal 15 Program Aksi dari Tingkat Satuan Kerja
Selain evaluasi tugas dan fungsi, rapat secara khusus membahas progres pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026 di Lapas Kelas IIB Arga Makmur.
Pelaksanaan Program Aksi diarahkan untuk terintegrasi dengan tugas dan fungsi masing-masing bidang. Dengan demikian, program tidak hanya menjadi target yang harus dilaporkan, tetapi diterjemahkan ke dalam pelaksanaan kerja yang konkret, terukur, dan terdokumentasi.
Penguatan pemantauan tersebut menjadi penting agar kebijakan dan program pada tingkat kementerian dapat diimplementasikan secara konsisten hingga tingkat satuan kerja serta memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan Pemasyarakatan.
Dari Evaluasi Menuju Tindak Lanjut
Salah satu poin penting dalam rapat adalah memastikan hasil evaluasi ditindaklanjuti. Masing-masing pejabat diarahkan untuk melakukan pemantauan secara berkala terhadap pelaksanaan tugas dan program kerja di bidangnya.
Hal-hal yang menjadi kendala maupun membutuhkan arahan pimpinan agar segera dikoordinasikan sehingga tidak berkembang menjadi hambatan terhadap pencapaian target kinerja.
Pola tersebut memperkuat siklus kerja yang tidak berhenti pada perencanaan dan pelaksanaan, tetapi dilanjutkan dengan pemantauan, evaluasi, tindak lanjut, dan pelaporan.
Dengan mekanisme tersebut, Lapas Arga Makmur terus mendorong terciptanya tata kelola pelaksanaan tugas yang lebih tertib, responsif, dan akuntabel.
Integritas dan Profesionalitas Tetap Menjadi Landasan
Dalam arahannya, Yulian Fernando juga mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga integritas, kedisiplinan, dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.
Peningkatan kualitas pelayanan Pemasyarakatan dan pelaksanaan pembinaan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) harus tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan tugas setiap jajaran.
“Setiap tugas harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, terkoordinasi, dan memiliki hasil yang dapat dipertanggungjawabkan. Evaluasi kita lakukan untuk memastikan apa yang sudah berjalan dapat dipertahankan dan apa yang masih perlu diperbaiki segera ditindaklanjuti,” ujar Yulian Fernando.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan program membutuhkan keterlibatan seluruh jajaran. Karena itu, setiap pejabat diharapkan mampu memastikan tugas dan program pada bidangnya berjalan selaras dengan target kinerja satuan kerja.
Memperkuat Budaya Kerja Berbasis Kinerja
Hasil rapat selanjutnya menjadi dasar tindak lanjut masing-masing pejabat sesuai tugas dan tanggung jawabnya. Pemantauan, koordinasi, dan pelaporan terhadap progres pelaksanaan 15 Program Aksi akan terus dilakukan secara berkala.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Lapas Arga Makmur membangun budaya kerja yang menempatkan akuntabilitas, integritas, profesionalitas, dan hasil kinerja sebagai fondasi dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi Pemasyarakatan.
Rapat internal pejabat pun tidak berhenti sebagai forum evaluasi, tetapi menjadi instrumen untuk memperkuat arah kerja seluruh jajaran agar lebih terkoordinasi dan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian target organisasi.
Sebab, kinerja Pemasyarakatan yang kuat lahir dari tugas yang dilaksanakan dengan baik, evaluasi yang konsisten, serta tindak lanjut yang nyata.
























