Bengkulu — Suasana Lapangan Utama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu tampak berbeda pada Rabu pagi (23/09/2026). Puluhan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti kegiatan senam bersama dengan penuh semangat sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran sekaligus mendukung pembinaan selama menjalani masa pidana.
Sejak kegiatan dimulai, para WBP mengikuti rangkaian gerakan mulai dari pemanasan, gerakan inti, hingga pendinginan. Aktivitas tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk menjaga kondisi fisik, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk beraktivitas secara positif dalam suasana yang sehat dan penuh kebersamaan.
Dari sudut pandang pembinaan, kegiatan olahraga menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan keseimbangan antara pembinaan kepribadian dan aktivitas fisik warga binaan. Tubuh yang bugar diharapkan dapat menunjang produktivitas serta membantu WBP menjalani berbagai program pembinaan dengan lebih optimal.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, melalui jajaran terkait terus mendorong agar kegiatan pembinaan bagi warga binaan dilaksanakan secara berkelanjutan, termasuk kegiatan yang mendukung kesehatan dan kebugaran jasmani.
“Senam bersama ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga bagaimana menciptakan kegiatan positif yang dapat membangun semangat, kedisiplinan, dan kebersamaan warga binaan,” demikian semangat yang diusung dalam kegiatan tersebut.
Bagi warga binaan, olahraga bersama juga menjadi momentum untuk sejenak melepas kejenuhan dari rutinitas di dalam lapas. Gerakan yang dilakukan secara serentak menciptakan suasana kebersamaan sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan merupakan bagian penting dari proses perubahan diri.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh antusiasme. Keringat yang mengucur di tengah lapangan menjadi gambaran sederhana bahwa proses pembinaan tidak hanya berlangsung melalui program-program formal, tetapi juga melalui kebiasaan positif yang membentuk pola hidup sehat.
Melalui kegiatan senam bersama ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas diri warga binaan sebagai bekal menuju kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.























