Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Mengapa Mama Papua Menyebut Hutan Adalah Mama? Sebuah Keterikatan Mendalam

mengenai mengapa Mama Papua menyebut hutan adalah mama

WOLOIN by WOLOIN
28 July 2025
in Opini
A A
0
Masyarakat adat knasaimos sumber : greenpeace indonesia

Masyarakat adat knasaimos sumber : greenpeace indonesia

872
SHARES
1.3k
VIEWS

Jayapura, Papua – Frasa “hutan adalah mama” seringkali terdengar di kalangan masyarakat adat Papua, khususnya dari para perempuan yang akrab disapa “Mama Papua”. Ungkapan ini bukan sekadar kiasan, melainkan cerminan dari hubungan yang sangat mendalam dan esensial antara masyarakat adat Papua dengan hutan. Bagi mereka, hutan bukan hanya sekadar kumpulan pohon, tetapi entitas hidup yang memberikan kehidupan dan identitas, layaknya seorang ibu kandung.

Sumber Kehidupan dan Mata Pencaharian

Bagi Mama Papua dan seluruh komunitas adat, hutan adalah penyedia utama segala kebutuhan hidup. Dari hutanlah mereka mendapatkan pangan berupa sagu, buah-buahan, umbi-umbian, hingga hasil buruan. Obat-obatan tradisional yang ampuh untuk menyembuhkan berbagai penyakit juga ditemukan dari kekayaan flora dan fauna hutan.

“Hutan itu sumber air bersih, tempat kami berkebun, mencari makanan,” ujar Mama Elisabeth, seorang perempuan adat dari suku Dani di Wamena. “Kalau hutan sakit, kami juga sakit. Anak-anak kami mau makan apa?”

Baca Juga

Aktivitas jual beli di Pasar Terapung Siring Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan para pedagang menggunakan perahu untuk menjajakan beragam hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari di atas Sungai Barito. (Sumber: https://www.linkedin.com/)

Pasar Terapung Banjarmasin: Antara Syariah dan Kapitalisme

16 September 2026
IMG 0373

Ketika Semua Transaksi Masuk QRIS: Sudahkah UMKM Memanfaatkan Data Penjualan untuk Mengambil Keputusan?

15 September 2026
WhatsApp Image 2026 09 13 at 12.31.34

“Negara Blok M”: Ketika Kawasan Tua Jakarta Bangkit Jadi Kiblat Gaya Hidup Gen Z

13 September 2026
Bahasa menyampaikan kata, tetapi sensitivitas sosial menyampaikan makna. ( iIlustrasi AI )

Bahasa Bukan Sekadar Kata: Sensitivitas Sosial dalam Komunikasi

13 September 2026

 

mama

Tak hanya itu, berbagai material untuk membangun rumah, membuat perahu, dan menghasilkan kerajinan tangan juga berasal dari hutan. Ketergantungan ini menjadikan hutan sebagai tulang punggung ekonomi dan keberlangsungan hidup mereka sehari-hari.

Pusat Pengetahuan dan Identitas Budaya

Lebih dari sekadar sumber daya alam, hutan adalah perpustakaan hidup bagi masyarakat adat Papua. Di dalamnya terkandung pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun, mulai dari cara berburu, meramu obat, hingga memahami siklus alam. Setiap pohon, sungai, dan bukit memiliki cerita serta nilai spiritual yang membentuk identitas budaya mereka. Ritual adat, upacara penting, dan tradisi luhur seringkali dilaksanakan di dalam hutan. Hutan adalah ruang sakral yang menghubungkan mereka dengan leluhur dan alam semesta. Hilangnya hutan berarti hilangnya bagian integral dari identitas dan warisan budaya mereka.

IMG 0768 scaled 1

Penjaga Ekologis dan Spiritual

Para Mama Papua memahami betul peran hutan sebagai penyeimbang ekosistem. Hutan yang lestari menjaga kualitas air, mencegah erosi, dan mengatur iklim mikro.

Mereka percaya bahwa ada roh-roh penjaga di dalam hutan yang harus dihormati. Oleh karena itu, praktik-praktik adat yang bijak, seperti tidak mengambil lebih dari yang dibutuhkan dan menjaga kebersihan hutan, telah menjadi bagian dari kearifan lokal mereka selama berabad-abad. “Hutan itu rumah kami, mama yang menjaga kami dari panas dan hujan,” kata Mama Agustina dari suku Asmat. “Kami harus menjaganya juga, karena kalau tidak, siapa yang akan menjaga kami?”

Melalui ungkapan “hutan adalah mama”, masyarakat Papua ingin menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya merawat dan melindungi lingkungan. Ini adalah seruan untuk mengakui bahwa keberlanjutan hidup manusia sangat bergantung pada kelestarian alam, dan bahwa menghormati alam sama dengan menghormati kehidupan itu sendiri.

    Share349Tweet218Share61Pin78SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    Mahasiswa KKN Universitas Tidar Bekerja Sama dengan BKMK Laksanakan Sosialisasi UMKM dan Aksi Sosial di Kelurahan Panjer Kebumen

    Next Post

    Kebakaran Pasar Lolak Bolaang Mongondow pada 27 Juli 2025

    WOLOIN

    WOLOIN

    Penulis

    Related Posts

    Aktivitas jual beli di Pasar Terapung Siring Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan para pedagang menggunakan perahu untuk menjajakan beragam hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari di atas Sungai Barito. (Sumber: https://www.linkedin.com/)

    Pasar Terapung Banjarmasin: Antara Syariah dan Kapitalisme

    16 September 2026
    IMG 0373

    Ketika Semua Transaksi Masuk QRIS: Sudahkah UMKM Memanfaatkan Data Penjualan untuk Mengambil Keputusan?

    15 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 13 at 12.31.34

    “Negara Blok M”: Ketika Kawasan Tua Jakarta Bangkit Jadi Kiblat Gaya Hidup Gen Z

    13 September 2026
    Bahasa menyampaikan kata, tetapi sensitivitas sosial menyampaikan makna. ( iIlustrasi AI )

    Bahasa Bukan Sekadar Kata: Sensitivitas Sosial dalam Komunikasi

    13 September 2026
    Next Post
    Kebakaran

    Kebakaran Pasar Lolak Bolaang Mongondow pada 27 Juli 2025

    Kebakaran

    Kebakaran Hebat Melanda Pasar Ngawen Gunungkidul pada Juli 2025

    Gempa Bumi

    Gempa Bumi Guncang Indonesia, Warga Diminta Tetap Waspada

    Workshop pemandu wisata & paket wisata yang diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Kebangsaan XIII

    Gagas Workshop Pemandu Wisata, Mahasiswa KKN Kebangsaan Ajak Muda-Mudi Leang Leang Gali 'Harta Karun' Pariwisata Lokal

    Koked

    Dukung SDGs 12: Dosen FP UB dan Mahasiswa KKN Adakan Pelatihan Kokedama Bersama Sekolah Ebok-Ebok di Desa Sumbersalak, Jember

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Aktivitas para santri putri berinteraksi di lingkungan pesantren, mencerminkan suasana pendidikan, keagamaan, dan kehidupan santri. (Sumber: website https://www.arrohmah.co.id/)

    Dari Uang Saku hingga Berbagi: Wajah Ekonomi Syariah di Pesantren

    16 September 2026
    PROKER5 1

    “Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Kembangkan Alat Penabur Pupuk Manual Sederhana di Desa Lebang Manai”

    16 September 2026
    Aktivitas jual beli di Pasar Terapung Siring Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan para pedagang menggunakan perahu untuk menjajakan beragam hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari di atas Sungai Barito. (Sumber: https://www.linkedin.com/)

    Pasar Terapung Banjarmasin: Antara Syariah dan Kapitalisme

    16 September 2026
    Cuplikan layar 2026 09 16 013318

    Penelitian Mahasiswa Untag Surabaya Petakan Potensi Pengembangan Permukiman Pesisir Kota Surabaya Berbasis SIG

    16 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 16 at 00.07.26

    KKN UNHAS 116 Dorong Digitalisasi Pembayaran bagi UMKM dan Petani Desa Lebang Manai melalui QRIS

    16 September 2026
    bukan sekadar jago desain menjadi talenta berprestasi ahmadmadani2

    Karya Siswa Perlu Keluar dari Galeri dan Menjadi Portofolio

    16 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Salsa
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita