Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Banner Publikasi Press Release Gratis
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Pendidikan

“Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Kembangkan Alat Penabur Pupuk Manual Sederhana di Desa Lebang Manai”

Andi Muh Ilyas rezyk by Andi Muh Ilyas rezyk
16 September 2026
in Pendidikan
A A
0
PROKER5 1
851
SHARES
1.2k
VIEWS

Jeneponto, September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja “Pembuatan Alat Penabur Pupuk Manual Sederhana” di Desa Lebang Manai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto.

Program kerja ini diinisiasi oleh Andi Muh Ilyas Rezky Sangu, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, sebagai bentuk kontribusi dalam menghadirkan inovasi sederhana yang dapat membantu masyarakat, khususnya petani, dalam melakukan proses pemupukan tanaman.

Program tersebut berangkat dari hasil observasi mahasiswa selama melaksanakan kegiatan KKN di Desa Lebang Manai. Proses pemupukan yang dilakukan secara manual masih membutuhkan waktu dan tenaga, terutama ketika pupuk harus ditaburkan secara merata pada area tanaman yang cukup luas. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang mendorong mahasiswa untuk membuat alat penabur pupuk yang sederhana, mudah digunakan, dan dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh.

Melihat kondisi tersebut, Andi Muh Ilyas Rezky Sangu mengembangkan inovasi berupa alat penabur pupuk manual sederhana. Alat ini dirancang untuk membantu proses penyebaran pupuk agar lebih praktis dan merata. Selain itu, alat tersebut diharapkan dapat mengurangi penggunaan tenaga secara berlebihan dalam proses pemupukan.

Baca Juga

Aktivitas para santri putri berinteraksi di lingkungan pesantren, mencerminkan suasana pendidikan, keagamaan, dan kehidupan santri. (Sumber: website https://www.arrohmah.co.id/)

Dari Uang Saku hingga Berbagi: Wajah Ekonomi Syariah di Pesantren

16 September 2026
Cuplikan layar 2026 09 16 013318

Penelitian Mahasiswa Untag Surabaya Petakan Potensi Pengembangan Permukiman Pesisir Kota Surabaya Berbasis SIG

16 September 2026
WhatsApp Image 2026 09 16 at 00.07.26

KKN UNHAS 116 Dorong Digitalisasi Pembayaran bagi UMKM dan Petani Desa Lebang Manai melalui QRIS

16 September 2026
WhatsApp Image 2026 09 15 at 1.16.52 PM

Nur Ahmad Wafiy Raih Juara 3 OMI Geografi Terintegrasi, MAN 1 Yogyakarta Siap Tatap Tingkat Provinsi

15 September 2026

Proses pembuatan alat dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari menentukan desain alat, mempersiapkan bahan dan peralatan, melakukan pengukuran dan pemotongan bahan, merakit bagian-bagian alat, hingga melakukan uji coba penggunaan alat di area pertanian.

Bahan yang digunakan disesuaikan dengan konsep sederhana dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Dengan menggunakan bahan yang relatif mudah ditemukan, alat tersebut diharapkan dapat dibuat kembali oleh masyarakat secara mandiri apabila mengalami kerusakan atau membutuhkan penyesuaian.

Selain menghasilkan alat yang dapat digunakan dalam kegiatan pertanian, program kerja ini juga menjadi sarana untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan inovasi sederhana dalam mendukung aktivitas pertanian. Kehadiran alat penabur pupuk manual diharapkan dapat membantu petani dalam melakukan pemupukan secara lebih praktis, efisien, dan terarah.

Andi Muh Ilyas Rezky Sangu berharap program kerja ini tidak hanya berhenti pada pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Lebang Manai.

“Melalui program ini, kami ingin menghadirkan inovasi sederhana yang dapat membantu masyarakat dalam proses pemupukan. Meskipun alat yang dibuat sederhana, kami berharap alat ini dapat memberikan manfaat dan dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan petani di Desa Lebang Manai,” ujarnya.

    Tags: Alat Penabur Pupuk Manual SederhanaDesa Lebang ManaiGelombang 116KKNPupukUnhas
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Leaderboard apa apa
    Previous Post

    Pasar Terapung Banjarmasin: Antara Syariah dan Kapitalisme

    Next Post

    Dari Uang Saku hingga Berbagi: Wajah Ekonomi Syariah di Pesantren

    Andi Muh Ilyas rezyk

    Andi Muh Ilyas rezyk

    Jeneponto, September 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan program kerja “Pembuatan Alat Penabur Pupuk Manual Sederhana” di Desa Lebang Manai, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto. Program kerja ini diinisiasi oleh Andi Muh Ilyas Rezky Sangu, mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin, sebagai bentuk kontribusi dalam menghadirkan inovasi sederhana yang dapat membantu masyarakat, khususnya petani, dalam melakukan proses pemupukan tanaman. Program tersebut berangkat dari hasil observasi mahasiswa selama melaksanakan kegiatan KKN di Desa Lebang Manai. Proses pemupukan yang dilakukan secara manual masih membutuhkan waktu dan tenaga, terutama ketika pupuk harus ditaburkan secara merata pada area tanaman yang cukup luas. Kondisi tersebut menjadi salah satu hal yang mendorong mahasiswa untuk membuat alat penabur pupuk yang sederhana, mudah digunakan, dan dapat dibuat dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh. Melihat kondisi tersebut, Andi Muh Ilyas Rezky Sangu mengembangkan inovasi berupa alat penabur pupuk manual sederhana. Alat ini dirancang untuk membantu proses penyebaran pupuk agar lebih praktis dan merata. Selain itu, alat tersebut diharapkan dapat mengurangi penggunaan tenaga secara berlebihan dalam proses pemupukan. Proses pembuatan alat dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari menentukan desain alat, mempersiapkan bahan dan peralatan, melakukan pengukuran dan pemotongan bahan, merakit bagian-bagian alat, hingga melakukan uji coba penggunaan alat di area pertanian. Bahan yang digunakan disesuaikan dengan konsep sederhana dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Dengan menggunakan bahan yang relatif mudah ditemukan, alat tersebut diharapkan dapat dibuat kembali oleh masyarakat secara mandiri apabila mengalami kerusakan atau membutuhkan penyesuaian. Selain menghasilkan alat yang dapat digunakan dalam kegiatan pertanian, program kerja ini juga menjadi sarana untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan inovasi sederhana dalam mendukung aktivitas pertanian. Kehadiran alat penabur pupuk manual diharapkan dapat membantu petani dalam melakukan pemupukan secara lebih praktis, efisien, dan terarah. Andi Muh Ilyas Rezky Sangu berharap program kerja ini tidak hanya berhenti pada pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh masyarakat Desa Lebang Manai. “Melalui program ini, kami ingin menghadirkan inovasi sederhana yang dapat membantu masyarakat dalam proses pemupukan. Meskipun alat yang dibuat sederhana, kami berharap alat ini dapat memberikan manfaat dan dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan petani di Desa Lebang Manai,” ujarnya.

    Related Posts

    Aktivitas para santri putri berinteraksi di lingkungan pesantren, mencerminkan suasana pendidikan, keagamaan, dan kehidupan santri. (Sumber: website https://www.arrohmah.co.id/)

    Dari Uang Saku hingga Berbagi: Wajah Ekonomi Syariah di Pesantren

    16 September 2026
    Cuplikan layar 2026 09 16 013318

    Penelitian Mahasiswa Untag Surabaya Petakan Potensi Pengembangan Permukiman Pesisir Kota Surabaya Berbasis SIG

    16 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 16 at 00.07.26

    KKN UNHAS 116 Dorong Digitalisasi Pembayaran bagi UMKM dan Petani Desa Lebang Manai melalui QRIS

    16 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 15 at 1.16.52 PM

    Nur Ahmad Wafiy Raih Juara 3 OMI Geografi Terintegrasi, MAN 1 Yogyakarta Siap Tatap Tingkat Provinsi

    15 September 2026
    Next Post
    Aktivitas para santri putri berinteraksi di lingkungan pesantren, mencerminkan suasana pendidikan, keagamaan, dan kehidupan santri. (Sumber: website https://www.arrohmah.co.id/)

    Dari Uang Saku hingga Berbagi: Wajah Ekonomi Syariah di Pesantren

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Aktivitas para santri putri berinteraksi di lingkungan pesantren, mencerminkan suasana pendidikan, keagamaan, dan kehidupan santri. (Sumber: website https://www.arrohmah.co.id/)

    Dari Uang Saku hingga Berbagi: Wajah Ekonomi Syariah di Pesantren

    16 September 2026
    PROKER5 1

    “Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 Kembangkan Alat Penabur Pupuk Manual Sederhana di Desa Lebang Manai”

    16 September 2026
    Aktivitas jual beli di Pasar Terapung Siring Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan para pedagang menggunakan perahu untuk menjajakan beragam hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari di atas Sungai Barito. (Sumber: https://www.linkedin.com/)

    Pasar Terapung Banjarmasin: Antara Syariah dan Kapitalisme

    16 September 2026
    Cuplikan layar 2026 09 16 013318

    Penelitian Mahasiswa Untag Surabaya Petakan Potensi Pengembangan Permukiman Pesisir Kota Surabaya Berbasis SIG

    16 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 16 at 00.07.26

    KKN UNHAS 116 Dorong Digitalisasi Pembayaran bagi UMKM dan Petani Desa Lebang Manai melalui QRIS

    16 September 2026
    bukan sekadar jago desain menjadi talenta berprestasi ahmadmadani2

    Karya Siswa Perlu Keluar dari Galeri dan Menjadi Portofolio

    16 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita