Surabaya – Pengembangan kawasan permukiman di wilayah pesisir perkotaan membutuhkan perencanaan yang matang agar sesuai dengan kondisi lingkungan, daya dukung lahan, serta karakteristik sosial ekonomi wilayah. Menjawab tantangan tersebut, penelitian Tugas Akhir mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melakukan pemetaan potensi permukiman di wilayah pesisir Kota Surabaya menggunakan pendekatan Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis metode multikriteria.
Penelitian berjudul “Pemetaan Potensi Permukiman di Surabaya Bagian Pesisir Menggunakan Metode Multikriteria Berbasis SIG” ini disusun oleh Mohammad Khakim Ardiansyah dari Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Kajian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tekanan pemanfaatan ruang di kawasan pesisir Surabaya yang berkembang sebagai kawasan permukiman, aktivitas ekonomi, kawasan terbangun, serta wilayah dengan variasi nilai tanah.
Dalam penelitian ini, analisis potensi permukiman dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek spasial, meliputi kondisi jenis tanah, kemiringan lereng, tutupan lahan, potensi air, kerawanan banjir perkotaan, aksesibilitas terhadap jaringan jalan, serta kedekatan dengan fasilitas umum seperti pasar, fasilitas kesehatan, dan fasilitas pendidikan. Seluruh parameter tersebut diolah melalui tahapan klasifikasi, pemberian skor, pembobotan, dan penggabungan menggunakan metode weighted overlay untuk menghasilkan peta potensi permukiman.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa wilayah pesisir Surabaya memiliki tingkat potensi permukiman yang beragam. Berdasarkan hasil analisis spasial, wilayah penelitian terbagi menjadi empat kelas potensi, yaitu tidak berpotensi, kurang berpotensi, cukup berpotensi, dan sangat berpotensi. Kategori lahan potensial permukiman diperoleh dari penggabungan kelas cukup berpotensi dan sangat berpotensi dengan total luas sekitar 4.482,54 hektare.
Selain memetakan kesesuaian lahan, penelitian ini juga melakukan analisis daya dukung permukiman dengan membandingkan ketersediaan lahan potensial terhadap kebutuhan ruang berdasarkan proyeksi perkembangan penduduk. Pendekatan tersebut digunakan untuk mengetahui kemampuan kawasan pesisir dalam menampung kebutuhan permukiman pada masa mendatang.
Penelitian ini juga mengintegrasikan hasil pemetaan potensi permukiman dengan Zona Nilai Tanah (ZNT) sebagai informasi ekonomi-spasial. Analisis tersebut bertujuan melihat hubungan antara kelayakan fisik lahan dengan karakter nilai tanah sehingga dapat memberikan gambaran awal mengenai prioritas pengembangan kawasan berdasarkan aspek spasial dan ekonomi.
Untuk memastikan kualitas data, penelitian melakukan validasi lapangan terhadap hasil klasifikasi tutupan lahan dan peta potensi permukiman. Hasil uji akurasi klasifikasi tutupan lahan memperoleh nilai overall accuracy sebesar 94,85%, yang menunjukkan tingkat kesesuaian tinggi antara hasil klasifikasi peta dengan kondisi referensi lapangan.
Melalui penelitian ini, diharapkan informasi spasial yang dihasilkan dapat menjadi salah satu referensi dalam mendukung pengambilan keputusan terkait pengembangan kawasan permukiman pesisir Kota Surabaya. Hasil penelitian tidak hanya memberikan gambaran mengenai lokasi yang memiliki potensi pengembangan, tetapi juga membantu mempertimbangkan aspek lingkungan, daya dukung lahan, serta karakter ekonomi tanah sebelum dilakukan pembangunan.
Penulis: Mohammad Khakim Ardiansyah




















