Official Whatsapp
  • Contact Us
  • Mengapa Tulisan Saya Belum Ditayangkan?
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Laut Adalah Rumah Kami, Tapi Kami Tak Dianggap Penghuninya

Karena laut adalah rumah kami. Dan kami ingin dianggap sebagai penghuninya.

Redaksi by Redaksi
8 July 2025
in Opini
A A
0
Laut

Potret Perempuan Pesisir sebagai Nelayan tapi belum diakui

857
SHARES
1.2k
VIEWS

Laut Adalah Rumah Kami, Tapi Kami Tak Dianggap Penghuninya

Tiap pagi, sebelum matahari benar-benar naik dari timur, halaman rumah-rumah di pesisir Lamongan sudah sibuk. Seorang ibu menjemur ikan asin, seorang lainnya menyortir hasil laut, lalu bersiap ke pasar menjualnya. Di banyak rumah, perempuan bangun lebih awal dari nelayan laki-laki. Tapi tak satu pun dari mereka disebut “nelayan”.

Kata itu—nelayan—di kepala banyak orang, selalu berarti laki-laki berperahu. Yang mengarungi laut, melempar jaring, lalu kembali membawa hasil tangkapan. Padahal kenyataannya, laut tidak dihidupi sendirian. Di belakang setiap perahu yang pulang, ada tangan-tangan perempuan yang bekerja menyambut, mengolah, menjual, dan menopang ekonomi keluarga dari balik dapur hingga pasar.

Di Hari Laut, Suara Perempuan Masih Tercecer Ombak

Setiap tanggal 8 Juni, dunia merayakan Hari Laut Sedunia. Poster-poster muncul: jaga terumbu karang, lawan sampah plastik, selamatkan biota laut. Namun tidak banyak yang berbicara tentang perempuan yang hidup dari laut. Perempuan yang tidak turun melaut, tapi hidupnya menyatu dengan irama pasang surut.

Di Lamongan, mereka tersebar di Paciran, Brondong, Kranji, dan desa-desa pesisir lainnya. Mereka mengolah ikan jadi abon, menjajakan udang rebon, mencatat utang-piutang hasil jualan, dan memastikan dapur tetap mengepul bahkan saat perahu tak kembali karena cuaca buruk.

Namun mereka tidak masuk daftar penerima bantuan. Mereka tidak dianggap sebagai pelaku usaha perikanan. Bahkan status di KTP-nya seringkali hanya tertulis “ibu rumah tangga.”

Padahal hukum di negeri ini jelas: nelayan adalah siapa saja yang terlibat dalam proses penangkapan, pengolahan, penyimpanan, hingga pemasaran hasil laut. Tapi perempuan-perempuan ini tidak dianggap masuk dalam definisi itu.

Antara Garam, Ikan Jemuran, dan Tak Ada Nama

Beberapa perempuan di pesisir Lamongan bercerita: mereka tak punya Kartu KUSUKA (Kartu Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan), tak pernah ikut pelatihan dari dinas, dan belum pernah didata sebagai pelaku usaha meski tiap hari hidup dari laut.

Sebagian mencoba mengganti status pekerjaan di KTP menjadi “nelayan”, tapi ditolak. Alasannya, mereka tidak turun ke laut. Padahal jika tidak ada mereka, banyak hasil laut itu tak sampai ke pasar, tak berubah bentuk jadi nilai, tak menjadi pemasukan keluarga.

Ini bukan soal sebutan. Ini soal pengakuan. Karena pengakuan, lahir hak: ikut pelatihan, mendapat asuransi, dibantu alat produksi, dilibatkan dalam forum desa.

Perempuan Pesisir Tidak Butuh Kasihan. Mereka Butuh Pengakuan.

Sudah terlalu lama peran perempuan pesisir dikecilkan. Dalam cerita, mereka disebut “pendamping nelayan”. Dalam programnya, mereka disebut “kelompok ibu-ibu”. Dalam data, mereka tidak disebut sama sekali.

Padahal mereka adalah penjaga rantai ekonomi laut. Mereka adalah penopang keluarga ketika hasil tangkapan sepi. Mereka juga menjadi korban pertama ketika iklim tak bersahabat dan laut mulai sulit ditebak.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 10 22 at 06.55.43

Menavigasi Era Digital: Mengupas Tuntas Teori, Praktik, dan Tantangan Jurnalisme Modern

24 October 2026
IMG 20261023 WA0024

Penganggaran Modal dan Kas: Kunci Perusahaan Bertahan di Tengah Ketidakpastian 2026

24 October 2026
1 1

Menyapa Sejarah di Pesisir Jakarta: Wajah Hangat Rumah Si Pitung yang Kian Tertata

24 October 2026
DSC05361 300kb

Akhir Pekan di Blok M: Berburu Kuliner Hingga Berburu Momen di Photobooth

24 October 2026

Mereka tidak butuh dikasihani. Mereka hanya ingin diakui: sebagai nelayan, sebagai pekerja, sebagai bagian dari kebijakan kelautan.

Di tepi laut, kami berdiri

Peringatan Hari Laut seharusnya bukan hanya tentang ikan dan karang. Tapi juga tentang manusia yang hidup dari laut—terutama yang suaranya selama ini hilang di antara deru ombak.

Perempuan-perempuan pesisir Lamongan, dan di seluruh Indonesia, hanya ingin satu hal: menjadi bagian yang sah dari dunia yang telah lama mereka jaga.

Karena laut adalah rumah kami. Dan kami ingin dianggap sebagai penghuninya.

—

Ditulis oleh: Ike Nurul Fitrotus Shoimah (Ketua KOPRI PC PMII Lamongan)

Penulis adalah perempuan muda yang hidup dan tumbuh di pesisir Lamongan, menulis ini untuk perempuan-perempuan yang selama ini tak tercatat, tapi tak pernah absen bekerja demi laut dan kehidupan.

    Share343Tweet214Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    KOPRI PR PMII Soekarno Gelar Seminar: Soroti Transformasi Perempuan di Era Digital

    Next Post

    Antara Asli dan Imitasi: Eksplorasi AI, Deepfake, dan Ectype Modern

    Redaksi

    Redaksi

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 10 22 at 06.55.43

    Menavigasi Era Digital: Mengupas Tuntas Teori, Praktik, dan Tantangan Jurnalisme Modern

    24 October 2026
    IMG 20261023 WA0024

    Penganggaran Modal dan Kas: Kunci Perusahaan Bertahan di Tengah Ketidakpastian 2026

    24 October 2026
    1 1

    Menyapa Sejarah di Pesisir Jakarta: Wajah Hangat Rumah Si Pitung yang Kian Tertata

    24 October 2026
    DSC05361 300kb

    Akhir Pekan di Blok M: Berburu Kuliner Hingga Berburu Momen di Photobooth

    24 October 2026
    Next Post
    gambar deepfake

    Antara Asli dan Imitasi: Eksplorasi AI, Deepfake, dan Ectype Modern

    image 1680x 686b5dc7eaab9

    Ditjenpas Bahas Penyusunan Pedoman Peran Serta Masyarakat, Dorong Keterlibatan Aktif dalam Pembinaan

    IMG 20250707 WA0034

    Hujan Deras Guyur Tangsel, Mobil Terjebak Banjir hingga Tiga Kontrakan Longsor

    adbe8684 c23f 4133 b594 4c3c4e5ba8b2

    Berprestasi dan Menginspirasi, Rizka Aulia Sabila Wakili Universitas Muslim Maros di PILMAPRES Tingkat Wilayah Tahun 2025

    Berliana Aisyah Nur Salwa

    Lulus 3,5 Tahun, Lanjut Magister di Usia Muda: Berliana Aisyah Nur Salwa, Mahasiswa Hukum yang Aktif Mengembangkan Potensi, Berkontribusi Nyata, dan Menjadi Inspirasi Generasi Muda

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    WhatsApp Image 2026 10 21 at 09.33.21

    Pastikan Pengerjaan Sesuai Target, Rutan Bengkulu Rutin Pantau Renovasi Dapur

    25 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 21 at 08.45.39

    Rutan Bengkulu Gelar Senam Mapenaling, Dukung Kebugaran dan Adaptasi Warga Binaan Baru

    25 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 21 at 08.31.11

    Karutan Bengkulu Tinjau Kebun Pakcoy, Dukung Pembinaan Kemandirian Warga Binaan

    25 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 21 at 08.27.35

    Karutan Bengkulu Bersama Jajaran Sapa Warga Binaan, Perkuat Komunikasi dan Pendekatan Humanis

    25 October 2026
    e2ded78c f78d 4ac0 b09d ae89a4dc39da 11zon

    Pesan Menteri Nusron untuk 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana pun Bekerja

    25 October 2026
    1e666331 a116 4a0e bded 254e574fdd4a 11zon

    Isi Kuliah Umum di Politeknik Agraria STPN, Rocky Gerung Ingin Taruna/i Pahami Tiga Konsep Pemaknaan Pengelolaan Tanah

    25 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 media@swsmedia.id

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita