Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Perencanaan SDM di Era AI: Apakah Perusahaan Harus Mengurangi Karyawan atau Justru Meningkatkan Kompetensinya?

Febby Putri by Febby Putri
3 September 2026
in Opini
A A
0
IMG 2765
863
SHARES
1.3k
VIEWS

Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah mengubah cara perusahaan menjalankan bisnis dan mengelola sumber daya manusia (SDM). AI mampu melakukan berbagai pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan tenaga manusia, mulai dari mengolah data, membuat laporan, menjawab pertanyaan pelanggan, hingga membantu proses administrasi. Kondisi ini kemudian menimbulkan pertanyaan besar dalam perencanaan SDM: apakah perusahaan seharusnya mengurangi jumlah karyawan karena sebagian pekerjaan dapat dilakukan AI, atau justru meningkatkan kompetensi karyawan agar mampu bekerja bersama AI?

Menurut saya, perusahaan tidak seharusnya menjadikan pengurangan karyawan sebagai strategi utama menghadapi AI. Pengurangan tenaga kerja mungkin diperlukan pada pekerjaan tertentu yang benar-benar dapat diotomatisasi, tetapi strategi yang lebih berkelanjutan adalah meningkatkan kompetensi karyawan melalui upskilling dan reskilling. AI seharusnya dipandang sebagai alat untuk meningkatkan kemampuan manusia, bukan semata-mata sebagai pengganti manusia.

Fenomena AI dan Perubahan Dunia Kerja

Fenomena penggunaan AI di tempat kerja sudah semakin nyata. Data Microsoft dan LinkedIn dalam Work Trend Index 2024 menunjukkan bahwa 75% pekerja pengetahuan secara global telah menggunakan AI dalam pekerjaan mereka. Di Indonesia, angkanya bahkan mencapai 92%. Selain itu, 69% pemimpin bisnis di Indonesia menyatakan tidak ingin merekrut seseorang yang tidak memiliki kemampuan AI. Hal ini menunjukkan bahwa AI bukan lagi teknologi masa depan, melainkan sudah menjadi bagian dari kebutuhan kompetensi tenaga kerja saat ini.

Namun, fenomena tersebut tidak berarti bahwa semua pekerjaan manusia akan hilang. International Labour Organization (ILO) justru menyatakan bahwa dampak utama generative AI kemungkinan lebih banyak berupa augmentasi atau peningkatan kemampuan pekerjaan, bukan penghapusan pekerjaan secara keseluruhan. AI cenderung mengambil alih tugas-tugas tertentu dalam suatu pekerjaan, sementara manusia tetap dibutuhkan untuk tugas yang membutuhkan penilaian, kreativitas, komunikasi, dan tanggung jawab. IInternational Labour Organization+1

Teori Human Capital: Karyawan Adalah Investasi

Fenomena tersebut dapat dianalisis menggunakan Human Capital Theory yang dikembangkan oleh Gary S. Becker. Dalam teori ini, pendidikan dan pelatihan dipandang sebagai bentuk investasi karena dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan produktivitas seseorang. Dengan kata lain, karyawan bukan hanya merupakan biaya bagi perusahaan, tetapi juga merupakan aset yang dapat menghasilkan nilai apabila kompetensinya dikembangkan

Jika teori tersebut dikaitkan dengan era AI, maka perusahaan seharusnya tidak langsung melihat karyawan sebagai tenaga kerja yang akan digantikan teknologi. Sebaliknya, perusahaan perlu melihat kompetensi karyawan sebagai modal yang dapat dikembangkan agar mampu menggunakan teknologi baru.

Misalnya, seorang staf administrasi yang sebelumnya menghabiskan sebagian besar waktunya untuk membuat laporan secara manual dapat menggunakan AI untuk membantu mengolah dan merangkum data. Waktu yang sebelumnya digunakan untuk pekerjaan rutin dapat dialihkan untuk melakukan analisis, memberikan rekomendasi, atau berkomunikasi dengan pelanggan. Dalam kondisi seperti ini, AI tidak menghilangkan nilai karyawan, tetapi mengubah jenis kompetensi yang dibutuhkan.

Pandangan ini juga sejalan dengan ILO yang menilai bahwa AI lebih banyak mengubah tugas dalam pekerjaan daripada menghapus keseluruhan pekerjaan. Oleh karena itu, tantangan utama perusahaan bukan hanya menentukan “berapa orang yang harus dikurangi”, tetapi “kompetensi apa yang harus dimiliki karyawan agar pekerjaan tersebut tetap bernilai di era AI?” IInternational Labour Organization

Mengapa Upskilling dan Reskilling Lebih Penting?

Menurut saya, strategi SDM di era AI harus berfokus pada dua hal, yaitu upskilling dan reskilling. Upskilling berarti meningkatkan kemampuan karyawan agar lebih baik dalam pekerjaan yang sedang dijalankan, sedangkan reskilling berarti membekali karyawan dengan keterampilan baru untuk menjalankan jenis pekerjaan yang berbeda.

Kebutuhan tersebut terlihat jelas dari kesenjangan antara penggunaan AI dan pelatihan AI. Microsoft menemukan bahwa meskipun 75% pekerja pengetahuan global sudah menggunakan AI, hanya 39% pengguna AI yang mendapatkan pelatihan AI dari perusahaan. Artinya, banyak karyawan sudah menggunakan AI, tetapi belum tentu memahami cara menggunakannya secara aman, efektif, dan bertanggung jawab.

Situasi ini juga terjadi di Indonesia. Sebanyak 76% pekerja Indonesia yang menggunakan AI bahkan membawa alat AI mereka sendiri ke tempat kerja. Kondisi ini menunjukkan adanya inisiatif dari karyawan, tetapi sekaligus menimbulkan risiko terhadap keamanan data dan penggunaan AI yang tidak terarah.

Karena itu, perusahaan perlu merancang perencanaan SDM yang mencakup pelatihan literasi AI, kemampuan analisis data, prompting, keamanan informasi, kreativitas, komunikasi, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis. Kompetensi manusia tersebut justru menjadi semakin penting ketika pekerjaan rutin mulai dilakukan oleh mesin.

Contoh Studi Kasus

Studi Kasus PT Mayora Indah Tbk.: Perencanaan SDM di Tengah Digitalisasi Industri

PT Mayora Indah Tbk. merupakan salah satu perusahaan manufaktur makanan dan minuman besar di Indonesia yang memiliki aktivitas produksi di wilayah Tangerang. Perusahaan manufaktur seperti Mayora menghadapi tantangan untuk terus meningkatkan produktivitas, kualitas produk, dan efisiensi operasional di tengah perkembangan teknologi dan digitalisasi industri.

Dalam konteks perencanaan SDM, perkembangan otomatisasi, sistem digital, dan AI dapat mengubah jenis pekerjaan yang dilakukan karyawan. Pekerjaan yang bersifat rutin dan administratif berpotensi semakin terbantu oleh teknologi, sedangkan karyawan perlu memiliki kemampuan baru dalam menggunakan sistem digital, menganalisis data, mengawasi proses, serta mengambil keputusan.

Permasalahan studi kasusnya adalah:

Apakah perusahaan sebaiknya mengurangi tenaga kerja ketika teknologi mampu meningkatkan otomatisasi pekerjaan, atau lebih baik meningkatkan kompetensi karyawan melalui upskilling dan reskilling?

Dengan menggunakan Human Capital Theory, perusahaan dapat memandang karyawan sebagai aset yang perlu dikembangkan. Oleh karena itu, strategi yang dapat dianalisis adalah memberikan pelatihan kompetensi digital kepada karyawan agar mereka mampu beradaptasi terhadap perubahan teknologi.

Analisis

Perusahaan dapat melakukan:

  • Upskilling: meningkatkan kemampuan karyawan dalam menggunakan teknologi dan sistem digital.
  • Reskilling: memberikan keterampilan baru kepada karyawan yang pekerjaannya mengalami perubahan.
  • Job redesign: mengubah tugas pekerjaan agar teknologi menangani pekerjaan rutin, sementara manusia berfokus pada analisis, pengawasan, kreativitas, dan pengambilan keputusan.
  • Workforce planning: memetakan posisi dan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan di masa depan.

Kesimpulan

Studi kasus PT Mayora Indah Tbk. dapat digunakan untuk menggambarkan bahwa transformasi teknologi tidak selalu harus direspons dengan pengurangan karyawan. Pendekatan yang lebih berkelanjutan adalah melakukan perencanaan SDM, pemetaan kompetensi, serta program upskilling dan reskilling.

 

Sumber:

Baca Juga

Locket 1790836000236 67

Bekerja untuk hidup, masih tidak cukup?

6 October 2026
8cc222ea c2e4 49a7 9a8e 00f446ac20ae

Dari Warga Pasif ke Warga Kritis: Peran Hukum Tata Negara dalam Edukasi Kewarganegaraan

6 October 2026
bucket bunga

Produksi dan Penjualan Buket Bunga dalam Perspektif Ekonomi Mikro

6 October 2026
Foto artikel 2 Sedang

Kuliah Bukan Lagi Satu-Satunya Pengeluaran: Mengapa Biaya Hidup Menjadi Beban Tersembunyi Mahasiswa?

5 October 2026

• Becker, G. S. (1964). Human Capital: A Theoretical and Empirical Analysis, with Special Reference to Education. National Bureau of Economic Research. NNational Bureau of Economic Research

• International Labour Organization. (2023). Generative AI and Jobs: A Global Analysis of Potential Effects on Job Quantity and Quality. IInternational Labour Organization

• Microsoft & LinkedIn. (2024). Work Trend Index: AI at Work Is Here. Now Comes the Hard Part. MMicrosoft

• Microsoft & LinkedIn. (2024). Work Trend Index: State of AI at Work in Indonesia. Source

• IBM. (2025/2026). IBM AskHR: Transforming HR Support with AI Agents.

    Tags: AIEra AIMengurangi KaryawanMeningkatkan Kompetensisdm
    Share345Tweet216Share60Pin78SendShare
    Kirim Berita Media Wanita
    Previous Post

    Guru SMK Yapis Biak Didorong Menumbuhkan Ownership Siswa

    Next Post

    Perkuat Kinerja Pemasyarakatan, Ikuti Pengambilan Sumpah Janji, Pejabat Lapas Mojokerto Teguhkan Komitmen Pengabdian

    Febby Putri

    Febby Putri

    Related Posts

    Locket 1790836000236 67

    Bekerja untuk hidup, masih tidak cukup?

    6 October 2026
    8cc222ea c2e4 49a7 9a8e 00f446ac20ae

    Dari Warga Pasif ke Warga Kritis: Peran Hukum Tata Negara dalam Edukasi Kewarganegaraan

    6 October 2026
    bucket bunga

    Produksi dan Penjualan Buket Bunga dalam Perspektif Ekonomi Mikro

    6 October 2026
    Foto artikel 2 Sedang

    Kuliah Bukan Lagi Satu-Satunya Pengeluaran: Mengapa Biaya Hidup Menjadi Beban Tersembunyi Mahasiswa?

    5 October 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 09 02 at 16.45.31 300kb 1

    Perkuat Kinerja Pemasyarakatan, Ikuti Pengambilan Sumpah Janji, Pejabat Lapas Mojokerto Teguhkan Komitmen Pengabdian

    Maulid Nabi Saw 1448-Masjid Al-umariyyah

    Masjid Penuh, Sholawat Bergema, Tapi Apa yang Berubah Setelah Maulid Nabi di Desa Rite?

    WhatsApp Image 2026 09 03 at 09.26.50

    KUA Pangkalan Laksanakan Program Kamis Mengaji, Perkuat Nilai Keagamaan dan Kebersamaan

    WhatsApp Image 2026 09 03 at 08.36.06 300kb

    Pastikan Kesiapsiagaan, Lapas Mojokerto Cek APAR Bersama Damkar Kabupaten Mojokerto

    WhatsApp Image 2026 09 03 at 9.40.49 AM

    Sulap Botol Bekas Jadi Gantungan Kunci, KKN Posko 41 Ajak Siswa SDN Watuagung 1 Berkreasi

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    1

    Bekali Keterampilan Kerja, WBP Lapas Arjasa Kelola SAE Cuci Kendaraan

    6 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 06 at 14.06.57

    Lapas Arga Makmur Perkuat Persiapan Pusat Rehabilitasi dan Reedukasi WBP

    6 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 06 at 14.05.24

    Lapas Arga Makmur Ikuti Anev Menteri, Perkuat Evaluasi dan Tindak Lanjut Kinerja

    6 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 06 at 12.10.20

    Rutan Bengkulu Gelar Sidang TPP, Bahas Perkembangan dan Program Pembinaan Warga Binaan

    6 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 06 at 14.12.53

    15 Warga Binaan Rutan Bengkulu Bebas Melalui Program Integrasi, Siap Kembali ke Masyarakat

    6 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 06 at 10.48.36

    Hari Pertama Renovasi Dapur, Rutan Bengkulu Mulai Tingkatkan Kualitas Sarana Pengolahan Makanan

    6 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita