Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Satu Rumah
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Antara Asli dan Imitasi: Eksplorasi AI, Deepfake, dan Ectype Modern

Deri Herjan by Deri Herjan
8 July 2025
in Opini, Teknologi
A A
0
gambar deepfake
859
SHARES
1.2k
VIEWS

Antara Asli dan Imitasi: Eksplorasi AI, Deepfake, dan Ectype Modern

Di era digital yang kian canggih, batas antara kenyataan dan tiruan menjadi semakin kabur. Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan teknologi manipulasi visual seperti deepfake telah membuka kemungkinan baru dalam menciptakan representasi digital yang begitu realistis hingga sulit dibedakan dari yang asli. Dalam konteks ini, konsep “ectypes”  salinan atau tiruan yang menyerupai bentuk aslinya mendapatkan relevansi baru. Pertanyaannya kini bukan lagi sekadar “apakah ini nyata?”, melainkan “apa makna keaslian dalam dunia yang dibentuk oleh algoritma?”

AI dan Revolusi Representasi

Kecerdasan buatan tidak lagi terbatas pada tugas-tugas komputasional. Teknologi seperti generative adversarial networks (GANs) telah mampu menghasilkan wajah manusia yang tidak pernah ada, menciptakan suara yang meniru tokoh publik secara akurat, hingga memproduksi karya seni dan tulisan yang sukar dibedakan dari buatan manusia.

Kemampuan AI ini telah memunculkan fenomena baru: representasi digital yang sepenuhnya sintetik namun tampak otentik. Deepfake, sebagai salah satu manifestasi paling mencolok, memungkinkan siapapun dengan pengetahuan teknis yang cukup untuk menciptakan video yang menampilkan seseorang mengatakan atau melakukan sesuatu yang sebenarnya tidak pernah terjadi.

Baca Juga

Ilustrasi Rupiah dan Dollar AS

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Masih Dibayangi Tekanan Dolar AS

16 September 2026
Ilustrasi kegiatan pojok baca, memperlihatkan siswa membaca dan memanfaatkan koleksi buku secara bersama dalam suasana belajar yang nyaman dan harmonis. (Sumber: AI oleh ChatGPT, 2026)

Pojok Baca: Belajar Berbagi dari Sebuah Rak Buku

16 September 2026
Aktivitas jual beli di Pasar Terapung Siring Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan para pedagang menggunakan perahu untuk menjajakan beragam hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari di atas Sungai Barito. (Sumber: https://www.linkedin.com/)

Pasar Terapung Banjarmasin: Antara Syariah dan Kapitalisme

16 September 2026
IMG 0373

Ketika Semua Transaksi Masuk QRIS: Sudahkah UMKM Memanfaatkan Data Penjualan untuk Mengambil Keputusan?

15 September 2026

gambar deepfake

Deepfake: Ancaman atau Inovasi?

Deepfake kerap dikaitkan dengan ancaman terhadap keamanan informasi, privasi, dan bahkan demokrasi. Penyebaran video palsu tokoh politik sperti wajah mantan Presiden Obama yang diganti untuk menyebarkan hoaks menjelang pemilu, atau penggunaan wajah artis dalam konten tanpa persetujuan (menggunakan wajah aktris terkenal seperti Gal Gadot atau Scarlett Johansson ), adalah contoh nyata dampak negatif teknologi ini. Namun, tak dapat disangkal bahwa deepfake juga membuka potensi besar dalam bidang hiburan, edukasi, dan pelestarian budaya.

Film dan game bisa menghidupkan kembali aktor yang telah tiada, atau menciptakan tokoh-tokoh virtual yang interaktif. Museum dan lembaga pendidikan dapat menggunakan deepfake untuk “menghidupkan” tokoh sejarah dan menyajikan narasi yang lebih imersif. Sekarang ini sudah banyak sekali kita jumpai tokoh-tokoh bersejarah serasa seperti hidup kembali.

Ectypes: Realitas dalam Bentuk Salinan

Konsep ectypes berasal dari filsafat dan seni, merujuk pada representasi atau tiruan dari bentuk asli. Di masa kini, ectype tidak lagi sekadar patung atau lukisan, melainkan bisa berupa persona digital yang diciptakan AI dari influencer virtual hingga avatar metaverse. Namun berbeda dari masa lalu, ectypes modern sering kali tidak memiliki “asli”-nya; mereka hadir sebagai entitas otonom yang eksis sepenuhnya dalam dunia digital.

Ini menimbulkan pertanyaan filosofis: apakah kita masih membutuhkan yang “asli”? Ketika pengalaman dengan tiruan digital terasa sama atau bahkan lebih memuaskan dari pengalaman dengan manusia nyata, nilai autentisitas menjadi subyektif.

Masa Depan yang Kabur: Etika dan Identitas

Perkembangan AI dan deepfake membawa kita pada wilayah abu-abu dalam etika. Siapa yang memiliki hak atas wajah dan suara seseorang di dunia digital? Apakah kita memiliki identitas yang tetap di era di mana wajah kita bisa dimanipulasi dan disebarluaskan tanpa izin?

Kita juga perlu membahas dampak psikologis dan sosial dari hidup berdampingan dengan ectype. Jika identitas dapat direplikasi, apakah masih ada makna dalam menjadi “diri sendiri”? Dan ketika batas antara manusia dan mesin semakin menipis, apa arti menjadi manusia?

Beberapa Contoh Kasus: di Indonesia

Terdapat video deepfake yang menampilkan Prabowo memberikan pidato dalam bahasa Arab, bahasa yang sebenarnya tidak fasih diucapkannya, tujuannya untuk meningkatkan kredibilitasnya di mata pemilih Muslim. Video ini viral dan banyak diyakini sebagian orang sebelum akhirnya dibantah sebagai rekayasa AI.

Kasus aksi penipuan yang melibatkan video AI Prabowo seakan‑akan menawarkan bantuan pemerintah, yang digunakan pelaku untuk menipu korban dengan iming‑iming pencairan dana, dan pelaku telah ditangkap oleh Polri pada tahun 2025.

Anies Baswedan menjadi korban deepfake audio yang dibuat seolah‑olah Surya Paloh (ketua partai pendukungnya) sedang menegurnya, berisi dialog palsu, tujuannya untuk mendiskreditkan. Audio tersebut menyebar pada Januari 2024 lalu.

Penutup: Menghadapi Realitas yang Baru

“Antara asli dan imitasi” bukan lagi dikotomi sederhana. Kita tengah memasuki fase baru dalam sejarah budaya, di mana realitas dibentuk bukan hanya oleh pengalaman langsung, tetapi juga oleh konstruksi digital yang nyaris sempurna.

Tantangannya adalah bukan menolak teknologi ini, tetapi mengembangkan kerangka etika, hukum, dan sosial yang mampu mengatur dan menavigasi perubahan ini. Kita perlu memikirkan kembali makna keaslian, hak individu, dan bahkan konsep kebenaran dalam dunia yang semakin dikuasai oleh ectype modern.

Oleh: Deri Herjan, Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi, Universitas Muhammadiyah Jakarta

    Share344Tweet215Share60Pin77SendShare
    Banner Publikasi Press Release Gratis
    Previous Post

    Laut Adalah Rumah Kami, Tapi Kami Tak Dianggap Penghuninya

    Next Post

    Ditjenpas Bahas Penyusunan Pedoman Peran Serta Masyarakat, Dorong Keterlibatan Aktif dalam Pembinaan

    Deri Herjan

    Deri Herjan

    Related Posts

    Ilustrasi Rupiah dan Dollar AS

    Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Masih Dibayangi Tekanan Dolar AS

    16 September 2026
    Ilustrasi kegiatan pojok baca, memperlihatkan siswa membaca dan memanfaatkan koleksi buku secara bersama dalam suasana belajar yang nyaman dan harmonis. (Sumber: AI oleh ChatGPT, 2026)

    Pojok Baca: Belajar Berbagi dari Sebuah Rak Buku

    16 September 2026
    Aktivitas jual beli di Pasar Terapung Siring Banjarmasin, Kalimantan Selatan, dengan para pedagang menggunakan perahu untuk menjajakan beragam hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari di atas Sungai Barito. (Sumber: https://www.linkedin.com/)

    Pasar Terapung Banjarmasin: Antara Syariah dan Kapitalisme

    16 September 2026
    IMG 0373

    Ketika Semua Transaksi Masuk QRIS: Sudahkah UMKM Memanfaatkan Data Penjualan untuk Mengambil Keputusan?

    15 September 2026
    Next Post
    image 1680x 686b5dc7eaab9

    Ditjenpas Bahas Penyusunan Pedoman Peran Serta Masyarakat, Dorong Keterlibatan Aktif dalam Pembinaan

    IMG 20250707 WA0034

    Hujan Deras Guyur Tangsel, Mobil Terjebak Banjir hingga Tiga Kontrakan Longsor

    adbe8684 c23f 4133 b594 4c3c4e5ba8b2

    Berprestasi dan Menginspirasi, Rizka Aulia Sabila Wakili Universitas Muslim Maros di PILMAPRES Tingkat Wilayah Tahun 2025

    Berliana Aisyah Nur Salwa

    Lulus 3,5 Tahun, Lanjut Magister di Usia Muda: Berliana Aisyah Nur Salwa, Mahasiswa Hukum yang Aktif Mengembangkan Potensi, Berkontribusi Nyata, dan Menjadi Inspirasi Generasi Muda

    IMG 7470

    SMK MUDABA Siapkan Kurikulum Unggul 2025 Lewat Uji Publik Kolaboratif

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    1ca38924 b176 43ea 81ef a0344944b901

    Evaluasi Kinerja Peserta MagangHub Batch 1 Tahun 2026 di Lapas Arjasa

    16 September 2026
    jangan hapus tugasmu portofolio siswa ahmadmadani1

    Portofolio Jembatani Karya Siswa dengan Kebutuhan Industri

    16 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 16 at 10.46.09

    Perkuat Sinergi Antar-UPT, Lapas Arga Makmur Tegaskan Komitmen Wujudkan Pemasyarakatan yang Profesional

    16 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 16 at 13.52.06

    Lapas Arga Makmur Perkuat Kesiapsiagaan Pengamanan melalui Pengecekan dan Perawatan Senjata Api

    16 September 2026
    Lapas Bengkulu, Lembaga Pemasyarakatan, Pemasyarakatan, keamanan Lapas, ADM Kamtib, Supian Natalis, pemeriksaan senjata, administrasi senjata

    Perkuat Keamanan, Lapas Bengkulu Cek dan Tertibkan Administrasi Senjata

    16 September 2026
    Nabila Ramadhani, pesilat Perisai Diri dari SMAN 1 Gunung Megang, memamerkan medali yang berhasil diraihnya pada Kejuaraan Kapolda Cup II Tingkat Nasional 2026.

    Prestasi Nabila Ramadhani, Pesilat Perisai Diri Muara Enim Raih Dua Medali Nasional

    16 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    PS DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita