Arga Makmur, 28 September 2026 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur memperkuat pengendalian pelaksanaan tugas dan fungsi melalui Analisis dan Evaluasi (Anev) Internal, Senin (28/9). Kegiatan tersebut menjadi forum untuk mengukur capaian kinerja, mengidentifikasi kendala, sekaligus memastikan setiap pekerjaan memiliki tindak lanjut yang jelas.
Anev yang dilaksanakan di Aula Lapas Kelas IIB Arga Makmur diikuti Kepala Lapas, pejabat struktural Eselon IV dan V, serta JFU/JFT. Evaluasi dilakukan terhadap pelaksanaan tugas masing-masing bagian, capaian kegiatan, pemenuhan target kinerja, tertib administrasi, serta berbagai kendala yang ditemukan dalam pelaksanaan pekerjaan.
Anev Jadi Instrumen Kendali Kinerja
Bagi Lapas Arga Makmur, evaluasi internal tidak hanya menjadi forum untuk melihat pekerjaan yang telah selesai, tetapi juga menjadi instrumen untuk mengetahui sejauh mana target yang telah ditetapkan dapat dicapai.
Setiap bagian didorong untuk melihat kembali pelaksanaan tugas secara objektif, termasuk mengidentifikasi pekerjaan yang masih memerlukan penyelesaian, dokumen yang perlu dilengkapi, serta target yang membutuhkan perhatian lebih lanjut.
Pendekatan tersebut memungkinkan pimpinan dan jajaran memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi pelaksanaan tugas sekaligus menentukan prioritas perbaikan.
Identifikasi Kendala untuk Tentukan Solusi
Dalam pembahasan Anev, berbagai hal yang masih perlu diperbaiki menjadi bagian dari evaluasi bersama. Aspek koordinasi antarbagian, kelengkapan administrasi, pemutakhiran data, hingga penyelesaian pekerjaan sesuai target menjadi perhatian dalam pembahasan.
Identifikasi kendala dilakukan agar setiap persoalan tidak berhenti pada pembahasan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi langkah penyelesaian yang terukur.
Koordinasi antarbagian juga menjadi salah satu faktor penting. Pelaksanaan tugas Pemasyarakatan melibatkan berbagai fungsi yang saling berkaitan sehingga komunikasi dan koordinasi yang baik diperlukan untuk memastikan pekerjaan berjalan efektif.
Dari Evaluasi Menuju Tindak Lanjut
Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, menegaskan bahwa hasil evaluasi harus menghasilkan perbaikan nyata dalam pelaksanaan tugas.
“Anev bukan sekadar melihat apa yang sudah dikerjakan, tetapi memastikan apa yang masih kurang dapat segera diperbaiki. Setiap hasil evaluasi harus memiliki tindak lanjut yang jelas, sehingga kita dapat mengetahui siapa yang bertanggung jawab, apa yang harus diselesaikan, dan bagaimana progresnya,” ujar Yulian Fernando.
Ia juga meminta seluruh jajaran untuk menjadikan evaluasi sebagai bagian dari budaya kerja. Dengan demikian, setiap pegawai memiliki kesadaran untuk terus memperbaiki kualitas pekerjaan tanpa harus menunggu munculnya persoalan.
Perkuat Tertib Administrasi dan Akuntabilitas
Selain pelaksanaan tugas teknis, tertib administrasi dan kelengkapan dokumen pendukung menjadi bagian penting dalam Anev. Data dan dokumen yang lengkap diperlukan untuk memastikan setiap capaian kinerja dapat dibuktikan serta dipantau secara berkala.
Lapas Arga Makmur juga mendorong pembaruan data dan dokumen secara berkelanjutan agar proses monitoring dan evaluasi dapat dilakukan berdasarkan kondisi yang sebenarnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan tata kelola organisasi yang mengedepankan akuntabilitas, ketepatan data, dan keterukuran kinerja.
Komitmen Perbaikan Berkelanjutan
Hasil Anev selanjutnya menjadi dasar bagi masing-masing bagian untuk melakukan perbaikan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi. Koordinasi antarbagian akan diperkuat, data serta dokumen pendukung akan dilengkapi dan diperbarui, sementara progres tindak lanjut akan dipantau secara berkala.
Melalui mekanisme tersebut, Lapas Arga Makmur berupaya membangun pola kerja yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga pada kualitas hasil dan keberlanjutan perbaikan.
Pelaksanaan Anev Internal berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.
Sebab, evaluasi yang baik bukan tentang mencari siapa yang salah, tetapi memastikan setiap kekurangan ditemukan, diperbaiki, dan tidak berulang dalam pelaksanaan tugas berikutnya.























