Yogyakarta (MAN 1 Yogya) – Estafet kepemimpinan murid di MAN 1 Yogyakarta kembali bergulir. Sebanyak 11 Organisasi Bidang mengikuti apel serah terima jabatan sebagai momentum peralihan tugas dan tanggung jawab dari pengurus lama kepada pengurus baru, Senin (28/9/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh OSIS dan MPS MAN 1 Yogyakarta ini menjadi bagian penting dalam proses regenerasi organisasi murid di lingkungan madrasah.
Apel yang berlangsung pukul 07.00–08.20 WIB tersebut menjadi penanda dimulainya masa kepengurusan baru pada berbagai organisasi bidang yang menjadi wadah pengembangan minat, bakat, kepemimpinan, dan karakter murid. Dalam prosesi tersebut, ketua organisasi bidang periode sebelumnya menyerahkan tugas dan tanggung jawab kepada ketua yang baru.
Sebelas organisasi bidang yang melaksanakan serah terima jabatan tersebut terdiri atas MPS, OSIS, KPGR-LG, KIR LIBA, BARA MANSA, PMR, PIK-R EXALTA, TONTI SAGARA, MANSA JOURNALIST, SATGAS GALAKSI, dan ROMANSA EL HAKIM. Pada MPS, kepemimpinan beralih dari Hangger Bagus Pradipta kepada Nadiyah Dzul Alfi. Sementara itu, OSIS melanjutkan estafet kepemimpinan dari Shufia Aghnia kepada Farizan Ilyas. Di KPGR-LG, jabatan ketua diserahkan dari Mizutama Azkanuha kepada Muhammad Abivansyah Ghifari Setiandra. Adapun KIR LIBA memasuki kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Farah Alika Yudha Latisha, menggantikan Kinanti Pinaring Gusti. Pada BARA MANSA, serah terima kepemimpinan dilakukan pada dua bagian, yakni Ambalan Alibasyah dan Ratnaningsih. Ambalan Alibasyah menyerahkan kepemimpinan dari M. Fakhri Al Farras kepada Izzat Ivandi Khoirullah, sedangkan Ambalan Ratnaningsih beralih dari Aida Anind Humairotunnisa kepada U’thiya Qoulan Sadiida.
Sementara itu, PMR menyerahkan kepemimpinan dari Nur Setyawati Suharto kepada Jacinda Aqeela Ziv. Pada PIK-R EXALTA, estafet kepemimpinan beralih dari Nada Rania Sandi kepada Zida Fariha Azzahra. Pada TONTI SAGARA, jabatan ketua diserahkan dari Marvela Aladdina Marfah kepada Arghaizano Irhab Akhdan S. Selanjutnya, MANSA JOURNALIST memasuki kepengurusan baru dengan Natasha Haura Kandya sebagai ketua, menggantikan Fiona Hasna Hanifa. Kepemimpinan SATGAS GALAKSI juga beralih dari Khanza Malika Az Zahra kepada Thannika Leraneesa Kamil. Sementara itu, ROMANSA EL HAKIM menyerahkan tongkat kepemimpinan dari Rifqi Eka Ramadhani kepada Ghafara Hudan Akbar.

Kepala MAN 1 Yogyakarta Edi Triyanto, S. Ag., S. Pd., M. Pd., dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa pergantian kepengurusan merupakan bagian dari proses pembelajaran bagi murid. Organisasi tidak hanya menjadi tempat untuk menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi ruang untuk belajar memimpin, bekerja sama, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan. Edi menjelaskan bahwa menjadi pengurus organisasi merupakan bagian dari proses pendidikan. Di dalamnya ada proses belajar bertanggung jawab, bekerja sama, menyelesaikan masalah, dan memberikan kontribusi bagi madrasah.
“Karena itu, kepengurusan baru diharapkan dapat melanjutkan hal-hal baik yang telah dilakukan pengurus sebelumnya sekaligus menghadirkan gagasan dan inovasi baru,” kata Edi.
Sementara itu, Hangger Bagus Pradipta, sebagai Ketua MPS periode sebelumnya, menyampaikan bahwa proses pergantian kepengurusan merupakan bagian dari regenerasi yang penting bagi keberlangsungan organisasi murid. Hangger berharap apa yang sudah dibangun oleh pengurus sebelumnya semoga dapat menjadi fondasi bagi pengurus berikutnya untuk melanjutkan dan mengembangkan organisasi.
“Serah terima ini bukan akhir dari sebuah perjalanan, tetapi awal bagi generasi berikutnya untuk meneruskan perjuangan dan memberikan kontribusi terbaik bagi madrasah,” ungkap Hangger.
Pelaksanaan serah terima jabatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa keberlangsungan organisasi murid di MAN 1 Yogyakarta dibangun melalui proses regenerasi yang terarah. Pengurus lama menyerahkan pengalaman dan tanggung jawab yang telah dijalankan, sementara pengurus baru mendapatkan kesempatan untuk meneruskan, mengevaluasi, dan mengembangkan program organisasi sesuai dengan kebutuhan murid dan madrasah.
Bagi para pengurus baru, amanah tersebut menjadi kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan MAN 1 Yogyakarta. Dengan latar belakang dan karakter organisasi yang beragam, setiap Organisasi Bidang diharapkan dapat terus bersinergi dan saling mendukung dalam menciptakan kehidupan kemuridan yang aktif, kreatif, dan positif. (luf)
























