Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Leaderboard Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten 2027
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Opini

Ketika Bambu Tidak Lagi Dipandang sebagai Pagar Kebun :Menakar Peran Bambu dalam Menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca

Hafizah Arinah, S.Hut., M.Sc by Hafizah Arinah, S.Hut., M.Sc
5 October 2026
in Opini
A A
0
Screenshot

Screenshot

851
SHARES
1.2k
VIEWS

Banyak desa di Indonesia yang memiliki banyak rumpun bambu yang tumbuh di tepi kebun, di pinggir sungai, atau di belakang rumah. Bambu sering kali dimanfaatkan untuk membuat pagar, tangga dan anyaman. Namun agenda perubahan iklim mengajak kita bertanya apakah tanaman yang bergitu akrab ini menyimpan peran yang lebih besar dalam menurunkan emisi gas rumah kaca.

Pertanyaan itu layak diajukan dengan bukti dan data yang nyata. Bambu memang tumbuh cepat, tetapi kecepatan tumbuh saja tidak otomatis emisi berkurang, yang perlu kita ketahui bagaimana bambu ditanam, dipanen, diolah dan dipakai, serta bagaimana kebijakan negara memperlakukannya.

Indonesia menargetkan penurunan emisi  dengan upaya sendiri sebesar 31,89% dan 43,20% dengan dukungan internasional pada 2030 yang dijelaskan dalam dokumen Enhanced Nationally Determined Contribution (NDC). Sektor Kehutanan dan penggunaan lahan (Forestry and other land use/FOLU) memiliki peran penting dalam pencapaian target tersebut karena memberikan kontribusi sekitar 60%. Untuk mendukung pencapaian target, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menetapkan program Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, yaitu kondisi ketika sekor kehutanan dan penggunaan lahan mampu menyerap karbon lebih banyak dibandingkan jumlah karbon yang dilepaskan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah rehabilitasi lahan terdegradasi untuk meningkatkan cadangan karbon.

Dalam konteks tersebut,  bambu memiliki potensi untuk mendukung upaya pencapaian target FOLU Net Sink 2030. Bambu memiliki pertumbuhan yang relatif cepat, dapat ditanam dilahan terdegradasi, serta dapat dipanen tanpa barus membuka atau menghilangkan seluruh tutupan lahannya.

Bambu menyerap CO2 melalui proses fotosintesis dan menyimpannya dalam bentuk biomassa. Potensi tersebut sejalan dengan gagasan pemanfaatan lahan dan perhutanan sosial untuk pengembangan bambu. Dalam diskusi kebijakan pada tahun 2020 oleh wakil Mentri LHK yang menyamapaikan bahwasannya lahan perhutanan sosial dengan target nasional sebesar 12,7 juta hektar dapat dimanfaatkan untuk penanaman bambu melalui pola agroforestri sebagai bagian dari gagasan pengembangan 1.000 desa bambu. Bambu juga disebut memiliki manfaat lingkungan, termasuk dalam menyerap karbon dioksida, menjaga ketersediaan sumber air, serta mendukung penyedia jasa lingkungan lainnya.

Kementrian Perindustrian menyebutkan bahwa bambu memiliki peluang untuk dikembangkan dalam berbagai bidang, mulai dari kerajinan dan furnitur hingga kontruksi dan bioindustri. Pemanfaatan bambu sebagai bahan baku anyaman dan berbagai peralatan rumah tangga dapat menjadi alternatif pokok yang selama ini menggunakan plastik. Selain itu, bambu juga dapat diolah menjadi arang dan briket yang berpotensi sebagai sumber energi alternatif. Meskipun demikian, kontibusi bambu dalam mengurangi emisi melalui kedua bentuk pemanfaatan tersebut masih perlu dikaji lebih lanjut.

Baca Juga

Foto artikel 2 Sedang

Kuliah Bukan Lagi Satu-Satunya Pengeluaran: Mengapa Biaya Hidup Menjadi Beban Tersembunyi Mahasiswa?

5 October 2026
WhatsApp Image 2026 10 02 at 22.11.10

Banyak Pesanan, Banyak Biaya: Peran Akuntansi Manajemen Dalam Mengendalikan Biaya Produksi

4 October 2026
Sumber : Mayora Indah

Analisis Kelayakan Bisnis PT Mayora Indah Tbk

4 October 2026
9e03a2dd ea30 47df be25 71ceb6fafe8f

Mahasiswa Teknik Informatika di Tengah Perkembangan Teknologi Digital

4 October 2026

Bambu sudah lama diakui sebagai komoditas penting. Bambu termasuk hasil hutan bukan kayu (HHBK) dan menurut beberapa kejian kebijakan sejak tahun 2009 bambu sudah ditetapkan sebagai HHBK unggulan nasional. Menurut Kementrian Perindustrian, pengembangan bambu kini menjadi program lintas kementrian, berdasarkan peraturan presiden tentang Strategi Nasional Bambu Terintegrasi Hulu-Hilir yang berlaku sejak tahun 2022. Sebagai upaya tindak lanjut kementrian ini menyusun peta jalan ekosistem industri bambu yang mencakup penguatan agroforestri atau penanaman bambu bersama tanaman lain, teknologi pascapanen, pembentukan sentra bambu, dan pusat logistik bambu untuk menjamin pasokan bahan baku. Mentri perindustrian menyebutkan bahwa Indonesia memiliki lebih dari 125 jenis bambu dan menempati peringkat ketiga dunia sebagai sumber bahan baku bambu.

Fakta Ilmiah: Cadangan Karbon Tegakan Bambu di Tanah Toraja, Maros, dan Sleman

Sejumlah penelitian di Indonesia sudah mengukur cadangan karbon tegakan bambu, dan hasilnya sangat beragam. Pada tegakan bambu betung (Dendrocalamus asper) di hutan rakyat Tanah Toraja dengan umur rata-rata tiga tahun dengan kerapatan sekitar 4.134 batang per hektar, memiliki biomassa sebesar 225 ton perhektar dan cadangan karbonnya 111 ton C per hektar. Di Maros tegakn bambu Parring (Gigantochloa atter) menyimpan sekitar 34,6 ton C per hektar, sedangkan di hutan rakyat dengan ebberapa jenis bambu di Sleman, Yogyakarta tercatat menyimpan sekitar 37,7 ton C per hektar.

Angka- angka tersebut tidak bisa langsung dibandingkan karena umur tegakan, kerapatan, kondisi tapak, dan metode pengukurannya yang berbeda. Perlu dipahami bahwasannya angka itu menunjukan karbon yang tersimpan pada tegakan bambu. Bukan serapan per tahun dan bukan penurunan emisi bersih.

Bambu tidak akan menyelamatkan iklim seorang diri, Namun bambu yang ditanam di lahan kisis, dipanen secara lestari, diawetkan dan diolah menjadi produk bernilai tinggi dan dihitung karbonnya secara terukur dapat menjadi bagain dari ekonomi rendah karbon. Bambu layak dipandang lebih dari sekedar pagar kebun, tetapi hanya bila kita mau mengukurnya.

 

Oleh : Hafizah Arinah (Mahasiswa Program Doktpral Ilmu Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan, IPB University)

    Tags: BambuEmisigasRumah Kaca
    Share340Tweet213Share60Pin77SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Pelatihan “Cerdas Mengelola Keuangan UMKM di Era Digital”

    Next Post

    Ujian Tulis dan Praktik Kitab Al-Imrithi, Warga Binaan Lapas Mojokerto Tingkatkan Pemahaman Keagamaan

    Hafizah Arinah, S.Hut., M.Sc

    Hafizah Arinah, S.Hut., M.Sc

    Related Posts

    Foto artikel 2 Sedang

    Kuliah Bukan Lagi Satu-Satunya Pengeluaran: Mengapa Biaya Hidup Menjadi Beban Tersembunyi Mahasiswa?

    5 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 02 at 22.11.10

    Banyak Pesanan, Banyak Biaya: Peran Akuntansi Manajemen Dalam Mengendalikan Biaya Produksi

    4 October 2026
    Sumber : Mayora Indah

    Analisis Kelayakan Bisnis PT Mayora Indah Tbk

    4 October 2026
    9e03a2dd ea30 47df be25 71ceb6fafe8f

    Mahasiswa Teknik Informatika di Tengah Perkembangan Teknologi Digital

    4 October 2026
    Next Post
    WhatsApp Image 2026 10 05 at 09.15.10

    Ujian Tulis dan Praktik Kitab Al-Imrithi, Warga Binaan Lapas Mojokerto Tingkatkan Pemahaman Keagamaan

    WhatsApp Image 2026 10 05 at 09.05.26

    Tingkatkan Pelayanan Humanis, Lapas Ternate Ikuti Pengarahan Kakanwil Ditjenpas Malut

    WhatsApp Image 2026 10 05 at 10.41.19

    Evaluasi Kinerja, Lapas Bandanaira Gelar Rapat Dinas dan Paparkan Capaian

    Created with Pixoate.com - free online image & PDF tools

    Lapas Ternate Lakukan Peninjauan Blok Hunian dan Pengecekan Plang Rumah Dinas

    WhatsApp Image 2026 10 05 at 12.02.56

    Dede Rini Sulastri Menapaki Perjalanan dari Dapur Rumahan hingga Membangun KIRI PROJECT dan Merangkul Ribuan Creator

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    IMG 20261005 WA0001

    KMB UMJ Lantik Pengurus Baru, Pemuda Betawi Ditantang Berani Ambil Peran Nasional

    5 October 2026
    1791185480073

    PSHW TM Lamongan Ucapkan Selamat HUT TNI Ke-81: Jayalah TNI, Kuat Bersama Rakyat

    5 October 2026
    Foto artikel 2 Sedang

    Kuliah Bukan Lagi Satu-Satunya Pengeluaran: Mengapa Biaya Hidup Menjadi Beban Tersembunyi Mahasiswa?

    5 October 2026
    Lapas Bengkulu, Lapas Kelas IIA Bengkulu, Reformasi Birokrasi, RB-ZI, Zona Integritas, Ditjenpas Bengkulu, Kanwil Ditjenpas Bengkulu

    Lapas Bengkulu Ikuti Evaluasi RB-ZI, Komitmen Reformasi Birokrasi Diperkuat

    5 October 2026
    069f9215 e26e 426f b224 0c505581008c

    Selebgram Dina Nadiyah Blak-blakan Buka 7 Rahasia Bikin Konten Review Tembus Jutaan View

    5 October 2026
    WhatsApp Image 2026 10 05 at 11.46.41

    Momen Hangat HUT TNI ke-81, Lapas Bandanaira Bikin Kejutan untuk Jajaran Koramil 1502-01/Banda

    5 October 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Gunakan Gambar AI atau 100% Gratis

    Untuk menghindari klaim hak cipta maka setiap gambar wajib merupakan gambar 100% gratis atau buatan AI. Cantumkan link sumber gambar di akhir tulisan kamu ya, tanpa ini tulisan kamu tidak akan kami terbitkan!

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita