Contact Us
Login
Logout
Pelataran
Kirim Berita Media Wanita
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
Pelataran
  • Berita Utama
  • Ekonomi & Bisnis
  • Internasional
  • Nasional
  • Properti
  • SBTV
  • Lainnya
    • Gaya Hidup
    • Teknologi
    • Otomotif
    • English
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Pariwisata
    • Pendidikan
    • Product Review
    • Sorot
    • Sport
    • Event
    • Opini
    • Profil
  • Kirim Tulisan
    • Login
    • Akun Saya
    • Tulisan Saya
    • Logout
No Result
View All Result
Pelataran
No Result
View All Result
Home Sorot

Tantangan Pancasila Di Era Digitalisasi

Muhammad Ichsan Nur Jihad by Muhammad Ichsan Nur Jihad
21 December 2024
in Sorot
A A
0
EMANG PELAJARAN PKN DI SEKOLAH PENTING
865
SHARES
1.3k
VIEWS

Pancasila telah lama menjadi dasar negara Indonesia, menjembatani keberagaman budaya, agama, dan suku bangsa dalam satu kesatuan yang utuh. Namun, di era sekarang, saya merasa Pancasila menghadapi tantangan besar yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak. Di tengah kemajuan teknologi, globalisasi, serta dinamika sosial dan politik yang semakin kompleks, Pancasila, yang seharusnya menjadi panduan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, tampak semakin terpinggirkan. Oleh karena itu, saya merasa penting untuk melihat kembali bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat tetap relevan dan menjadi pedoman bagi kehidupan bangsa Indonesia yang lebih baik di masa depan.

1. Globalisasi dan Pengaruh Budaya Asing

          Salah satu tantangan terbesar yang saya lihat adalah pengaruh globalisasi yang begitu kuat. Dengan arus informasi yang datang dari seluruh dunia melalui internet, media sosial, dan teknologi komunikasi lainnya, budaya asing dengan mudah masuk ke dalam kehidupan kita. Banyak nilai-nilai baru yang tidak selaras dengan prinsip Pancasila, seperti budaya konsumtivisme, individualisme, dan materialisme, yang mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan bersama.

           Menurut saya, ini menjadi ancaman terhadap semangat gotong royong yang merupakan inti dari Pancasila. Dalam kehidupan sehari-hari, kita semakin jarang melihat orang-orang yang saling membantu tanpa pamrih atau berusaha meletakkan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi. Saya percaya bahwa nilai kebersamaan, yang terkandung dalam sila kedua dan kelima Pancasila, harus terus diperkuat agar Indonesia tidak kehilangan jati dirinya dalam menghadapi tekanan budaya asing ini.

2. Radikalisasi dan Intoleransi

          Di samping itu, saya merasa radikalisasi dan intoleransi semakin menjadi masalah serius yang mengancam persatuan bangsa. Tentu kita semua tahu bahwa Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keberagaman, baik dari segi agama, suku, dan budaya. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, saya melihat semakin banyak orang yang menggunakan agama atau ideologi tertentu untuk membenarkan tindak kekerasan, bahkan intoleransi terhadap kelompok lain.

          Pancasila, khususnya sila pertama tentang Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila kedua tentang Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, mengajarkan kita untuk saling menghormati dan hidup berdampingan dengan damai, meskipun memiliki perbedaan. Namun, kenyataannya, saya sering melihat bahwa ajaran Pancasila ini mulai luntur, terutama di media sosial dan ruang-ruang publik. Dalam pandangan saya, ini menjadi tantangan yang sangat besar karena jika kita tidak menjaga toleransi dan persatuan, maka kita akan terjebak dalam perpecahan yang merugikan semua pihak. Oleh karena itu, saya merasa penting untuk memperkuat kembali pendidikan toleransi dan keberagaman di Indonesia, serta mengedepankan dialog antar kelompok agar rasa persatuan tetap terjaga.

Baca Juga

WhatsApp Image 2026 09 07 at 19.57.36

Pertigaan Jalan Aria Putra Jadi Titik Kemacetan, Warga Serua Keluhkan Waktu Tempuh yang Kian Panjang

7 September 2026
1788671450906 1

Krisis Keamanan Pangan MBG: Hampir 2.000 Korban Keracunan dalam 3 Hari, JPPI Desak Moratorium dan Penegakan Hukum Tegas

7 September 2026
FB IMG 1788451771936

“Kami Juga Abdi Negara”: Guru Madrasah Swasta Tolak Insentif, Desak Prabowo & DPR Cabut Penolakan P3K demi Keadilan Pengabdian

5 September 2026
FB IMG 1788451964321

“Stop Diskriminasi!”: Perkumpulan Guru Inpassing Nasional Cabang Lamongan Desak Pemerintah Angkat 630 Ribu Guru Madrasah Swasta Jadi ASN

4 September 2026

3. Kesenjangan Sosial dan Ekonomi

          Kesenjangan sosial dan ekonomi juga merupakan tantangan besar bagi Pancasila. Meskipun Indonesia memiliki ekonomi yang terus berkembang, kesenjangan antara kaya dan miskin, serta ketimpangan pembangunan antar wilayah, masih sangat terlihat. Saya sering merasa prihatin melihat kenyataan bahwa sebagian besar rakyat Indonesia, terutama di daerah-daerah terpencil, masih hidup dalam kemiskinan, sedangkan sebagian kecil lainnya menikmati kekayaan yang melimpah. Hal ini bertentangan dengan sila kelima Pancasila, yang menekankan pada keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Menurut saya, salah satu langkah penting untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menciptakan pemerataan pembangunan yang lebih adil, terutama di daerah-daerah yang masih tertinggal. Jika kesenjangan sosial ini terus dibiarkan, saya khawatir hal itu bisa menimbulkan ketegangan sosial yang merusak keharmonisan. Oleh karena itu, saya sangat berharap agar pemerintah dapat fokus pada kebijakan yang lebih berpihak kepada rakyat kecil dan memberikan kesempatan yang setara untuk semua warga negara.

4. Penyalahgunaan Teknologi dan Informasi

          Teknologi, khususnya internet dan media sosial, memang telah membawa banyak kemajuan dalam berbagai bidang, tetapi di sisi lain, saya merasa teknologi ini juga menimbulkan masalah baru yang tidak kalah besar. Penyebaran informasi yang tidak benar, hoaks, dan ujaran kebencian di dunia maya semakin merajalela, dan hal ini sering kali memicu ketegangan serta perpecahan. Saya merasa sangat prihatin dengan kondisi ini karena media sosial yang seharusnya menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang positif, malah sering disalahgunakan untuk menyebar kebencian dan fitnah.

          Pancasila mengajarkan kita untuk menghargai satu sama lain, hidup berdampingan dengan damai, dan menjaga persatuan. Oleh karena itu, saya percaya penting sekali untuk mengedukasi masyarakat, terutama generasi muda, agar bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Literasi digital harus menjadi bagian penting dari pendidikan kita agar masyarakat dapat menyaring informasi dengan lebih kritis dan tidak mudah terjebak dalam perpecahan.

5. Polarisasi Sosial dan Politik Identitas

          Di bidang politik, saya juga melihat ada peningkatan dalam politik identitas yang semakin menguat di Indonesia. Fenomena ini, yang memanfaatkan perbedaan agama, suku, dan ras untuk meraih dukungan politik, menurut saya sangat berbahaya. Polarisasi sosial yang timbul akibat politik identitas ini dapat memecah belah bangsa yang seharusnya bersatu dalam semangat kebhinekaan.

Pancasila, dengan sila ketiga yang menekankan pada persatuan Indonesia, seharusnya menjadi pedoman untuk mengatasi hal ini. Saya merasa bahwa kita harus lebih berhati-hati dalam memilih pemimpin dan mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan kelompok atau golongan tertentu. Kita harus menanamkan nilai-nilai persatuan dan kebersamaan di tengah perbedaan untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kesimpulan dari pembahasan ini adalah

Melihat berbagai tantangan yang dihadapi Pancasila di era sekarang, saya merasa kita semua harus kembali menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Globalisasi, radikalisasi, kesenjangan sosial, penyalahgunaan teknologi, dan polarisasi sosial adalah tantangan yang nyata, namun saya percaya bahwa dengan pendidikan yang tepat, kesadaran kolektif, dan komitmen untuk memperkuat semangat persatuan, Pancasila akan tetap menjadi dasar yang relevan untuk memajukan Indonesia.

Pancasila bukan sekadar lambang atau kalimat dalam undang-undang, tetapi harus menjadi jiwa yang menggerakkan setiap langkah kita. Kita, sebagai warga negara Indonesia, harus menjaga Pancasila agar terus menjadi pedoman hidup yang dapat menyatukan keberagaman, menciptakan keadilan sosial, dan memperkuat persatuan. Jika kita mampu menghadapinya, saya yakin Indonesia akan terus tumbuh dan berkembang menjadi bangsa yang adil, makmur, dan sejahtera, sesuai dengan cita-cita luhur Pancasila.

    Share346Tweet216Share61Pin78SendShare
    Leaderboard Satu Rumah
    Previous Post

    Kerusakan Hutan Mangrove di Langkat: Ancaman bagi Ekosistem dan Kehidupan Masyarakat Pesisir

    Next Post

    Komukino Universitas Semarang: Merayakan Kekayaan Budaya Jawa Tengah melalui Festival

    Muhammad Ichsan Nur Jihad

    Muhammad Ichsan Nur Jihad

    Related Posts

    WhatsApp Image 2026 09 07 at 19.57.36

    Pertigaan Jalan Aria Putra Jadi Titik Kemacetan, Warga Serua Keluhkan Waktu Tempuh yang Kian Panjang

    7 September 2026
    1788671450906 1

    Krisis Keamanan Pangan MBG: Hampir 2.000 Korban Keracunan dalam 3 Hari, JPPI Desak Moratorium dan Penegakan Hukum Tegas

    7 September 2026
    FB IMG 1788451771936

    “Kami Juga Abdi Negara”: Guru Madrasah Swasta Tolak Insentif, Desak Prabowo & DPR Cabut Penolakan P3K demi Keadilan Pengabdian

    5 September 2026
    FB IMG 1788451964321

    “Stop Diskriminasi!”: Perkumpulan Guru Inpassing Nasional Cabang Lamongan Desak Pemerintah Angkat 630 Ribu Guru Madrasah Swasta Jadi ASN

    4 September 2026
    Next Post
    Komukino Universitas Semarang

    Komukino Universitas Semarang: Merayakan Kekayaan Budaya Jawa Tengah melalui Festival

    Christiany Eugenia Paruntu

    Christiany Eugenia Paruntu: Reses – Berbagi – Menjaring Aspirasi dan Jadilah Perempuan Idaman

    Gambar WhatsApp 2024 12 23 pukul 09.45.22 8965f351

    Dari Sri Lanka ke Nusantara: Petualangan Lintas Budaya Fathima Thaybah yang penuh warna

    photo artikel cybersmart

    CyberSmart Teens: Jaga Privasi dan Keamananmu di Dunia Digital

    Gambar

    FPIK UB Menggunakan Sinbiotik untuk Meningkatkan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Patin dan Lele

    Please login to join discussion
    Square Media Wanita

    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR
    Berita Utama

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR

    by Redaksi
    27 August 2026
    0

    Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Sekitar Gedung DPR Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menyiapkan...

    Read moreDetails
    IMG 20260813 WA0042

    Pilar Saga Ultimatum Provider: Jangan Lagi Pasang Kabel Fiber Optik di Atas Jalan

    14 August 2026
    Banjir di Suwawa Selatan. (foto BPBD PROV. Gorontalo)

    BPBD Imbau Warga Gorontalo Waspadai Hujan Lebat

    12 June 2026
    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    Presiden Prabowo Didampingi Menteri Trenggono Tinjau KNMP Leato Selatan

    15 May 2026
    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    Kampung Literasi Pekijing Kota Serang Bangun Budaya Literasi dari Halaman Rumah

    15 May 2026
    Rumah Prabu Half Page

    Berita Terkait

    Workshop copywriting dan AI bersama Ahmad Madani membahas strategi membuat konten yang menarik perhatian dan meningkatkan konversi

    Siswa Labschool Belajar Mengubah Fitur Menjadi Manfaat

    10 September 2026
    Alat NoodleTech berbasis IoT untuk proses pengacakan, pencetakan, penggulungan, dan pendataan produksi Mie Lethek

    Saat Tradisi Bertemu Otomasi: NoodLeTech Hadir untuk Menjawab Tantangan Produksi Mie Lethek

    10 September 2026
    Melihat secara langsung apartemen cacing sutra

    Apartemen Cacing Sutra Berbasis Energi Surya, Dorong Kemandirian Pakan di Desa Karangnanas

    10 September 2026
    Komunikasi manusia dan mesin AI

    Komunikasi Manusia dan Mesin Ketika Batas Itu Semakin Kabur

    10 September 2026
    pelataran 1

    PEDAL JUARA Dorong Anak Pemulung Bantargebang Berani Bermimpi dan Mengenali Potensi Diri

    10 September 2026
    WhatsApp Image 2026 09 10 at 09.37.22

    KUA Pangkalan Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Meneladani Akhlak Rasulullah

    10 September 2026
    Pelataran

    Pelataran.com adalah portal media berita online yang terbuka untuk umum dan menerima kontribusi tulisan dari berbagai penulis. Tulisan yang dimuat dapat berupa berita, press release, opini, maupun bentuk tulisan lainnya.

    Segala konten yang dipublikasikan di Pelataran.com merupakan tanggung jawab penuh dari masing-masing penulis. Hak cipta atas isi tulisan, gambar, maupun video yang ditayangkan di situs ini sepenuhnya menjadi milik penulis atau pengunggah konten.

    Follow Us

    Pelataran.com

    Jika Anda merasa keberatan dengan adanya tulisan, gambar, atau video yang ditampilkan di situs ini karena alasan hak cipta atau alasan lainnya, silakan hubungi tim redaksi melalui email di:

    📧 redaksi@pelataran.com

    Kami akan segera meninjau dan menghapus konten yang dimaksud sesuai dengan kebijakan dan pertimbangan redaksi.

    Penting!

    Tulisan yang tidak disertai dengan foto atau gambar atau ilustrasi tidak akan dipublikasikan dan akan langsung dihapus oleh Redaksi. Gambar harus ada hubungannya dengan tulisan ya dan bukan foto selfie penulis

    Pemberitahuan!

    Pelataran.com adalah portal berita komunitas yang berpusat di Jakarta dan tidak memiliki kantor perwakilan dimanapun. Tulisan atau berita yang ada merupakan kontribusi penulis lepas dari seluruh Indonesia bahkan dari seluruh dunia. Hati-Hati dengan oknum yang meng-atas-nama-kan Pelataran.com dengan mengaku sebagai wartawan, karena kami tidak memiliki wartawan dan tidak mengeluarkan kartu pengenal wartawan atau Kartu Pers atau Press ID Card.

    Iklan Banner Ucapan Selamat

    Pasang Iklan Banner Ucapan Selamat, Kenaikan Pangkat, Pelantikan dan Lain-Lain

    Iklan MC DSA Square
    • Privacy Policy
    • Panduan Komunitas Pelataran
    • Syarat dan Ketentuan Pelataran
    • Disclaimer
    • Mengapa Tulisan Belum Ditayangkan?
    • Contact Us

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita

    No Result
    View All Result
    • Berita Utama
    • Ekonomi & Bisnis
    • Internasional
    • Nasional
    • Properti
    • SBTV
    • Lainnya
      • Gaya Hidup
      • Teknologi
      • Otomotif
      • English
      • Kesehatan
      • Kuliner
      • Pariwisata
      • Pendidikan
      • Product Review
      • Sorot
      • Sport
      • Event
      • Opini
      • Profil
    • Kirim Tulisan
      • Login
      • Akun Saya
      • Tulisan Saya
      • Logout
    • Login

    © 2023 Pelataran - Pres Rilis dan Berita