Arga Makmur, 30 September 2026 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur terus mengembangkan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) melalui penguatan kegiatan produktif. Salah satunya dilakukan dengan meninjau Bimbingan Kerja (Bimker) yang dipersiapkan sebagai lokasi produksi UMKM keripik, Rabu (30/9).
Peninjauan dilakukan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, bersama jajaran. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan lokasi, sarana dan prasarana, sekaligus mengidentifikasi kebutuhan penataan sebelum kegiatan produksi keripik dilaksanakan.
Dalam peninjauan tersebut, jajaran Lapas memeriksa kondisi ruangan dan lingkungan sekitar, ketersediaan sarana pendukung produksi, serta aspek kebersihan, keamanan, kerapian dan kelayakan tempat. Kepala Lapas juga memberikan arahan agar persiapan Bimker dilakukan secara terencana sehingga nantinya dapat mendukung proses produksi secara optimal.
Pengembangan produksi keripik menjadi salah satu langkah Lapas Arga Makmur dalam memperluas ruang pembinaan kemandirian. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan produk, tetapi juga memberikan pengalaman kerja dan keterampilan praktis kepada WBP, mulai dari proses persiapan bahan, pengolahan, produksi hingga pengemasan.
“Kami ingin Bimker benar-benar menjadi ruang pembinaan yang produktif. WBP perlu mendapatkan kesempatan untuk belajar, bekerja dan mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat,” ujar Yulian.
Pengembangan kegiatan produktif tersebut juga sejalan dengan arah pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam mendorong pembinaan yang memberikan hasil nyata serta meningkatkan kemandirian WBP.
Selain aspek keterampilan, produksi UMKM keripik diharapkan dapat membuka peluang pengembangan hasil karya WBP agar memiliki nilai ekonomi dan dapat dipasarkan secara lebih luas. Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan tersebut berpotensi menjadi bagian dari ekosistem pembinaan kemandirian yang berkelanjutan di Lapas Arga Makmur.
Hasil peninjauan selanjutnya menjadi bahan tindak lanjut untuk melakukan penataan lokasi serta pemenuhan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Persiapan dilakukan dengan tetap memperhatikan ketentuan keamanan dan ketertiban serta standar yang diperlukan dalam kegiatan produksi.
Lapas Arga Makmur berkomitmen menjadikan Bimker sebagai salah satu pusat kegiatan pembinaan yang produktif, sehingga pelaksanaan pembinaan tidak berhenti pada pemberian keterampilan, tetapi diarahkan agar menghasilkan karya, pengalaman kerja, dan bekal kemandirian bagi WBP.
Dari Bimker untuk Kemandirian: Lapas Arga Makmur terus mendorong WBP berkarya, produktif, dan siap kembali ke masyarakat.



















