Arga Makmur, 30 September 2026 — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Arga Makmur memperkuat pengamanan dan tertib pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) melalui pemasangan plang identitas pada aset Rumah Negara yang berada dalam penguasaan Lapas, Rabu (30/9).
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Lapas Arga Makmur meningkatkan pengamanan fisik aset negara sekaligus memperjelas identitas dan status aset yang berada dalam penguasaan satuan kerja. Pemasangan plang juga menjadi langkah preventif untuk mendukung pengawasan serta mencegah potensi penyalahgunaan, penguasaan, maupun pemanfaatan aset oleh pihak yang tidak berkepentingan.
Kegiatan dilaksanakan langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Arga Makmur, Yulian Fernando, bersama Kepala Subbagian Tata Usaha, Kepala Urusan Umum, serta jajaran JFT/JFU.
Sebelum pemasangan, jajaran Lapas terlebih dahulu melakukan pengecekan dan identifikasi terhadap kondisi fisik Rumah Negara yang menjadi objek pengamanan. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan keberadaan aset sekaligus melihat kondisi aktualnya sebagai bagian dari pengawasan dan pengendalian BMN.
Setelah proses pengecekan, plang identitas Rumah Negara dipasang pada lokasi yang telah ditentukan. Penandaan tersebut memberikan informasi yang lebih jelas bahwa objek merupakan aset negara yang berada dalam penguasaan Lapas Kelas IIB Arga Makmur.
Kalapas Yulian Fernando menegaskan bahwa pengamanan BMN merupakan bagian dari tanggung jawab tata kelola yang harus dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Pemasangan plang ini bukan sekadar memberikan tanda, tetapi merupakan langkah pengamanan dan pengendalian aset negara. Dengan identitas yang jelas, pengawasan terhadap aset dapat dilakukan dengan lebih tertib dan terukur,” ujar Yulian.
Menurutnya, pengamanan aset perlu dilakukan secara preventif melalui kombinasi antara tertib administrasi, penandaan fisik, pemantauan kondisi, dan pengawasan pemanfaatan. Langkah tersebut penting agar aset negara yang berada dalam penguasaan Lapas dapat dijaga dan dimanfaatkan sesuai ketentuan.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen Lapas Arga Makmur dalam membangun tata kelola BMN yang akuntabel. Pengamanan fisik aset menjadi salah satu bagian dari upaya memastikan seluruh Barang Milik Negara dapat dipertanggungjawabkan keberadaan, kondisi, dan pemanfaatannya.
“Seluruh jajaran harus memiliki kepedulian terhadap aset negara yang menjadi tanggung jawab kita. Tidak hanya tercatat dalam administrasi, tetapi juga harus dijaga secara fisik dan diawasi pemanfaatannya,” lanjut Kalapas.
Ke depan, Lapas Arga Makmur akan terus melakukan pemantauan dan penataan terhadap aset yang berada dalam penguasaannya sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan pengamanan BMN.
Melalui langkah sederhana berupa pemasangan identitas aset, Lapas Arga Makmur memperkuat pesan bahwa setiap aset negara memiliki nilai, status, dan tanggung jawab yang harus dijaga bersama.
Aset tertib, identitas jelas, pengamanan diperkuat—Lapas Arga Makmur terus membangun tata kelola BMN yang aman, akuntabel, dan bertanggung jawab.

















