Yogyakarta (MAN 1 Yogya) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid MAN 1 Yogyakarta. Muhammad Sahlan Faiq Bilfaqih, murid kelas XF, berhasil meraih Juara 3 Bulutangkis Tunggal Putra dalam kejuaraan yang diselenggarakan pada 10 September 2026 di MTs Muhammadiyah Karangkajen Yogyakarta.
Mengikuti kejuaraan dengan persaingan yang ketat sejak babak awal, Sahlan mengaku mendapatkan pengalaman yang seru sekaligus menantang. Fokus, ketenangan, dan kemampuan mengatur strategi menjadi hal penting yang ia pegang selama pertandingan.
“Seru karena saingannya ketat dari awal. Kuncinya harus fokus, tenang, dan pintar mengatur strategi,” ungkap Sahlan.
Perjalanan Sahlan hingga meraih Juara 3 juga diwarnai tantangan. Ia sempat mengalami kekalahan pada babak semifinal. Namun, Sahlan mampu kembali bangkit dan menjaga fokus pada pertandingan perebutan tempat ketiga hingga berhasil mengamankan posisi Juara 3.
“Semangat untuk bangkit lagi dan berusaha memberikan yang terbaik di perebutan tempat ketiga,” ujarnya.
Atas capaian tersebut, Sahlan mengaku senang dan bersyukur. Meski demikian, hasil tersebut justru menjadi pemantik semangatnya untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri agar dapat meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.
“Senang dan bersyukur banget. Walaupun tetap penasaran ingin juara satu ke depannya,” kata Sahlan.
Menurut Sahlan, pengalaman bertanding juga menjadi kesempatan untuk membangun mental dan mengevaluasi diri. Ia ingin menjadikan setiap kompetisi sebagai proses untuk terus berkembang, baik dalam kemampuan bermain maupun kesiapan menghadapi pertandingan.
“Motivasi utamanya supaya bisa menyiapkan mental dan terus berbenah untuk kompetisi selanjutnya. Jadi, selalu semangat latihan dan berdoa untuk hasil yang terbaik,” tuturnya.
Kepala MAN 1 Yogyakarta, Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd., mengapresiasi capaian yang diraih Sahlan. Menurutnya, prestasi di bidang olahraga menjadi bagian dari proses pengembangan potensi murid yang perlu terus didukung.
“Prestasi ini tentu menjadi hal yang membanggakan bagi madrasah. Yang lebih penting, semoga pengalaman dalam setiap pertandingan dapat menjadi bekal bagi Sahlan untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan membangun mental yang kuat,” ungkap Edi.
Ia juga berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi murid lainnya untuk berani mengembangkan minat dan bakat yang dimiliki melalui berbagai kegiatan dan kompetisi.
Capaian Sahlan sekaligus menunjukkan bahwa semangat berlatih, kemampuan menjaga fokus, serta kemauan untuk bangkit dari tantangan merupakan bagian penting dalam perjalanan meraih prestasi. Dengan semangat untuk terus berbenah, Sahlan diharapkan dapat kembali menorehkan prestasi pada kompetisi-kompetisi berikutnya. (mut)
























