Mojokerto – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto terus mempererat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mojokerto melalui kegiatan silaturahmi dan koordinasi. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah memperkuat hubungan kerja sama sekaligus memperkenalkan jajaran Lapas Mojokerto dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan Lapas, Selasa (15/9/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Lapas Mojokerto diwakili oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Bimnadik dan Giatja), Anggi Fauzi, serta Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Yoga Nur Karendra, beserta jajaran staf Lapas Mojokerto. Rombongan melakukan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan jajaran BNNK Mojokerto guna membahas penguatan sinergi dan dukungan dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
serta Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Yoga Nur Karendra,pembahasan difokuskan pada penguatan dukungan dalam mewujudkan Lapas Mojokerto yang bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.”Sinergi juga diarahkan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas melalui koordinasi dan kolaborasi yang berkelanjutan.”Harapnya.
Ketua Tim Pemberantasan BNNK Mojokerto, Renny Tyas Andraeni, menyampaikan bahwa hubungan dan sinergi antara BNNK Mojokerto dengan Lapas Mojokerto selama ini telah berjalan dengan baik. “Hubungan yang terjalin selama ini sudah baik. Kami siap terus bersinergi dan memberikan dukungan kepada Lapas Mojokerto dalam upaya pemberantasan narkoba serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas,” ungkapnya.
Terpisah, Kalapas Mojokerto, Arifin Akhmad, menyampaikan bahwa sinergi dengan BNNK Mojokerto merupakan bagian penting dalam memperkuat komitmen Lapas Mojokerto mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba. “Kami terus mendorong penguatan sinergi dengan BNNK Mojokerto. Dukungan dan kolaborasi ini menjadi modal penting untuk mewujudkan Lapas Mojokerto yang bebas narkoba sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban agar pelaksanaan pembinaan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
























