SURABAYA – Perubahan dunia kerja akibat perkembangan teknologi digital membuka peluang baru bagi profesional Indonesia. Kini, bekerja untuk pasar internasional tidak selalu mengharuskan seseorang pindah atau menetap di luar negeri.
Peluang tersebut berhasil dimanfaatkan Eki Pranata, profesional digital marketing yang berkarier bersama PT Fortuna Cipta Sentosa. Berbasis di Indonesia, Eki mengembangkan kompetensi digital yang memiliki nilai ekonomi di pasar internasional hingga memungkinkan dirinya memperoleh penghasilan dalam denominasi dolar Amerika Serikat.
Keahlian yang dikuasainya tidak sebatas menjalankan iklan digital atau mengelola media sosial. Eki mendalami sejumlah kemampuan yang lebih spesifik, mulai dari analisis perilaku pasar, optimalisasi traffic dan konversi, strategi monetisasi, pemahaman algoritma, hingga pengambilan keputusan berbasis data.
Kombinasi kemampuan tersebut belum dikuasai secara mendalam oleh banyak profesional di Indonesia. Padahal, dalam industri digital global, kompetensi semacam ini memiliki nilai ekonomi yang tinggi karena berkaitan langsung dengan kemampuan sebuah bisnis menghasilkan pertumbuhan dan pendapatan.
Karier Eki kemudian berkembang hingga dipercaya menjadi salah satu pimpinan di PT Fortuna Cipta Sentosa. Dalam posisinya tersebut, ia ikut mengembangkan aktivitas bisnis digital perusahaan dengan pendekatan yang mengikuti perkembangan industri global.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa lokasi geografis semakin kehilangan relevansinya dalam menentukan pasar kerja seseorang. Internet memungkinkan seorang profesional tinggal dan bekerja di Indonesia, sementara kemampuan yang dimilikinya digunakan untuk menciptakan nilai ekonomi dengan standar internasional.
Bagi generasi profesional Indonesia, fenomena ini memperlihatkan adanya jalur karier baru. Persaingan tidak lagi hanya mengenai siapa yang memperoleh pekerjaan terbaik di dalam negeri, tetapi siapa yang memiliki kompetensi yang cukup bernilai untuk dicari oleh pasar global.




















